Fakta Lengkap Pemerkosaan 9 Perempuan di Jombang, Korban Berusia 16 Tahun hingga Pelaku Merasa Sakit Hati

Kompas.com - 04/11/2019, 05:30 WIB
Adi Indra Purnama saat digelandang petugas keluar dari ruang tahanan di Mapolres Jombang, Jawa Timur, Sabtu (2/11/2019). KOMPAS.COM/MOH. SYAFIÍAdi Indra Purnama saat digelandang petugas keluar dari ruang tahanan di Mapolres Jombang, Jawa Timur, Sabtu (2/11/2019).

KOMPAS.com - Kasus pemerkosaan sembilan perempuan di Jombang oleh pria berinisial AIP, warga Desa Karang Dagangan, Kecamatan Bandar Kedungmulyo, Kabupaten Jombang, terus didalami petugas.

Menurut polisi, dari sembilan korban tersebut, baru ada dua orang yang melaporkan ke polisi.

AIP ditangkap polisi karena diduga mencabuli dan memerkosa sembilan perempuan, baik berusia dewasa maupun masih anak-anak.

Hingga saat ini, polisi masih mendalami motif pelaku melakukan aksi bejatnya tersebut.

Berikut ini fakta lengkapnya:

1. Beberapa korban masih di bawah umur

Adi Indra Purnama saat digelandang petugas keluar dari ruang tahanan di Mapolres Jombang, Jawa Timur, Sabtu (2/11/2019).KOMPAS.COM/MOH. SYAFIÍ Adi Indra Purnama saat digelandang petugas keluar dari ruang tahanan di Mapolres Jombang, Jawa Timur, Sabtu (2/11/2019).

Menurut Kasat Reserse Kriminal Polres Jombang AKP Azi Pratas Guspitu, pelaku AIP diringkus polisi saat berada di rumahnya, Kamis (31/10/2019) malam.

Pemuda berusia 24 tahun itu diduga melakukan pencabulan dan pemerkosaan terhadap sembilan perempuan yang beberapa di antara korban masih di bawah umur.

"Diamankan karena diduga melakukan tindak pidana persetubuhan terhadap anak di bawah umur," kata Azi kepada Kompas.com, Jumat (1/11/2019).

Baca juga: Mayat Diduga Pendaki Hilang di Gunung Dempo, Tim SAR Akan Segera Evakuasi

2. Pelaku mengaku sakit hati 

Adi Indra Purnama diapit oleh Kapolres Jombang, AKBP Bobby P Tambunan (kiri) dan Wakapolres Jombang, Kompol Budi Setiono (kanan), di depan Kantor Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Jombang, Jawa Timur, Sabtu (2/11/2019).KOMPAS.COM/MOH. SYAFIÍ Adi Indra Purnama diapit oleh Kapolres Jombang, AKBP Bobby P Tambunan (kiri) dan Wakapolres Jombang, Kompol Budi Setiono (kanan), di depan Kantor Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Jombang, Jawa Timur, Sabtu (2/11/2019).

Saat menjalani pemeriksaan di Mapolres Jombang, AIP mengatakan, dia mengaku tersinggung karena korban berpacaran dengan adiknya.

Hal itu dijadikan alasan pelaku untuk memerkosa korban yang diketahui warga Tangerang, Banten.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Fakta Baru Kasus Pemerkosaan yang Melibatkan Pasutri di Bima

Fakta Baru Kasus Pemerkosaan yang Melibatkan Pasutri di Bima

Regional
Kapal Wartawan Istana Terbalik, Diduga karena Hantaman Ombak

Kapal Wartawan Istana Terbalik, Diduga karena Hantaman Ombak

Regional
Kapal Wartawan Istana Terbalik di Labuan Bajo, Semua Penumpang Selamat

Kapal Wartawan Istana Terbalik di Labuan Bajo, Semua Penumpang Selamat

Regional
Gubernur Kaltim: Dari Kuda Makan Tembaga Sampai Kuda Makan Mentega, Samarinda Sudah Banjir

Gubernur Kaltim: Dari Kuda Makan Tembaga Sampai Kuda Makan Mentega, Samarinda Sudah Banjir

Regional
Kapal Pinisi yang Tenggelam di Labuan Bajo Milik Hotel Plataran

Kapal Pinisi yang Tenggelam di Labuan Bajo Milik Hotel Plataran

Regional
Mendapat Kabar Anaknya Tewas di Indekos, Orangtua Korban Tak Percaya Dipikir Penipuan

Mendapat Kabar Anaknya Tewas di Indekos, Orangtua Korban Tak Percaya Dipikir Penipuan

Regional
Ratu Keraton Agung Sejagat Selalu Menangis Saat ditanya soal Makam Janinnya

Ratu Keraton Agung Sejagat Selalu Menangis Saat ditanya soal Makam Janinnya

Regional
Kisah Lengkap Pasutri Bayar Persalinan Rp 500 Ribu dengan Uang Koin, Bongkar Celengan Selama 9 Bulan

Kisah Lengkap Pasutri Bayar Persalinan Rp 500 Ribu dengan Uang Koin, Bongkar Celengan Selama 9 Bulan

Regional
Kapal Tenggelam di Labuan Bajo Membawa 6 Wartawan Istana Presiden

Kapal Tenggelam di Labuan Bajo Membawa 6 Wartawan Istana Presiden

Regional
Wartawan di Kapal Terbalik Usai Meliput Kunker Jokowi di Labuan Bajo

Wartawan di Kapal Terbalik Usai Meliput Kunker Jokowi di Labuan Bajo

Regional
Nasib SMA Negeri di Perbatasan, Berdinding Bambu dan Beratap Terpal

Nasib SMA Negeri di Perbatasan, Berdinding Bambu dan Beratap Terpal

Regional
Kapal Tenggelam di Labuan Bajo, Penumpang Termasuk Wartawan Selamat

Kapal Tenggelam di Labuan Bajo, Penumpang Termasuk Wartawan Selamat

Regional
Kisah Kapolsek Gendong Gadis Lumpuh ke Mobil Patroli untuk Pergi Berobat

Kisah Kapolsek Gendong Gadis Lumpuh ke Mobil Patroli untuk Pergi Berobat

Regional
Kapal Berpenumpang Wartawan Istana Terbalik di Labuan Bajo

Kapal Berpenumpang Wartawan Istana Terbalik di Labuan Bajo

Regional
Gudang SD Dipakai Simpan 29 Kg Ganja, Penjaga Sekolah Jadi Kurirnya

Gudang SD Dipakai Simpan 29 Kg Ganja, Penjaga Sekolah Jadi Kurirnya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X