125 Desa di Garut Pilkades Serentak, Bupati Minta Karyawan Diliburkan

Kompas.com - 04/11/2019, 19:19 WIB
Bupati Garut Rudy Gunawan saat diwawancara diruang kerjanya, Senin (4/11/2019) KOMPAS.COM/ARI MAULANA KARANGBupati Garut Rudy Gunawan saat diwawancara diruang kerjanya, Senin (4/11/2019)

GARUT, KOMPAS.com – Pada Selasa (5/11/2019), sebanyak 125 desa di Kabupaten Garut akan menggelar pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa ( Pilkades).

Karena pelaksanaannya tidak pada hari libur, Bupati Garut mengimbau kepada para pimpinan instansi pemerintah dan swasta untuk memberi dispensasi untuk memilih kepala desa di lingkungannya.

Imbauan tersebut disampaikan Bupati Garut Rudy Gunawan lewat surat edaran bupati bernomor 141.1/3119-DPMD. 

Surat edaran itu disampaikan kepada pimpinan instansi pemerintah dan swasta yang ada di Kabupaten Garut.

Baca juga: Taruhan Pemenang Pilkades, 3 Warga Jombang Ditangkap Polisi

Bupati Garut Rudy Gunawan mengakui, surat edaran tersebut memang dikeluarkan oleh pemerintah sebagai upaya menyukseskan pelaksanaan Pilkades di 125 desa yang ada di Garut.

Pihaknya meminta, pimpinan instansi pemerintah maupun swasta untuk memberi dispensasi atau izin tidak masuk kerja bagi karyawan yang di desanya dilaksanakan Pilkades.

“Hanya 125 desa yang melaksanakan Pilkades, jadi kantor-kantor pemerintahan dan swasta masih bisa operasi seperti biasa, tidak sampai menganggu,” katanya saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (4/11/2019).

Baca juga: [POPULER NUSANTARA] Gara-gara Pilkades, Warga Boikot Hajatan | Kasus Motivator Tempeleng 10 Siswa

Permohonan dispensasi tidak masuk kerja tersebut, menurut Rudy diberikan agar warga yang memiliki hak pilih tetap bisa menyalurkan hak pilihnya dalam Pilkades.

Dengan begitu, tingkat partisipasi pemilih dalam Pilkades bisa tinggi. Karena, pemilihannya dilakukan bukan di hari libur.

“Kita berharap tingkat partisipasinya bisa mencapai lebih dari 70 persen, seperti pada Pemilu dan Pilpres,” katanya.

Selama pelaksanaan Pilkada sendiri, menurut Rudy pemerintah daerah bersama aparat keamanan akan melakukan pemantauan pelaksanaan Pilkades serentak.

Dirinya berharap, pelaksanaan Pilkades bisa berlangsung dengan aman, tertib dan lancar hingga pembangunan di desa bisa dilaksanakan dengan baik. 

Baca juga: Beda Pilihan Pilkades, Hajatan Seorang Warga Diboikot, Tak Ada yang Datang

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

2 Desa di Rokan Hulu Dilanda Banjir

2 Desa di Rokan Hulu Dilanda Banjir

Regional
PDP di RSUD Sambas Meninggal, Riwayat Perjalanan Berobat Kanker di Malaysia

PDP di RSUD Sambas Meninggal, Riwayat Perjalanan Berobat Kanker di Malaysia

Regional
Seorang Pria Tewas Tersambar Petir Saat Sedang Santai Kendarai Sepeda Motor

Seorang Pria Tewas Tersambar Petir Saat Sedang Santai Kendarai Sepeda Motor

Regional
Harga Ayam Ikut Terdampak Corona, 12 Juta Pekerja Terancam PHK

Harga Ayam Ikut Terdampak Corona, 12 Juta Pekerja Terancam PHK

Regional
Serahkan Uang Celengan, Bocah 7 Tahun: Ini untuk Dokter, Biar Bisa Beli Masker

Serahkan Uang Celengan, Bocah 7 Tahun: Ini untuk Dokter, Biar Bisa Beli Masker

Regional
Fakta Baru Siswi SMP Dibunuh dan Diperkosa Oknum Pembina Pramuka di OKU, Terancam Penjara Seumur Hidup

Fakta Baru Siswi SMP Dibunuh dan Diperkosa Oknum Pembina Pramuka di OKU, Terancam Penjara Seumur Hidup

Regional
Detik-detik Anak Tewas Tertimbun Longsoran Saat Gendong Ibunya yang Lumpuh

Detik-detik Anak Tewas Tertimbun Longsoran Saat Gendong Ibunya yang Lumpuh

Regional
2 Pekan Jalani Isolasi, PDP 51 Tahun di Jombang Positif Covid-19

2 Pekan Jalani Isolasi, PDP 51 Tahun di Jombang Positif Covid-19

Regional
Kronologi Penemuan Bayi yang Diduga Dilempar Ibu Kandungnya ke Atap Rumah di Mojokerto

Kronologi Penemuan Bayi yang Diduga Dilempar Ibu Kandungnya ke Atap Rumah di Mojokerto

Regional
Buron 10 Bulan, Bandar Narkoba Asal Pontianak Ditembak Polisi

Buron 10 Bulan, Bandar Narkoba Asal Pontianak Ditembak Polisi

Regional
Jumlah Pasien Positif Covid-19 di Kalsel Naik 2 Kali Lipat, 1 PDP Cluster Gowa Meninggal

Jumlah Pasien Positif Covid-19 di Kalsel Naik 2 Kali Lipat, 1 PDP Cluster Gowa Meninggal

Regional
[POPULER NUSANTARA] Driver Ojol Tertipu Antarkan Penumpang Purwokerto-Solo | Sosok Oknum Pembina Pramuka yang Bunuh dan Perkosa Siswi SMP

[POPULER NUSANTARA] Driver Ojol Tertipu Antarkan Penumpang Purwokerto-Solo | Sosok Oknum Pembina Pramuka yang Bunuh dan Perkosa Siswi SMP

Regional
Pasien Positif Corona Keluar Rumah Pakai Ojek, Diisolasi di RS dan Keluarga Bantah Dijemput Paksa

Pasien Positif Corona Keluar Rumah Pakai Ojek, Diisolasi di RS dan Keluarga Bantah Dijemput Paksa

Regional
Tragedi Satu Keluarga Tewas Terperosok Lobang Septic Tank Sedalam 20 Meter

Tragedi Satu Keluarga Tewas Terperosok Lobang Septic Tank Sedalam 20 Meter

Regional
Kisah Driver Ojol Ditinggal Kabur Pelanggan, Mengantar Purwokerto-Solo hingga Solidaritas Sesama Ojol

Kisah Driver Ojol Ditinggal Kabur Pelanggan, Mengantar Purwokerto-Solo hingga Solidaritas Sesama Ojol

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X