Tanggul Irigasi di Banjarnegara Jebol, Pemicunya Lubang Saluran Air

Kompas.com - 03/11/2019, 19:54 WIB
Rumah warga tertimpa material longsor akibat tanggul irigasi di Kelurahan Parakancanggah, Kecamatan/ Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, jebol, Sabtu (2/11/2019). DOK RAPI BANJARNEGARARumah warga tertimpa material longsor akibat tanggul irigasi di Kelurahan Parakancanggah, Kecamatan/ Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, jebol, Sabtu (2/11/2019).

BANJARNEGARA, KOMPAS.com - Tanggul irigasi di Kelurahan Parakancanggah, Kecamatan/Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah yang jebol sedang dalam proses perbaikan.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banjarnegara Arief Rachman mengatakan, petugas dari dinas terkait tengah berupaya menutup sejumlah lubang yang ada di tanggul irigasi.

"Bangunan sedang dikerjakan, yang penting menutup lubang yang menjadi pemicu longsor, baik lubang karena alam dan ulah masyarakat setempat yaitu membuat saluran untuk kolam atau apa," kata Arief saat dihubungi, Minggu (3/11/2019).


Baca juga: Longsor di Banjarnegara, 1 Warga Tewas, 2 Rumah Hancur

Arief mengatakan di sekitar lokasi kejadian terdapat sekitar 10 lubang untuk pipa saluran air. Ukuran pipa tersebut bervariasi antara 2 inchi hingga 4 inchi.

"Dan kami juga berencana bersama lurah dan RT, rencana warga akan kami kumpulkan, kami beri edukasi, ( lubang saluran air) kami tutup karena itu tidak benar. Yang kelihatan kami beritahu langsung, ini tidak boleh," ujar Arief.

Untuk mengantisipasi longsor susulan akibat tanggul irigasi, kata Arief, dua rumah yang tertimpa longsor telah dibongkar. 

"Atas seizin pemiliknya kami bongkar, sebelahnya dua rumah kami minta untuk mengungsi ke tempat saudara. 

Baca juga: Antisipasi Bahaya Longsor, BMKG Pasang 2 Alat Pendeteksi di Banjarnegara

Diberitakan sebelumnya, tanggul irigasi dengan panjang 15 meter, lebar 20 meter dan tinggi 3 meter jebol, Sabtu (2/11/2019) pagi. Akibatnya, dua rumah tertimbun material tanah.

Satu orang atas nama Winoto (45) warga Desa Plumbungan, Kecamatan Pagentan, Kabupaten Banjarnegara dilaporkan meninggal dunia akibat terjebak timbunan tanah.

Sedangkan dua orang dilarikan ke rumah sakit, yaitu atas nama Sabar (30) dan Darto (50), keduanya warga Desa Pagentan dan Sokaraja, Kecamatan Pagentan, Kabupaten Banjarnegara.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X