Fakta 2 Jenazah Pendaki Asal Jambi yang Hilang di Gunung Dempo, Berhasil Dievakuasi hingga Polisi Sempat Minta Diotopsi

Kompas.com - 06/11/2019, 10:59 WIB
Tim SAR gabungan menyisir jalur pendakian Kampung VI gunung Dempo kota Pagaralam, Sumatera Selatan untuk mencari keberadaan dua pendaki asal Jambi yang hilang sejak satu pekan lalu, Kamis (24/10/2019). KOMPAS.COM/AJI YK PUTRATim SAR gabungan menyisir jalur pendakian Kampung VI gunung Dempo kota Pagaralam, Sumatera Selatan untuk mencari keberadaan dua pendaki asal Jambi yang hilang sejak satu pekan lalu, Kamis (24/10/2019).

KOMPAS.com - Setelah ditemukan Perhimpunan Penempuh Rimba dan Pendaki Gunung (Wanadri), Sabtu (2/11/2019) lalu, dua jenazah pendaki asal Muaro Jambi, yang hilang di Gunung Dempo yakni M Fikri Sahdila (17) dan Jumadi (16) akhirnya berhasil dievakuasi tim SAR Gabungan.

Sebelumnya, petugas lebih dulu mengevakuasi jenazah Jumadi pada Senin (4/11/2019), kemudian jenazah Fikri.

Kapolres Pagaralam AKBP Dolly Gumara mengatakan, proses evakuasi terkendala cuaca di gunung yang membuat petugas yang berada di lapangan membutuhkan waktu lama untuk menurunkan kedua korban dari atas gunung.

Masih dikatakannya, pihaknya ingin melakukan otopsi kepada dua jenazah pendaki asal Jambi untuk mengetahui penyebab kematian korban. Namun, pihak kelurga korban menolaknya.

Berikut ini fakta selengkapnya:

1. Terkendala cuaca yang selalu berubah-ubah

Tim SAR gabungan mencari keberadaan dua pendaki asal Jambi yang hilang di Gunung Dempo, kota Pagaralam,Sumatera Selatan sejak 15 Oktober 2019. Meskipun telah satu pekan pencarian, tim masih juga belum mengetahui keberadaan kedua korban hingga akhirnya masa pencarian diperpanjang selama tiga hari kedepan.DOK.SAR PAGARALAM Tim SAR gabungan mencari keberadaan dua pendaki asal Jambi yang hilang di Gunung Dempo, kota Pagaralam,Sumatera Selatan sejak 15 Oktober 2019. Meskipun telah satu pekan pencarian, tim masih juga belum mengetahui keberadaan kedua korban hingga akhirnya masa pencarian diperpanjang selama tiga hari kedepan.

Dua jenazah pendaki yang jatuh ke bibir bawah kawah Gunung Dempo berhasil dievakuasi. Namun, proses evakuasi tak semudah yang dibayangkan karena kondisi cuaca yang selalu berubah-ubah hingga membuat proses evakuasi menjadi terkendala.

Kapolres Pagaralam AKBP Dolly Gumara mengatakan, tim yang turun ke lapangan pun harus berhati-hati saat mengangkat tubuh korban yang berada persis di pinggir kawah.

"Kemungkinan sampai malam ini jenazah baru bisa dibawa turun (gunung), karena tim masih bekerja sampai sekarang untuk mengangkat jenazahnya dari bibir kawah," ujarnya.

Baca juga: Wanadri Temukan Dua Mayat Diduga Pendaki Jambi di Kawah Gunung Dempo

2. Dua jenazah pendaki asal Jambi berhasil dievakuasi

M Fikri Sahdila (17) dan Jumadi (26) dua pendaki asal Muaro Jambi yang hilang di Gunung Dempo, Kota Pagaralam, Sumatera Selatan.KOMPAS.com/AJI YK PUTRA M Fikri Sahdila (17) dan Jumadi (26) dua pendaki asal Muaro Jambi yang hilang di Gunung Dempo, Kota Pagaralam, Sumatera Selatan.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

119 Pasien Sembuh dari Covid-19 di Bali, Tertinggi di Denpasar

119 Pasien Sembuh dari Covid-19 di Bali, Tertinggi di Denpasar

Regional
Sanksi Denda Tak Efektif Tekan Pelanggar Protokol Kesehatan di Wonogiri

Sanksi Denda Tak Efektif Tekan Pelanggar Protokol Kesehatan di Wonogiri

Regional
Tentukan Struktur Bangunan, Ekskavasi Situs Pataan Dilanjutkan

Tentukan Struktur Bangunan, Ekskavasi Situs Pataan Dilanjutkan

Regional
Perjalanan Bupati Berau Terkonfirmasi dari Positif Covid-19 hingga Meninggal Dunia

Perjalanan Bupati Berau Terkonfirmasi dari Positif Covid-19 hingga Meninggal Dunia

Regional
Arisan RT Jadi Klaster Baru Covid-19 di Kulon Progo, Melebar ke Pasar Tradisional

Arisan RT Jadi Klaster Baru Covid-19 di Kulon Progo, Melebar ke Pasar Tradisional

Regional
Begal Bermodus Lempar Sambal ke Wajah Korban, Sasarannya Driver Ojol

Begal Bermodus Lempar Sambal ke Wajah Korban, Sasarannya Driver Ojol

Regional
Pemkab Karawang Siapkan Sanksi bagi Perusahaan yang Lalai Terapkan Protokol Kesehatan

Pemkab Karawang Siapkan Sanksi bagi Perusahaan yang Lalai Terapkan Protokol Kesehatan

Regional
11 Ibu Hamil Positif Covid-19 Tanpa Gejala Diisolasi di Rusunawa Bener Yogyakarta

11 Ibu Hamil Positif Covid-19 Tanpa Gejala Diisolasi di Rusunawa Bener Yogyakarta

Regional
21 Tenaga Medis Positif Covid-19, 4 Fasilitas Kesehatan di Manokwari Ditutup

21 Tenaga Medis Positif Covid-19, 4 Fasilitas Kesehatan di Manokwari Ditutup

Regional
Pria Ini Culik Bayi Kekasihnya gegara Gagal Menikah, Lari dari Jambi Tertangkap di Jakarta

Pria Ini Culik Bayi Kekasihnya gegara Gagal Menikah, Lari dari Jambi Tertangkap di Jakarta

Regional
Ini Motif Pelaku Tabrak Gerbang Mapolresta Tasikmalaya dan Berupaya Rebut Senjata Petugas

Ini Motif Pelaku Tabrak Gerbang Mapolresta Tasikmalaya dan Berupaya Rebut Senjata Petugas

Regional
Pilkada Kabupaten Malang, Seorang Bakal Calon dari Jalur Independen Positif Covid-19

Pilkada Kabupaten Malang, Seorang Bakal Calon dari Jalur Independen Positif Covid-19

Regional
Terlilit Pinjaman Online, Kepala Toko Alfamart Nekat Bobol Brankas Sendiri

Terlilit Pinjaman Online, Kepala Toko Alfamart Nekat Bobol Brankas Sendiri

Regional
Pemilik Showroom Motor Diculik, Uang di ATM Rp 30 Juta Dikuras

Pemilik Showroom Motor Diculik, Uang di ATM Rp 30 Juta Dikuras

Regional
Gubernur Kalbar: Saya Akan Tetap Sanksi Maskapai Sekalipun Ditegur Menteri

Gubernur Kalbar: Saya Akan Tetap Sanksi Maskapai Sekalipun Ditegur Menteri

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X