Buron 3 Bulan, Pelaku Sodomi Anak di Bawah Umur Diringkus

Kompas.com - 07/11/2019, 11:11 WIB
Think Stock

MAMASA, KOMPAS.com – Setelah sempat buron selama hampir tiga bulan, seorang pemuda di Mamasa berinisial PP (26) ditangkap Polres Mamasa, Sulawesi Barat, Kamis (7/11/2019).
Tersangka diduga melakukan perbuatan pencabulan sesama jenis atau sodomi kepada anak di bawah umur.

Perbuatan asusila tersebut berlangsung pada 27 Juli lalu di Kecamatan Mamasa, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat.

Baca juga: Sodomi Muridnya, Guru Agama Diringkus Saat Hendak Kabur ke Malaysia


Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Mamasa, Iptu Dedi Yulianto mengatakan, perbuatan asusila itu bermula ketika tersangka membujuk korban yang masih berumur 7 tahun dengan cara meminjamkan ponsel miliknya.

Korban kemudian diajak masuk di salah satu kamar milik majikan tersangka. Setelah dalam kamar, pelaku kemudian melancarkan aksi kejinya terhadap korban SH.

Perbuatan bejat pp terungkap saat keluarga korban melaporkan kejadian ini ke pihak kepolisian. Usai menerima laporan korban polisi kemudian memburu Hingga menangkap tersangka 26 Oktober kemarin.

“Tersangka sempat buron namun tim kami terus memburu tersangka hinga akhirnya bisa ditangkap dan diproses hukum,” kata Kasat Reskrim Polres Mamasa Iptu Dedi Yulianto.

Dalam kasus sodomi ini, polisi menyita beberapa bukti di antaranya ponsel milik tersangka serta pakaian yang digunakan pelaku dan korban saat kejadian.

Baca juga: Sodomi Putri Kandungnya, Bekas Tentara Malaysia Dipenjara 18 Tahun

Polisi menjerat tersangka dengan Pasal 82 UU RI Nomor 17 Tahun 2016 jo UU RI Nomor 23 Tahun 2002 terkait dengan Perlindungan Anak.

Tersangka terancam pidana penjara 15 tahun dengan denda Rp 5 miliar.

Tersangka kini ditahan di ruang sel tahanan Polres Mamasa untuk menjalani pemeriksaan lanjutan sebelum kasusnya dilimpahkan ke kejaksaan.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X