Jelang Pendaftaran CPNS 2019, Pemohon e-KTP di Sragen Membludak, Rela Antre Sejak Pagi

Kompas.com - 06/11/2019, 14:33 WIB
Ilustrasi e-KTP KOMPAS/WISNU WIDIANTOROIlustrasi e-KTP

SRAGEN, KOMPAS.com - Jumlah pemohon kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP) di Kabupaten Sragen, Jawa Tengah meningkat tajam pada Senin (4/11/2019).

Terlebih lagi menjelang pendaftaran calon pegawai negeri sipil (CPNS) 2019. Para pemohon e-KTP didominasi usia muda.

Mereka bahkan rela mengantre sejak pagi berharap masih bisa mendapatkan blangko e-KTP untuk perekaman.

Namun, karena blangko e-KTP yang tersedia di kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Sragan hanya 500 keping, banyak warga yang tidak bisa melakukan perekaman.

Baca juga: Lima Hal yang Wajib Diketahui Sebelum Daftar CPNS 2019

Dikonfirmasi Kompas.com, Kepala Disdukcapil Kabupaten Sragen, Wahyu Lwiyanto membenarkan, antrean pemohon perekaman e-KTP di kantor Disdukcapil pada Senin (4/11/2019).

Antrean terjadi setelah pihaknya mengumumkan melalui media sosial blangko e-KTP yang tersedia sebanyak 500 keping untuk perekaman. Justru, warga yang datang di luar dugaan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Kemarin (Senin) blangko e-KTP ada 500 keping. Langsung kita cetak dan habis sehari itu," kata Wahyu, Rabu (6/11/2019).

Baca juga: Kisah Wibby Beli Tiket KA Pakai Paspor karena Tak Punya E-KTP: Seperti Orang Asing di Negeri Sendiri

Blangko e-KTP dari pusat terbatas

Wahyu mengatakan warga yang sudah mengantre namun belum mendapatkan blangko e-KTP masuk dalam daftar tunggu.

Begitu blangko e-KTP dikirim dari pusat, warga yang masuk dalam daftar tunggu diprioritaskan untuk percetakan.

"Makanya kita minta nomor telepon mereka yang bisa dihubungi. Begitu blangko datang kita cetak mereka kita hubungin," ujar dia.

Jika masih ada sisa, kata Wahyu, pihaknya akan mengumumkannya melalui media sosial bagi pemohon lain yang ingin melakukan perekaman.

Wahyu mengatakan pernah mendapat kiriman blangko e-KTP sebanyak 71.000 keping menjelang Pilpres 2019. Jumlah tersebut habis dalam waktu tiga pekan.

"Sekarang tiap bulan jatah dari pusat itu dapatnya 500 keping e-KTP. Jadi, kalau habis ya kita menunggu kiriman lagi dari pusat," terang Wahyu.

Baca juga: Ingin Ikut Rekrutmen CPNS 2019 Tapi Tak Punya e-KTP, Harus Bagaimana?



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jelang PON XX Papua, Kodam Cenderawasih Gencar 'Jemput Bola' Vaksinasi Warga

Jelang PON XX Papua, Kodam Cenderawasih Gencar "Jemput Bola" Vaksinasi Warga

Regional
Tangsel Raih Anugerah Parahita Ekapraya, Walkot Benyamin: Ini Bentuk Komitmen Wujudkan Kesetaraan Gender

Tangsel Raih Anugerah Parahita Ekapraya, Walkot Benyamin: Ini Bentuk Komitmen Wujudkan Kesetaraan Gender

Regional
Lewat '1000 Baju Baru', Dompet Dhuafa Penuhi Kebutuhan Pakaian Muslim Yatim Piatu

Lewat "1000 Baju Baru", Dompet Dhuafa Penuhi Kebutuhan Pakaian Muslim Yatim Piatu

Regional
Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Regional
Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Regional
Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Regional
Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Regional
Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Regional
Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Regional
Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Regional
Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Regional
Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Regional
Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Regional
Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Regional
Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.