Tahun Depan, 100 Bus Listrik TransJakarta Akan Beroperasi

Kompas.com - 05/11/2019, 15:25 WIB
Petugas Transjakarta melakukan pengecekan bus Zhongtong di Depo PPD F Klender, Jakarta Timur, Rabu (16/10/2019). PT Transportasi Jakarta kembali mengoperasikan bus merek Zhongtong Bus tersebut kini mengaspal di Jakarta melayani koridor 1 TransJakarta Blok M-Kota. ANTARA FOTO/Reno Esnir/foc. ANTARA FOTO/RENO ESNIRPetugas Transjakarta melakukan pengecekan bus Zhongtong di Depo PPD F Klender, Jakarta Timur, Rabu (16/10/2019). PT Transportasi Jakarta kembali mengoperasikan bus merek Zhongtong Bus tersebut kini mengaspal di Jakarta melayani koridor 1 TransJakarta Blok M-Kota. ANTARA FOTO/Reno Esnir/foc.

BANDUNG, KOMPAS.com – Direktur Utama PT Transportasi Jakarta ( TransJakarta) Agung Wicaksono mengatakan, perusahaannya kini tengah mengembangkan bus listrik.

Dengan elektrifikasi ini, bus TransJakarta menggunakan tenaga listrik agar lebih ramah lingkungan dan mengurangi polusi udara.

Hal ini disampaikan Agung dalam Knowledge Management Summit-Sekolah Bisnis Manajemen Institut Teknologi Bandung (ITB) di Bandung, Selasa (5/11/2019).

“Saat ini sedang diujicobakan pada tiga bus. Tahun depan ada 100 bus lewat pilot project,” ujar Agung. 

Baca juga: Lawan Arus dan Terobos Busway, Pengendara Motor Byson Ditabrak Bus Transjakarta

Integrasi antarmoda

Selain elektrifikasi, pihaknya terus mengembangkan integrasi antarmoda baik dengan MRT, LRT, dan ke depan bersama kereta cepat Jakarta-Bandung.

Semua pengembangan tersebut, sambung Agung, merupakan bagian knowledge management yang diterapkan secara di perusahaan Indonesia sektor transportai.

“Pengembangan sistem digital sangat penting. Contohnya TransJakarta melayani hampir 1 juta pelanggan setiap harinya di Jabodetabek," katanya. 

"Saat ini menjadi jaringan transportasinya yang terbesar di dunia mencapai 250 km, sehingga harus menggunakan pendekatan digital.”

Baca juga: Beroperasi 2004, Transjakarta Kini Miliki Lintasan BRT Terpanjang di Dunia

Digitalisasi tersebut terlihat dari aplikasi yang bernama Tijeku yang bertujuan mengelola pelayanan untuk masyarakat.

Kemudian pihaknya memiliki sistem command center yang mengendalikan seluruh jaringan bus Trans Jakarta di Jabodetabek.

Solusi polusi

Berita sebelumnya, Jakarta menjadi salah satu kota besar dengan polusi udara terburuk di dunia.

Bahkan pada 6 September 2019, situs airvisual.com mencatat, kondisi Jakarta hari itu menduduki polusi udara terburuk kedua di dunia dengan tingkat polusi 160, di bawah Hanoi, Vietnam dengan tingkat polusi 190.

Baca juga: Tabrak Truk di Tol Trans Sumatra, Mahasiswa Kedokteran Unila Tewas

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gagal Panen, Pasokan Ikan Air Tawar di Pasar Tradisional Cianjur Menurun

Gagal Panen, Pasokan Ikan Air Tawar di Pasar Tradisional Cianjur Menurun

Regional
Mobil Mercy Tabrak Belakang Truk Brimob, Sopir Tewas, 2 Luka

Mobil Mercy Tabrak Belakang Truk Brimob, Sopir Tewas, 2 Luka

Regional
Banjir di Sumbar, 327 Rumah Warga Tergenang, Satu Bocah Tewas

Banjir di Sumbar, 327 Rumah Warga Tergenang, Satu Bocah Tewas

Regional
Usai Makan Ikan, 1 Warga Tewas, 5 Dirawat di Rumah Sakit

Usai Makan Ikan, 1 Warga Tewas, 5 Dirawat di Rumah Sakit

Regional
Cerita Ones, Guru Pedalaman Papua Dapat Beasiswa di Rusia, Ingin Bangun Sekolah di Kampung Halaman

Cerita Ones, Guru Pedalaman Papua Dapat Beasiswa di Rusia, Ingin Bangun Sekolah di Kampung Halaman

Regional
Susul Aceh dan NTB, Bank Nagari Jadi BPD Syariah Ketiga di Indonesia

Susul Aceh dan NTB, Bank Nagari Jadi BPD Syariah Ketiga di Indonesia

Regional
Kawah Gunung Karangetang Terus Keluarkan Lava, Warga Diimbau Tak Mendekat

Kawah Gunung Karangetang Terus Keluarkan Lava, Warga Diimbau Tak Mendekat

Regional
Penipuan Umrah di Banyumas, Dijanjikan Berangkat Gratis hingga Investasi Benda Antik

Penipuan Umrah di Banyumas, Dijanjikan Berangkat Gratis hingga Investasi Benda Antik

Regional
Jatuh dari Motor, Pria Ini Tewas Tertabrak Mobil

Jatuh dari Motor, Pria Ini Tewas Tertabrak Mobil

Regional
Segel Kantor DLH Kota Parepare Akhirnya Dibuka

Segel Kantor DLH Kota Parepare Akhirnya Dibuka

Regional
Setelah Mengaku Hamil, Mahasiswi UIN Alauddin Makassar Dibunuh Kekasih

Setelah Mengaku Hamil, Mahasiswi UIN Alauddin Makassar Dibunuh Kekasih

Regional
Partai Gelora Klaim sebagai Partai Islam Nasionalis

Partai Gelora Klaim sebagai Partai Islam Nasionalis

Regional
Diselundupkan dari Malaysia, 4 Anak Singa, 1 Leopard, dan 58 Kura-kura Dimasukkan dalam Kotak

Diselundupkan dari Malaysia, 4 Anak Singa, 1 Leopard, dan 58 Kura-kura Dimasukkan dalam Kotak

Regional
Desainer Kerajinan Kulit Langka, Pemkab Magetan Akan Buka D1 Gratis

Desainer Kerajinan Kulit Langka, Pemkab Magetan Akan Buka D1 Gratis

Regional
TEDxJalanTunjunganWomen: Sebarkan Ide Pendidikan Seks hingga Menggali Potensi Perempuan

TEDxJalanTunjunganWomen: Sebarkan Ide Pendidikan Seks hingga Menggali Potensi Perempuan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X