Gedung Sekolah Ambruk di Pasuruan, Polisi Periksa Pemborong, Tukang, hingga Pejabat Dinas Pendidikan

Kompas.com - 07/11/2019, 11:21 WIB
Kabid Humas Polda Jawa Timur Kombes Frans Barung Mangera KOMPAS.COM/GHINAN SALMANKabid Humas Polda Jawa Timur Kombes Frans Barung Mangera

SURABAYA, KOMPAS.com - Polisi melakukan rangkaian pemeriksaan saksi atas peristiwa robohnya gedung sekolah di Kota Pasuruan, Jawa Timur, Selasa (5/11/2019).

Hingga Kamis (7/11/2019), rencananya akan ada 9 saksi yang diperiksa, selain pihak pengelola sekolah, polisi juga memeriksa pejabat Dinas Pendididikan Kota Pasuruan, pemborong proyek rehabilitasi gedung, hingga tukang yang melakukan pekerjaan teknis rehabilitasi gedung Sekolah Dasar Negeri (SDN) Gentong Kota Pasuruan yang menjabat atau bertugas pada 2012.

Kata Kabid Humas Polda Jatim Kombes Frans Barung Mangera, penyidik Unit III Tindak Pidana Korupsi Satreskrim Polres Pasuruan Kota hari ini menjadwalkan pemeriksaan lima saksi.


"Kemarin penyidik memeriksa empat saksi, hari ini lima saksi," katanya, dikonfirmasi Kamis (7/11/2019) pagi.

Baca juga: Atap Kelas Ambruk Tewaskan 2 Orang, SDN Gentong Pasuruan Baru 2 Tahun Dibangun

Lima saksi yang diperiksa hari ini adalah pihak Kepala Dinas Pendidikan Kota Pasuruan, Kepala SDN Gentong, bendahara sekolah, tukang yang terlibat dalam rehabilitasi sekolah, dan penanggung jawab teknis rehabilitasi sekolah.

Selain memeriksa para saksi, tim penyidik polres setempat, kata Barung, juga sudah mengamankan semua barang bukti di lokasi kejadian untuk diperiksa di Laboratorium Forensik Polda Jatim.

"Hasil Labfor akan keluar beberapa hari ke depan," katanya.

Baca juga: Berduka Cita, Menteri Nadiem hingga UNICEF Kirim Karangan Bunga ke SDN Gentong Pasuruan

Gedung kelas Sekolah Dasar Negeri (SDN) Gentong di Kota Pasuruan ambruk, Selasa (5/11/2019) pagi.

Seorang guru dan seorang murid dilaporkan meninggal di lokasi, sementara 11 murid lain dirawat di rumah sakit karena mengalami luka tertimpa reruntuhan gedung kelas.

Informasi yang dihimpun dari Polda Jatim, gedung SDN di Jalan Kyai Sepuh nomor 49, Kelurahan Gentong, Kecamatan Gadingrejo, itu dilaporkan ambruk pukul 08.15 WIB. Gedung tersebut dihuni empat kelas, yakni kelas IIA, IIB, VB, dan VA. 

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X