Hari Ini, Sidang Kasus Tersangka Pemagaran di Area Sirkuit MotoGP

Kompas.com - 06/11/2019, 09:49 WIB
suasana Kedatangan dua tersangka penggeregahan di sirkuit MotoGP, datatang bersama puluhan warga KOMPAS.COM/IDHAM KHALIDsuasana Kedatangan dua tersangka penggeregahan di sirkuit MotoGP, datatang bersama puluhan warga

LOMBOK TENGAH, KOMPAS.com - Dua tersangka pemagaran di lahan sirkuit MotoGP yang menyeret Kepala Dusun Ujung Lauk, Desa Kuta Abdul Mutalib dan seorang warga bernama Usman kini akan menjalani sidang perdana di Pengadilan Negeri Praya, Lombok Tengah, Rabu (6/11/2019).

Kuasa hukum dua tersangka, Apriadi menyampaikan, pihaknya telah mempersiapkan sejarah tanah dan bukti bahwa Hak Pengelolaan (HPL) belum pernah dibayar oleh Indonesia Tourism Devlompment Corporite (ITDC).

Baca juga: Sekolah Ambruk di Lombok Tengah Dapat Bantuan Rp 12 Juta


“Persiapan kami telah melakukan kajian sejarah soal lahan yang disengketakan, dan kami punya saksi bahwa tanah HPL tersebut belum pernah dibayar,” ungkap Apriadi.

Apriadi menyebutkan, pihaknya akan mengikuti segala proseses hukum apapun nantinnya  keputusan pengadilan.

“Kami ikuti saja alurnya, sebagaimana warga negara yang baik untuk mengikuti prosedur apaun hasilnya nanti,” ungkap Apriadi.

Baca juga: 2 Orang Jadi Tersangka Pemagaran Area Sirkuit MotoGP

Sebelumnya, puluhan warga Dusun Ujung Lauk, Desa Kuta Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, melakukan pemagaran lahan di areal sirkuit Moto GP karena masih menganggap lahan tersebut merupakan milik warga yang belum dibayar oleh ITDC.

Kemudian, oleh Polres Lombok Tengah melakukan pemerikasaan terhadap 3 orang saksi dan menetapkan dua orang tersangka karena melakukan penggeregahan di area sirkui MotoGP.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X