Penambang Ilegal Jadi Buron di Kaltim, Dibekuk di Surabaya

Kompas.com - 04/11/2019, 23:04 WIB
Ilustrasi borgol. SHUTTERSTOCKIlustrasi borgol.

SAMARINDA, KOMPAS.com - Pelaku buronan penambang batu bara ilegal di Hutan Konservasi Bukit Soeharto Kecamatan Samboja, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur dibekuk di Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (2/11/2019).

Pria berinisial DH (53) setelah sebelumnya sempat jadi buronan polisi.

Saat dibekuk petugas pria yang berperan sebagai pemodal ini bersembunyi di sebuah pondok di Jalan Kembang Kuning Makam, Kelurahan Pakis, Kecamatan Sawahan, Kota Surabaya.

"Iya kita tangkap dia (pelaku) sekitar dini hari, sekira pukul 04.00 WIB oleh tim gabungan," ungkap Kasi II Balai Gakkum KLHK wilayah Kalimantan, Annur Rahim saat dikonfirmasi, Senin (4/11/2019).

Baca juga: 3 Tahun Buron, Pelaku Pembunuhan Remaja di Makassar Ditangkap

DH dinyatakan DPO sejak 27 September 2019 saat petugas membekuk pelaku lain di lokasi tambang Bukit Soeharto, Samboja, calon ibu kota negara.

Keberadaan DH dilacak atas kerja sama tim gabungan Penyidik Balai Gakkum KLHK Wilayah Kalimantan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Serta, Resmob Jatanras Polda Kalimantan Timur, Resmob Jatanras Polres Kediri Kota dan Resmob Jatanras Polsek Sawahan Polrestabes Surabaya.

Baca juga: Sempat Buron, Mucikari Prostitusi PA Ditangkap di Jakarta

Terancam hukuman hingga 15 tahun penjara

Tim melakukan pencarian terhadap DH (53) di Kediri, Mojokerto, Sidoarjo dan Surabaya. Pelaku akhirnya ditemukan di Surabaya.

Kini DH (53) telah dibawah ke Kantor Seksi Wilayah II Samarinda Balai Gakkum LHK Wilayah Kalimantan untuk dilakukan proses penyidikan.

"Kita sudah tetapkan tersangka. Saat ini sedang menjalani proses penyidikan," jelasnya.

DH di jerat Pasal 17 Ayat 1 huruf a dan b Jo Pasal 89 ayat 1 huruf a dan b Undang-undang RI Nomor 18 Tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan, jo Pasal 55 ayat (1) ke 1 KUHP dengan ancaman hukuman penjara paling lama 15 tahun dan denda paling banyak Rp 10 miliar.

Baca juga: 2 Pembunuh PNS Kementerian PU yang Jenazahnya Dicor Masih Buron, Polisi: Jika Tidak Menyerah Ditembak Mati

Terkait aktivitas tambang ilegal

Sebelumnya, penyidik sudah menangkap dan menetapkan tersangka NI (36) 27 September 2019 berperan sebagai pengawas lapangan.

Hasil pengembangan penyidikan dari NI diperoleh informasi DH sebagai pemberi modal atas aktivitas tambang ilegal itu.

Penyidik mengamankan barang bukti berupa 1 unit Excavator merk CAT Caterpillar 320D dan 2 karung batu bara.

Baca juga: 4 Pembunuh Korban Penculikan di Surabaya Ditangkap, 2 Masih Buron



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tekan Dampak PPKM, Pemprov Jabar Akan Salurkan Bansos ke 1,9 Juta Keluarga

Tekan Dampak PPKM, Pemprov Jabar Akan Salurkan Bansos ke 1,9 Juta Keluarga

Regional
Serapan Anggaran Covid-19 Jateng Capai 17,28 Persen, Bukan 0,15 Persen

Serapan Anggaran Covid-19 Jateng Capai 17,28 Persen, Bukan 0,15 Persen

Regional
Ridwan Kamil Janji Usulkan PPKM yang Lebih Proporsional kepada Pemerintah Pusat

Ridwan Kamil Janji Usulkan PPKM yang Lebih Proporsional kepada Pemerintah Pusat

Regional
Ikuti Rakor Virtual Kampanye 3M, Ridwan Kamil Usulkan Tiga Hal ke Pemerintah Pusat

Ikuti Rakor Virtual Kampanye 3M, Ridwan Kamil Usulkan Tiga Hal ke Pemerintah Pusat

Regional
BST Mulai Disalurkan di Semarang, Walkot Hendi Jelaskan Teknis Distribusinya

BST Mulai Disalurkan di Semarang, Walkot Hendi Jelaskan Teknis Distribusinya

Regional
Atasi Dampak Pandemi, Anggota DPRD PDIP hingga Wali Kota Hendi Serahkan Gajinya

Atasi Dampak Pandemi, Anggota DPRD PDIP hingga Wali Kota Hendi Serahkan Gajinya

Regional
Percepat Pemulihan DAS Citarum, Jabar Gandeng Monash University

Percepat Pemulihan DAS Citarum, Jabar Gandeng Monash University

Regional
Kepada Wapres, Ridwan Kamil: Berita Baik, BOR Jabar Turun Terus

Kepada Wapres, Ridwan Kamil: Berita Baik, BOR Jabar Turun Terus

Regional
Percepat Herd Immunity, Pemkot Semarang Lakukan Vaksinasi Keliling

Percepat Herd Immunity, Pemkot Semarang Lakukan Vaksinasi Keliling

Regional
Dibantu Dompet Dhuafa, Para Guru Ngaji di Lampung Bisa Berkurban

Dibantu Dompet Dhuafa, Para Guru Ngaji di Lampung Bisa Berkurban

Regional
Dinilai Efektif, Kebijakan Ridwan Kamil Atasi Covid-19 Disorot Media Australia

Dinilai Efektif, Kebijakan Ridwan Kamil Atasi Covid-19 Disorot Media Australia

Regional
Walkot Madiun Prioritaskan Pembagian Daging Kurban untuk Warga Isoman

Walkot Madiun Prioritaskan Pembagian Daging Kurban untuk Warga Isoman

Regional
Bantu Pulihkan Sektor Kesehatan dan Ekonomi, Disparbud Jabar Ajak Pelaku Ekraf Ikuti Vaksinasi

Bantu Pulihkan Sektor Kesehatan dan Ekonomi, Disparbud Jabar Ajak Pelaku Ekraf Ikuti Vaksinasi

Regional
Jika Kasus Covid-19 Turun, Pemkot Semarang Akan Longgarkan Pembatasan

Jika Kasus Covid-19 Turun, Pemkot Semarang Akan Longgarkan Pembatasan

Regional
Bantu Warga Selama PPKM Darurat, Ganjar Minta Kepala Daerah Keluarkan Bansos

Bantu Warga Selama PPKM Darurat, Ganjar Minta Kepala Daerah Keluarkan Bansos

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X