Kompas.com - 04/11/2019, 17:55 WIB

Dampak gempa di Desa Liang, tercatat yang paling terparah jika dibandingkan dengan desa-desa lain di Maluku.

Selain menimbulkan jatuh korban jiwa dan luka-luka serta menghancurkan ratusan rumah warga, gempa yang terjadi di desa itu ikut menyebabkan semburan lumpur terjadi di beberapa tempat.

Warga menjadi panik setelah munculnya semburan lumpur di banyak lokasi. Banyak dari mereka berusaha menyelamatkan diri.

Apu, salah seorang warga Liang mengungkapkan, saat kejadian itu dia langsung membayangkan jika gempa yang terjadi akan disertai dengan tsunami.

Sebab, ia sempat mendengar suara gemuruh yang sangat kuat dari arah laut sebelum gempa merobohkan rumah-rumah warga dan menyemburkan lumpur di mana-mana.

“Ada suara gemuruh yang sangat kuat, tiba-tiba gempa. Saya terpisah dari keluarga, masing-masing lari sendiri-sendiri,” kata dia.

Pada Kamis (24/10/2019) kemairn, ribuan warga di Desa Liang masih bertahan di lokasi-lokasi pengungsian yang tersebar di desa tersebut.

Mereka tinggal di tenda-tenda darurat dalam kondisi sangat memprihatinkan.

Mereka yang rumah-rumahnya rusak, hanya tinggal di tenda darurat yang mereka dirikan sendiri sejak hari pertama mengungsi.

Kondisi sejumlah tenda pun sudah tak layak digunakan, bahkan terpal yang digunakan warga untuk berlindung tampak banyak yang sudah sobek sehingga pengungsi terpaksa menutupnya dengan lakban.

“Itu terpalnya sudah sobek, kalau hujan pasti basah,” kata Ani, salah seorang pengungsi.

Ani menceritakan, kondisi mereka di hari-hari pertama di pengungsian sangatlah sulit saat itu, mereka harus tidur tanpa tenda di hutan-hutan, tanpa air bersih, dan juga tanpa bahan makanan yang cukup.

Setiap hari, tangisan bayi dan anak-anak karena lapar pecah di mana-mana, dan di saat hujan turun mereka tidak bisa tidur karena kebasahan.

Curhat tenda sobek sampai ke Jokowi

Salah satu pengungsi korban gempa di Desa Tulehu, Kecamatan Salahutu, Ambon, Maluku, menyampaikan keluhan yang dialami di lokasi pengungsian saat berdialog dengan Presiden Joko Widodo di desa tersebut, Selasa (29/10/2019).

Di hadapan Presiden dan Ibu Negara, Iriana Joko Widodo, para pengungsi mengaku bahwa tenda yang digunakan mereka telah sobek.

Baca juga: Di Hadapan Jokowi, Pengungsi Gempa Maluku Curhat soal Tenda Sobek

Selain meminta bantuan tenda, pengungsi itu juga memohon bantuan air bersih dan juga dapur umum di lokasi pengungsian.

Sementara itu, ditemui secara terpisah, salah satu pengungsi lain, Siti Alwiyah Lestaluhu juga mengeluhkan hal yang sama.

Menurut Siti, tenda dan terpal yang digunakan keluarganya sejak hari pertama mengungsi telah sobek dan tidak bisa digunakan lagi, sehingga ia meminta agar pemerintah dapat memberikan bantuan terpal kepada keluarganya.

Siti mengaku terpaksa mengungsi bersama keluarganya yang lain di lokasi pengungsian karena rumahnya ikut rusak.

Saat ini yang paling dibutuhkan keluarganya adalah tenda, karena ada beberapa kepala keluarga yang mengungsi bersama keluarganya.

Tanggapan Jokowi

Terkait masalah itu, Presiden Jokowi mengatakan, terpal para pengungsi yang sobek akan segera diganti dengan yang baru karena stok terpal untuk para pengungsi masih tersedia.

“Stok terpal dan tenda masih tersedia nanti diberikan oleh BNPB,” ujarnya.

Halaman:
Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polda Riau dan Polresta Pekanbaru Raih Peringkat Terbaik Kompolnas Award 2022, Gubri Ungkap Harapannya

Polda Riau dan Polresta Pekanbaru Raih Peringkat Terbaik Kompolnas Award 2022, Gubri Ungkap Harapannya

Regional
Gubernur Syamsuar Harapkan UU HKPD Bawa Kesejahteraan bagi Daerah

Gubernur Syamsuar Harapkan UU HKPD Bawa Kesejahteraan bagi Daerah

Regional
Alexa, Siswi Berprestasi di Tarakanita dan Bintang Film Vania On Lima Street

Alexa, Siswi Berprestasi di Tarakanita dan Bintang Film Vania On Lima Street

Regional
Gubri Terima Penghargaan Tokoh Wakaf Nasional Unsur Kepala Daerah dari BWI Award 2022

Gubri Terima Penghargaan Tokoh Wakaf Nasional Unsur Kepala Daerah dari BWI Award 2022

Regional
Tingkatkan Digitalisasi Pelaku UMKM di Medan, Walkot Bobby Jalin Kerja Sama dengan Paper.id

Tingkatkan Digitalisasi Pelaku UMKM di Medan, Walkot Bobby Jalin Kerja Sama dengan Paper.id

Regional
Hadirkan Kartu Kredit Pemda Pertama di Indonesia, Bobby Nasution: Kami Ingin Akselerasi Penyerapan Anggaran

Hadirkan Kartu Kredit Pemda Pertama di Indonesia, Bobby Nasution: Kami Ingin Akselerasi Penyerapan Anggaran

Regional
Pemprov Jateng Raih Predikat A Reformasi Birokrasi, Ganjar Siap Kejar Target Predikat AA

Pemprov Jateng Raih Predikat A Reformasi Birokrasi, Ganjar Siap Kejar Target Predikat AA

Regional
DPMPTSP Riau Raih Peringkat Pertama UPP Kategori Prima 2022, Gubri: Jadi Motivasi Bekerja Keras

DPMPTSP Riau Raih Peringkat Pertama UPP Kategori Prima 2022, Gubri: Jadi Motivasi Bekerja Keras

Regional
Bagaimana Akhir Kejahatan Sistemik Mas Bechi?

Bagaimana Akhir Kejahatan Sistemik Mas Bechi?

Regional
Tingkatkan Pelayanan Kesehatan di Medan, Wali Kota Bobby Luncurkan UHC JKMB

Tingkatkan Pelayanan Kesehatan di Medan, Wali Kota Bobby Luncurkan UHC JKMB

Regional
Hadirkan Medan Street Art Festival Mural dan Graffiti, Walkot Bobby Dapat Apresiasi dari Penggiat Seni Mural

Hadirkan Medan Street Art Festival Mural dan Graffiti, Walkot Bobby Dapat Apresiasi dari Penggiat Seni Mural

Regional
Telur Busuk

Telur Busuk

Regional
Cegah Kriminalitas, Wali Kota Medan Luncurkan Satgas Medan Kondusif

Cegah Kriminalitas, Wali Kota Medan Luncurkan Satgas Medan Kondusif

Regional
Kereta Api Makassar Segmen Barru-Maros Diresmikan, Gubernur Sulsel Harapkan Dorong Perekonomian dan Pariwisata

Kereta Api Makassar Segmen Barru-Maros Diresmikan, Gubernur Sulsel Harapkan Dorong Perekonomian dan Pariwisata

Regional
Agendakan Jumat Bersih, OPD Kolaka Timur dan Berbagai Pihak Kompak Bersihkan Kelurahan Rate-rate

Agendakan Jumat Bersih, OPD Kolaka Timur dan Berbagai Pihak Kompak Bersihkan Kelurahan Rate-rate

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.