Pura-pura Terserempet, 17 Perampok Aniaya dan Buang Sopir Truk, Kontainer Dibawa Lari

Kompas.com - 04/11/2019, 16:14 WIB
Kapolda Sumut Irjen Pol Agus Andrianto memaparkan penangkapan 6 perampok spesialis kontainer di jalan tol pada Senin siang (4/11/2019) di halaman Reskrimim Polda Sumut.  Polisi masih mengejar 11 orang lainnya yang masuk dalam komplotan ini. KOMPAS.COM/DEWANTOROKapolda Sumut Irjen Pol Agus Andrianto memaparkan penangkapan 6 perampok spesialis kontainer di jalan tol pada Senin siang (4/11/2019) di halaman Reskrimim Polda Sumut. Polisi masih mengejar 11 orang lainnya yang masuk dalam komplotan ini.

MEDAN, KOMPAS.com- Polisi menangkap enam orang terkait sejumlah perampokan yang menimpa beberapa sopir truk kontainer di daerah Kuala Tanjung, Jalan Lintas Timur, Batubara.

Mereka adalah Boben Handoko, Topan Hidayat Hasibuan, A Imron Hasibuan, Agam Ramadhani, Yopi Kurnia Chandra, dan Hermansyah.

 

Keenam pelaku bersama 11 orang yang masih buron menyandera dan membuang korbannya di tengah jalan setelah merampok kontainer.

Direskrimum Polda Sumut Kombes Andi Ryan menjelaskan, dalam menjalankan aksinya, para pelaku menyandera para korban dengan mengikat serta melakban korban. Para pelaku kemudian membuang korban di tengah jalan.

Setelah itu, truk berisi muata bahan pokok dibawa lari.

"Dalam melaksanakan aksinya supir atau keneknya disandera. Diikat dengan lakban ini. Korbannya dimasukkan ke mobil tersangka lalu dibuang di suatu tempat, kemudian truknya dibawa," kata Andi, di Mapolda Sumut, Senin (4/11/2019).

Baca juga: Pura-pura Terserempet dan Menyamar Jadi Petugas Jalan Tol, Komplotan Ini Rampok Kontainer

Rentetan kejahatan para pelaku pertama kali terjadi pada Selasa (20/2/2018), sekitar pukul 08.10 WIB.

Saat itu sebuah truk bermuatan 25 ton palet getah karet di KM 29 Tol Balmerah, pintu Tol Tanjung Morawa dipepet mobil Avanza yang dikendarai para tersangka.

Tersangka turun dan mengaku mobilnya terserempet oleh truk tersebut.

Tersangka menarik korban dari truknya lalu menodongkan korban dengan pisau. Korban kemudian dibawa masuk ke dalam mobil tersangka.

Tangan, mata, dan mulut korban ditutup dengan lakban.

"Korban dibuang di luar pintu Tol H Anif, sedangkan truknya dibawa pergi," ujar Andi.

Kejadian kedua, pada Sabtu (19/10/2019) sekitar pukul 05.00 WIB. Saat itu, korban mengendarai truk trado bermuatan minyak goreng, di SPBU Kuala Tanjung.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Regional
Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi 'Landscape' Menarik

Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi "Landscape" Menarik

Regional
Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Regional
Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Regional
Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Regional
Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Regional
Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Regional
Ingin Warga'Survive' di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Ingin Warga"Survive" di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Regional
6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

Regional
Masalah Sampah Terbengkalai Bertahun-tahun, Walkot Bobby Tegaskan Bersih dalam 2 Hari

Masalah Sampah Terbengkalai Bertahun-tahun, Walkot Bobby Tegaskan Bersih dalam 2 Hari

Regional
Dorong Perusahaan Bayar THR Pekerja, Walkot Semarang: 'Cash Ojo Nyicil'

Dorong Perusahaan Bayar THR Pekerja, Walkot Semarang: "Cash Ojo Nyicil"

Regional
Dapat Bantuan 'Bedah Rumah' dari Korem 074/WRT Surakarta, Agus Tak Kuasa Bendung Haru

Dapat Bantuan "Bedah Rumah" dari Korem 074/WRT Surakarta, Agus Tak Kuasa Bendung Haru

Regional
Copot Kadis Kesehatan, Wali Kota Bobby Targetkan Medan Terbebas dari Covid-19

Copot Kadis Kesehatan, Wali Kota Bobby Targetkan Medan Terbebas dari Covid-19

Regional
Optimis Pada Energi Terbarukan, Ridwan Kamil Ajak Anak Muda Tangkap Peluang

Optimis Pada Energi Terbarukan, Ridwan Kamil Ajak Anak Muda Tangkap Peluang

Regional
MDTA Direnovasi Dompet Dhuafa, Murid dan Kepala Yayasan Menangis Haru

MDTA Direnovasi Dompet Dhuafa, Murid dan Kepala Yayasan Menangis Haru

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X