Kejati Kepri Tetapkan 2 Tersangka Kasus Pemberian IUP di Dinas ESDM

Kompas.com - 06/11/2019, 13:50 WIB
Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kepulauan Riau (Kepri) menetapkan 2 tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi pemberian izin usaha pertambangan di Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Kepri 2018-2019.Kedua tersangka yang ditetapkan, yakni berinisial AM dan AT, dimana keduanya merupakan pejabat yang pernah menjabat sebagai Kepala Dinas ESDM Prov. Kepri. KOMPAS.com/HADI MAULANAKejaksaan Tinggi (Kejati) Kepulauan Riau (Kepri) menetapkan 2 tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi pemberian izin usaha pertambangan di Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Kepri 2018-2019.Kedua tersangka yang ditetapkan, yakni berinisial AM dan AT, dimana keduanya merupakan pejabat yang pernah menjabat sebagai Kepala Dinas ESDM Prov. Kepri.

TANJUNGPINANG, KOMPAS.com — Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kepulauan Riau (Kepri) menetapkan dua tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi pemberian izin usaha pertambangan (IUP) di Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral ( ESDM) Provinsi Kepri 2018-2019.

Kedua tersangka yang ditetapkan berinisial AM dan AT.

Keduanya merupakan pejabat yang pernah menjabat sebagai Kepala Dinas ESDM Provinsi Kepri.

Baca juga: Gagal Berpasangan dengan Nurdin Basirun, Soerya Tetapkan Diri Berpasangan dengan Plt Gubernur Kepri


Asisten Tindak Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati Kepri Tety Syam mengatakan, penetapan ini dilakukan setelah penyidik mendapatkan dua alat bukti yang kuat.

"Namanya korupsi tidak satu orang, pasti ada beberapa orang dan saat ini baru dua orang kami tetapkan sebagai tersangka sesuai alat bukti yang ada," kata Tety Syam saat ditemui di Kantor Kejati Kepri, Tanjungpinang, Kepri, Rabu (6/11/2019).

Terkait proses pemeriksaan, modus, dan peran dua tersangka dalam kasus tersebut, Tety belum mau berkomentar banyak.

Menurut dia, hasil penyidikan akan segera disampaikan dalam waktu dekat.

“Nanti kami jelaskan pokok permasalahannya. Apa modusnya nanti kami sampaikan saat tahap dua,” kata Tety.

Dalam kasus ini, penyidik menemukan dugaan kerugian negara senilai lebih dari Rp 30 miliar.

Penyidik Kejati telah memanggil 15 saksi untuk dimintai keterangan dalam kasus ini.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pencemaran di Sungai Avur, Jombang, Diduga dari Pabrik Kertas

Pencemaran di Sungai Avur, Jombang, Diduga dari Pabrik Kertas

Regional
Petugas Masih Berupaya Evakuasi Kereta Api yang Terguling di Blora

Petugas Masih Berupaya Evakuasi Kereta Api yang Terguling di Blora

Regional
Aniaya PSK karena Tak Mau Bayar Usai Berkencan, Pria Ini Kabur Sambil Telanjang

Aniaya PSK karena Tak Mau Bayar Usai Berkencan, Pria Ini Kabur Sambil Telanjang

Regional
Pemkot Surabaya Cairkan Anggaran Pilkada Tahap Pertama Sebesar Rp 1 Miliar

Pemkot Surabaya Cairkan Anggaran Pilkada Tahap Pertama Sebesar Rp 1 Miliar

Regional
Kisah Kakak Beradik 18 Tahun Alami Kulit Melepuh jika Kena Matahari, Sempat Minta Dibunuh

Kisah Kakak Beradik 18 Tahun Alami Kulit Melepuh jika Kena Matahari, Sempat Minta Dibunuh

Regional
Menristek Tantang ITB Rancang Transportasi Kota Bandung Berbasis Kereta

Menristek Tantang ITB Rancang Transportasi Kota Bandung Berbasis Kereta

Regional
Proyek PLTA Jatigede Capai 73 Persen, September 2020 Siap Beroperasi

Proyek PLTA Jatigede Capai 73 Persen, September 2020 Siap Beroperasi

Regional
Oknum Guru SMP Pendamping Olimpiade Sains yang Cabuli Siswinya di Hotel Berstatus Honorer

Oknum Guru SMP Pendamping Olimpiade Sains yang Cabuli Siswinya di Hotel Berstatus Honorer

Regional
Kasus Bayi Penderita Hydrocephalus, RSUD dr Soetomo Fokus Perbaiki Status Gizinya

Kasus Bayi Penderita Hydrocephalus, RSUD dr Soetomo Fokus Perbaiki Status Gizinya

Regional
Ini Alasan Jaksa KPK Tuntut Mantan Kepala Imigrasi Mataram 7 Tahun Penjara

Ini Alasan Jaksa KPK Tuntut Mantan Kepala Imigrasi Mataram 7 Tahun Penjara

Regional
Mau Bertarung di Pilkada Sumbar, Dibutuhkan 'Isi Tas' Minimal Rp 30 Miliar

Mau Bertarung di Pilkada Sumbar, Dibutuhkan "Isi Tas" Minimal Rp 30 Miliar

Regional
Antisipasi Telur Mengandung Dioksin, Pengusaha Tahu di Sidoarjo Mulai Tinggalkan Bahan Bakar Plastik

Antisipasi Telur Mengandung Dioksin, Pengusaha Tahu di Sidoarjo Mulai Tinggalkan Bahan Bakar Plastik

Regional
Kronologi Bus yang Bawa Siswa SMA Terlibat Tabrakan Beruntun

Kronologi Bus yang Bawa Siswa SMA Terlibat Tabrakan Beruntun

Regional
Program Mensos: Satu Kabupaten/Kota Berdiri Dua Puskessos

Program Mensos: Satu Kabupaten/Kota Berdiri Dua Puskessos

Regional
Festival Mlaku Mlaku Nang Tunjungan Surabaya, Suguhkan Aneka Kuliner dari 240 UMKM

Festival Mlaku Mlaku Nang Tunjungan Surabaya, Suguhkan Aneka Kuliner dari 240 UMKM

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X