BNN Bongkar Peredaran Narkotika Jaringan Lapas

Kompas.com - 07/11/2019, 13:11 WIB
KOMPAS.COM/AGIE PERMADI

BANDUNG, KOMPAS.com - Badan Nasional Narkotika ( BNN) Kabupaten Bandung Barat (KBB) mengungkap peredaran narkotika jaringan lapas.

Terbongkarnya jaringan itu setelah BNN KBB mengamankan tiga orang pengendar dari jaringan yang berbeda.

Ketiga pelaku yang diamankan ini diketahui berinisial UU (33), AS (39) dan AR (35) yang ditangkap di dua tempat yang terpisah.

Baca juga: Kasus Sabu 4 Kg Jaringan Lapas Madiun, BNNP Sita Tiga Ponsel Milik Napi

Awalnya BNN KBB mengamankan tersangka UU dan AS pada 17 Oktober 2019 lalu di tempat tinggalnya di Desa Cigugur Girang, Kecamatan Parongpong, KBB.

Kedua tersangka yang merupakan residivis kasus narkoba ini memiliki perannya masing-masing yakni UU sebagai pengatur keuangan di mana uang hasil transaksi di transfer ke rekeningnya.

Sedang AS kurir dan penjualnya. Dari tangan tersangka, BNN menyita 5 paket sabu seberat 1,25 gram, 1 plastik hitam berisi 10,67 gram ganja, ponsel android, timbangan digital, kartu atm dan alat isap (bong).

Sementara, tersangka AR diamankan pada 21 Oktober 2019, di halaman salah satu supermarket di Padalarang.

AR yang berperan sebagai kurir dan pengedar narkoba ini merupakan residivis yang baru saja keluar bui tiga bulan lalu.

Saat digeledah, petugas mendapatkan satu paket sabu seberat 10,11 gram, timbangan plastik dan bong.

Kepala BNN KBB, Sam Norati Martiana mengatakan, AR ini tidak berkaitan dengan pelaku UU dan AS.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Selundupkan 6 Warga China Via Laut, Dua Warga Indonesia Diperiksa Polisi

Selundupkan 6 Warga China Via Laut, Dua Warga Indonesia Diperiksa Polisi

Regional
Pemeriksaan Maraton oleh KPK Terkait Kasus Mantan Bupati Mojokerto

Pemeriksaan Maraton oleh KPK Terkait Kasus Mantan Bupati Mojokerto

Regional
Kronologi Bocah 3 Tahun Tewas Dianiaya Ayah Kandungnya karena Rewel Saat Mandi

Kronologi Bocah 3 Tahun Tewas Dianiaya Ayah Kandungnya karena Rewel Saat Mandi

Regional
Menguak Bisnis Pen Gun di Makassar, Fenomena Baru hingga Peluru dari Luar Negeri

Menguak Bisnis Pen Gun di Makassar, Fenomena Baru hingga Peluru dari Luar Negeri

Regional
Mobil Polisi Digembok karena Parkir di Jalan, Ini Penjelasan Polisi

Mobil Polisi Digembok karena Parkir di Jalan, Ini Penjelasan Polisi

Regional
Pawang yang Digigit King Kobra Disebut Lakukan Ritual Jinakkan Ular, Bukan Atraksi

Pawang yang Digigit King Kobra Disebut Lakukan Ritual Jinakkan Ular, Bukan Atraksi

Regional
Cerita Mahasiswa Indonesia yang Keluar dari China Saat Corona Mulai Mewabah

Cerita Mahasiswa Indonesia yang Keluar dari China Saat Corona Mulai Mewabah

Regional
Bolos Kerja 176 Hari, Ini Sanksi bagi 3 Guru SD dan 1 Pegawai Administrasi SMP di Kudus

Bolos Kerja 176 Hari, Ini Sanksi bagi 3 Guru SD dan 1 Pegawai Administrasi SMP di Kudus

Regional
Cerita Ayah Telepon Putrinya di Wuhan 3 Jam Sekali Hanya untuk Tanya Kabar

Cerita Ayah Telepon Putrinya di Wuhan 3 Jam Sekali Hanya untuk Tanya Kabar

Regional
60 Ternak di Gunungkidul Mati Mendadak Sejak Desember 2019, 6 karena Antraks

60 Ternak di Gunungkidul Mati Mendadak Sejak Desember 2019, 6 karena Antraks

Regional
Balita asal China Masih Diisolasi di RSUD NTB

Balita asal China Masih Diisolasi di RSUD NTB

Regional
Zuhri Pantau Istrinya yang Sedang Selesaikan Program Doktor di Wuhan Lewat Telepon

Zuhri Pantau Istrinya yang Sedang Selesaikan Program Doktor di Wuhan Lewat Telepon

Regional
Begini Nasib Siswi SD yang Diculik dan Dicabuli hingga Hamil 9 Bulan

Begini Nasib Siswi SD yang Diculik dan Dicabuli hingga Hamil 9 Bulan

Regional
Cegah Penyebaran Corona, Pemkab Bantul Pantau Warung Makan yang Sajikan Kelelawar

Cegah Penyebaran Corona, Pemkab Bantul Pantau Warung Makan yang Sajikan Kelelawar

Regional
174 Turis China di Solo Akan Segera Dipulangkan

174 Turis China di Solo Akan Segera Dipulangkan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X