Ancam Pemilih Pilkades dengan Golok, Pemuda Ini Diamankan Polisi

Kompas.com - 05/11/2019, 18:34 WIB
Ilustrasi 
DIDIE SW/dok. Kompas.comIlustrasi

GARUT, KOMPAS.com - Seorang pemuda berinisial TI, yang diduga tengah dalam kondisi mabuk minuman keras, diamankan aparat kepolisian Polres Garut.

Pada Senin (4/11/2019) malam, pemuda itu mengancam pemilih pada Pilkades Tanjungkarya Kecamatan Samarang agar memilih calon yang didukungnya.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Garut, AKP Maradonna Armin Mappaseng kepada wartawan Selasa (5/11/2019) mengungkapkan, TI yang diketahui bukan warga Desa Tanjungkarya, melainkan warga Kecamatan Tarogong Kaler memaksa warga Desa Tanjungkarya untuk memilih calon yang didukungnya sambil menghunus golok.

"Awalnya dia mendatangi warga dan menanyakan salah seorang warga bernama Aman," katanya.

Baca juga: Tanggapi Dakwaan Jaksa, Pengacara Sebut Pria yang Ancam Penggal Jokowi Tak Berniat Makar

Setelah itu, TI mengancam warga jika tidak memilih calon yang didukungnya akan dibunuhnya sambil menghunuskan golok.

Melihat TI yang sedang mabuk, warga pun langsung berusaha mengamankan golok yang dibawanya. Namun, saat itu ada juga warga yang marah dan memukulinya.

Untungnya, aparat kepolisian dari Polsek Samarang dan anggota Babinsa Koramil Samarang datang ke lokasi dan langsung mengamankan TI dari amukan massa.

"Langsung dibawa ke Mapolres oleh petugas Polsek dan Koramil, agar tidak ada aksi massa lagi," katanya.

Baca juga: Jaksa Sebut Pria yang Ancam Penggal Jokowi Menyesal dan Hapus Videonya yang Viral

Maradona menyampaikan, pihaknya akan mendalami motif pelaku mengancam pemilih dengan melakukan pemeriksaan pada TI.

Barang bukti berupa satu buah golok, sepeda motor dan ponsel milik pelaku.

Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ridwan Kamil Diminta Lebih Empati kepada Korban Banjir

Ridwan Kamil Diminta Lebih Empati kepada Korban Banjir

Regional
Rumah Kos di Bandung Digerebek,  Produksi Tembakau Gorila Dalam Kemasan Kacang

Rumah Kos di Bandung Digerebek, Produksi Tembakau Gorila Dalam Kemasan Kacang

Regional
Remaja Putri di Makassar Jadi Korban Teror Sperma

Remaja Putri di Makassar Jadi Korban Teror Sperma

Regional
Mabuk Berat, Turis Meksiko Tabrakan Diri ke Mobil

Mabuk Berat, Turis Meksiko Tabrakan Diri ke Mobil

Regional
5 Fakta Puluhan Siswa Disodori Kotoran Manusia oleh Kakak Kelas, Terbongkar Setelah Siswa Kabur dari Sekolah

5 Fakta Puluhan Siswa Disodori Kotoran Manusia oleh Kakak Kelas, Terbongkar Setelah Siswa Kabur dari Sekolah

Regional
Telusuri Sejarah Banten, Pemprov Kirim Utusan ke Belanda

Telusuri Sejarah Banten, Pemprov Kirim Utusan ke Belanda

Regional
Dianggap Berkah, Kurma yang Dipanen di Halaman Masjid Jadi Rebutan Warga Tasikmalaya

Dianggap Berkah, Kurma yang Dipanen di Halaman Masjid Jadi Rebutan Warga Tasikmalaya

Regional
Banjir 1 Bulan Menggenangi 2 Desa di Sidoarjo

Banjir 1 Bulan Menggenangi 2 Desa di Sidoarjo

Regional
Gara-gara Mi Instan, 2 Siswa SMP Berkelahi dan 1 Orang Dilarikan ke RS

Gara-gara Mi Instan, 2 Siswa SMP Berkelahi dan 1 Orang Dilarikan ke RS

Regional
Santri di Sukabumi Tewas di Areal Persawahan, 1 Orang Keracunan Obat

Santri di Sukabumi Tewas di Areal Persawahan, 1 Orang Keracunan Obat

Regional
Kronologi Kepala Dusun di Bulukumba Rusak Mata dan Potong Kemaluan Warganya hingga Tewas

Kronologi Kepala Dusun di Bulukumba Rusak Mata dan Potong Kemaluan Warganya hingga Tewas

Regional
Gara-gara Suara Knalpot, Dua Pria Dikeroyok di Denpasar

Gara-gara Suara Knalpot, Dua Pria Dikeroyok di Denpasar

Regional
Korban Tabrak Lari Pengendara Rush yang Diduga Stress Bertambah, di Antaranya Anak-anak

Korban Tabrak Lari Pengendara Rush yang Diduga Stress Bertambah, di Antaranya Anak-anak

Regional
22 Hari Penemuan Mayat di Senggigi, Jenazah Belum Dikubur

22 Hari Penemuan Mayat di Senggigi, Jenazah Belum Dikubur

Regional
Kepala Dusun di Bulukumba Potong Kemaluan dan Rusak Mata Warganya karena Masalah Penyemprot Padi

Kepala Dusun di Bulukumba Potong Kemaluan dan Rusak Mata Warganya karena Masalah Penyemprot Padi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X