4 Fakta Bakal Calon Kepala Desa Dicoret dari Pemilihan, Pernah Dipenjara hingga Akan Dibawa ke PTUN

Kompas.com - 06/11/2019, 12:41 WIB
Panitia pemilihan kepala Desa Karang Mojo Kaupaten Magetan mencoret salah satu bakal calon kepala desa karena memiliki catatan pernah dipenjara selama 3 bulan. KOMPAS.COM/SUKOCOPanitia pemilihan kepala Desa Karang Mojo Kaupaten Magetan mencoret salah satu bakal calon kepala desa karena memiliki catatan pernah dipenjara selama 3 bulan.

KOMPAS.com - Ratna Indra Saputra, salah satu bakal calon kepala Desa Karang Mojo, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, dicoret panitia dari pemilihan kepala desa.

Ketua Panitia Pemilihan Kepala Desa Karang Mojo Hisyam Abdullah mengatakan, alasan dicoretnya nama Ratna Indra Saputra, karena yang bersangkutan pernah di penjara atas kasus penganiayaan.

Sambungnya, pencalonan Ratna Indra Saputra tidak memenuhi Pasal 23 point H Peraturan Bupati Nomor 34 Tahun 2019.

Sementara itu, Ratna Indra Saputra yang namanya dicoret dari bakal calon pemilihan kepala desa mengaku kecewa dan akan membawa kasus tersebut ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN).

Berikut ini fakta selengkapnya:

1. Dicoret dari bakal calon kepala desa karena pernah di penjara

ilustrasi penjara(Shutterstock)KOMPAS.COM/HANDOUT ilustrasi penjara(Shutterstock)

Hisyam mengatakan, alasan pihaknya mencoret nama Ratna Indra Saputra dari bakal calon kepala desa karena ia pernah tersangkut kasus hukum pidana yang melanggar pasal 170 ayat 1 KUHP.

Selain itu, sambungnya. Pencalonan Ratna Indra Saputra tidak memenuhi Pasal 23 point H Peraturan Bupati Nomor 34 Tahun 2019.

Perbub tersebut menyebutkan bahwa calon kepala desa tidak boleh pernah dijatuhi pidana penjara berdasarkan keputusan pengadilan yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap, dengan pidana penjara paling singkat 5 tahun atau lebih.

"Setelah saya koordinasi ke PN Madiun, itu ancamannya 5 tahun 6 bulan. Dan memang Beliau ini ditetapkannya 14 September 2014,” katanya.

Baca juga: Calon Kepala Desa di Magetan Tak Terima Namanya Dicoret karena Pernah Dipenjara

2. Belum terpenuhi masa tahanan

Ilustrasi hukumShutterstock Ilustrasi hukum

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa Kabupaten Magetan, Eko Muryanto mengatakan, bukan tanpa alasan pihak panitia mencoret nama Ratna Indra Saputra dari bakal calon kepala desa.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Noken hingga Camilan Lokal Disiapkan Jadi Oleh-oleh PON Papua

Noken hingga Camilan Lokal Disiapkan Jadi Oleh-oleh PON Papua

Regional
Bentang Alam Berubah Pasca-gempa di Sigi, Sabo Dam Dibangun untuk Cegah Longsor dan Banjir Bandang

Bentang Alam Berubah Pasca-gempa di Sigi, Sabo Dam Dibangun untuk Cegah Longsor dan Banjir Bandang

Regional
Cemburu, Pemuda Ini Bacok Sopir Truk Tronton Berkali-kali di Kontrakan

Cemburu, Pemuda Ini Bacok Sopir Truk Tronton Berkali-kali di Kontrakan

Regional
Jelang Pilkada 2020, Calon Panwascam Diseleksi Secara Online

Jelang Pilkada 2020, Calon Panwascam Diseleksi Secara Online

Regional
Kisah Rifal Pembudidaya Ular, Berawal dari Hobi Kini Jadi Bisnis Menguntungkan

Kisah Rifal Pembudidaya Ular, Berawal dari Hobi Kini Jadi Bisnis Menguntungkan

Regional
Satu Anggota Brimob Polda Sulteng Gugur Seusai Baku Tembak

Satu Anggota Brimob Polda Sulteng Gugur Seusai Baku Tembak

Regional
750 Rumah di Solok Selatan Terendam Banjir, 469 Warga Mengungsi

750 Rumah di Solok Selatan Terendam Banjir, 469 Warga Mengungsi

Regional
Dompet Dhuafa dan Kabupaten Magetan Berkolaborasi Berantas Kemiskinan

Dompet Dhuafa dan Kabupaten Magetan Berkolaborasi Berantas Kemiskinan

Regional
Polemik Rumah Deret Tamansari, Warga Digusur hingga Komnas HAM Angkat Suara

Polemik Rumah Deret Tamansari, Warga Digusur hingga Komnas HAM Angkat Suara

Regional
Cerita Petani di Kampar yang Rugi Ratusan Juta Rupiah akibat Banjir

Cerita Petani di Kampar yang Rugi Ratusan Juta Rupiah akibat Banjir

Regional
Kronologi Dedi Mulyadi Selamatkan TKI Telantar Asal NTT di Bandara Dubai, Terpisah dari Sang Agen

Kronologi Dedi Mulyadi Selamatkan TKI Telantar Asal NTT di Bandara Dubai, Terpisah dari Sang Agen

Regional
Diguyur Hujan 4 Jam, Sejumlah Wilayah di Samarinda Terendam Banjir

Diguyur Hujan 4 Jam, Sejumlah Wilayah di Samarinda Terendam Banjir

Regional
[POPULER NUSANTARA] Curi iPhone 11, Dosen Ditetapkan Tersangka | Petani Kopi Tewas Diterkam Harimau

[POPULER NUSANTARA] Curi iPhone 11, Dosen Ditetapkan Tersangka | Petani Kopi Tewas Diterkam Harimau

Regional
5 Fakta Kerusuhan Penggusuran Tamansari, 25 Orang Diamankan hingga Proyek Rumah Deret

5 Fakta Kerusuhan Penggusuran Tamansari, 25 Orang Diamankan hingga Proyek Rumah Deret

Regional
Nitilaku UGM Diikuti Ribuan Peserta dengan Kostum Wayang dan Pejuang

Nitilaku UGM Diikuti Ribuan Peserta dengan Kostum Wayang dan Pejuang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X