Pergerakan Tanah di Ciamis, Murid SD Ini Belajar di Tenda dan Mushala

Kompas.com - 06/11/2019, 09:27 WIB
Tiga guru mengajar muridnya di satu tenda, Rabu (6/11/2019). Para siswa terpaksa belajar di tenda karena ruang kelas SD Kadupandak 2 retak-retak terdampak pergerakan tanah di Dusun Sukamandi, Kecamatan Tambaksari, Kabupaten Ciamis. KOMPAS.COM/CANDRA NUGRAHATiga guru mengajar muridnya di satu tenda, Rabu (6/11/2019). Para siswa terpaksa belajar di tenda karena ruang kelas SD Kadupandak 2 retak-retak terdampak pergerakan tanah di Dusun Sukamandi, Kecamatan Tambaksari, Kabupaten Ciamis.

CIAMIS, KOMPAS.com - Sekolah Dasar Kadupandak 2 terdampak bencana pergerakan tanah di Dusun Sukamandi, Desa Kadupandak, Kecamatan Tamansari, Kabupaten Ciamis.

Ruangan kelas di sekolah itu tidak bisa dipakai lagi dan murid-murdinya terpaksa belajar di tenda dan mushala sekitar 1 kilometer dari sekolah.

"Belajar di tenda dan mushala sejak Sabtu (2/11/2019)," kata salah seorang guru SD Kadupandak 2, Trisno, saat ditemui di lokasi bencana, Rabu (6/11/2019).

Keputusan meninggalkan ruang kelas, kata dia, disampaikan Kadis Pendidikan Kabupaten Ciamis yang sebelumnya meninjau ruangan kelas.

Baca juga: Oknum Guru Diduga Lecehkan Murid SD

Hal ini karena dinding kelas sudah retak-retak, bahkan ada yang sudah miring, lantainya pun sama, retak.

"Takut dindingnya ambruk. Dari sela-sela keramik keluar air," ujar dia.

Rembesan air yang keluar, lanjut dia, sudah terjadi sejak dua tahun lalu. Airnya jernih, tidak keruh.

"Di dua kelas, seperti kebanjiran karena keluarnya air," ujar dia.

Sekolah ini, kata Trisno, sudah berdiri cukup lama. Ruangan kelas sudah beberapa kali direnovasi.

"Terakhir renovasi 2014," kata dia.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Istri Bantu Suami Perkosa Rekan Kerja, Perkosaan Dilakukan Depan Istri

Istri Bantu Suami Perkosa Rekan Kerja, Perkosaan Dilakukan Depan Istri

Regional
Polisi dan KIPI Tegaskan Dokter JF Meninggal Bukan karena Divaksin Covid-19

Polisi dan KIPI Tegaskan Dokter JF Meninggal Bukan karena Divaksin Covid-19

Regional
Kantor Perkebunan Sawit PT Arrtu Plantation Dibakar Massa, Camat: Di Luar Kendali Kami

Kantor Perkebunan Sawit PT Arrtu Plantation Dibakar Massa, Camat: Di Luar Kendali Kami

Regional
Soal Unggahan Bernada Rasisme terhadap Natalius Pigai, Kapolda Papua Jamin Proses Hukum Berjalan

Soal Unggahan Bernada Rasisme terhadap Natalius Pigai, Kapolda Papua Jamin Proses Hukum Berjalan

Regional
Bayi Kembar Siam Adam dan Aris Jalani Operasi Ketiga, untuk Perawatan Luka

Bayi Kembar Siam Adam dan Aris Jalani Operasi Ketiga, untuk Perawatan Luka

Regional
Lebih Parah dari Ekstasi, Polisi Ungkap Efek Narkoba yang Dikonsumsi Selebgram S

Lebih Parah dari Ekstasi, Polisi Ungkap Efek Narkoba yang Dikonsumsi Selebgram S

Regional
Baru 25 Persen Nakes Divaksin, Ridwan Kamil Sebut Vaksinasi Tahap I Belum Memuaskan

Baru 25 Persen Nakes Divaksin, Ridwan Kamil Sebut Vaksinasi Tahap I Belum Memuaskan

Regional
Buntut Kerumunan Fan Artis TikTok Asal Solo, Wali Kota Madiun: Restoran Itu Kita Tutup...

Buntut Kerumunan Fan Artis TikTok Asal Solo, Wali Kota Madiun: Restoran Itu Kita Tutup...

Regional
Evaluasi PPKM Tahap I di Garut: Kesadaran Warga Rendah, Patuh Prokes Harus Dipaksa

Evaluasi PPKM Tahap I di Garut: Kesadaran Warga Rendah, Patuh Prokes Harus Dipaksa

Regional
Pencarian 10 Pekerja yang Terjebak di Galian Tambang Dilanjutkan hingga Malam Hari

Pencarian 10 Pekerja yang Terjebak di Galian Tambang Dilanjutkan hingga Malam Hari

Regional
Kesal Dimarahi Ketahuan Ingin Nikah Lagi, Suami Tega Lempar Istri Pakai Sekop

Kesal Dimarahi Ketahuan Ingin Nikah Lagi, Suami Tega Lempar Istri Pakai Sekop

Regional
Ditangkap Gelar Pesta Narkoba, Selebgram Asal Jakarta Ini Diduga Konsumsi Pil Jenis Baru

Ditangkap Gelar Pesta Narkoba, Selebgram Asal Jakarta Ini Diduga Konsumsi Pil Jenis Baru

Regional
Polisi: Narkoba yang Dipakai Selebgram 'S' Lebih Parah dari Ekstasi

Polisi: Narkoba yang Dipakai Selebgram "S" Lebih Parah dari Ekstasi

Regional
Proyek Geothermal Mandailing Natal Keluarkan Gas, Puluhan Warga Keracunan, 5 Tewas Termasuk Anak-anak

Proyek Geothermal Mandailing Natal Keluarkan Gas, Puluhan Warga Keracunan, 5 Tewas Termasuk Anak-anak

Regional
Kasus Dokter Meninggal Usai Divaksin, Polisi: Diduga Kuat Serangan Jantung, Bukan akibat Vaksin

Kasus Dokter Meninggal Usai Divaksin, Polisi: Diduga Kuat Serangan Jantung, Bukan akibat Vaksin

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X