26 Anggota Satpol PP Terluka dalam Insiden Penertiban Tambang Liar

Kompas.com - 03/11/2019, 21:03 WIB
Kendaraan dinas yang ditumpangi Wakil Gubernur Babel Abdul Fatah dirusak saat di lokasi tambang di Belitung, Sabtu (2/11/2019). Kendaraan dinas yang ditumpangi Wakil Gubernur Babel Abdul Fatah dirusak saat di lokasi tambang di Belitung, Sabtu (2/11/2019).Kendaraan dinas yang ditumpangi Wakil Gubernur Babel Abdul Fatah dirusak saat di lokasi tambang di Belitung, Sabtu (2/11/2019).

PANGKAL PINANG, KOMPAS.com - Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Erzaldi Rosman mengungkapkan, sebanyak 26 anggota Satpol PP terluka saat insiden penertiban tambang timah ilegal di Desa Sijuk, Belitung.

Enam orang di antaranya menderita luka cukup parah di bagian kepala dan tangan.

"Karena ada dua lokasi, tim dibagi dua. Ketika itu kondisinya kosong dan tiba-tiba ada massa yang menyerang kendaraan dinas yang terparkir cukup jauh," kata Erzaldi dalam keterangan pers, Minggu (3/11/2019) malam.


Ketika massa menyerang, Wakil Gubernur Abdul Fatah bersama tim Pol PP sedang berada di tengah hutan bakau yang menjadi lokasi penambangan.

Ajudan dan sejumlah sopir yang menjaga kendaraan pertama kali berhadapan dengan massa.

Baca juga: 5 Fakta Terkini Wagub Babel dan Rombongan Dikepung Massa Saat Razia Tambang Liar,

Massa kemudian merusak kendaraan dan melukai sejumlah petugas.

Abdul Fatah yang dikepung massa sempat mengupayakan negosiasi, namun menemui jalan buntu.

Massa meminta peralatan mereka yang rusak dikembalikan dan diganti pemerintah.

Beruntung situasi mereda hingga akhirnya wakil gubermur dan rombongan bisa di evakuasi ke Mapolsek Sijuk.

Baca juga: Jari Seorang Anggota Pol PP Hampir Putus Saat Razia Tambang di Belitung

Erzaldi berharap kasus penyerangan terhadap petugas diproses sesuai hukum yang berlaku. Sebab Pol PP merupakan lembaga resmi pemerintah yang dibentuk berdasarkan undang-undang.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X