Menyelam Cari Tumbuhan di Kedalaman Laut, Pria Asal NTB Hilang di Nusa Penida

Kompas.com - 03/11/2019, 06:36 WIB
Petugas Kepolisian melakuka  pencarian korban hilang saat menyelam di Nusa Penida, Sabtu(2/11/2019). IstimewaPetugas Kepolisian melakuka pencarian korban hilang saat menyelam di Nusa Penida, Sabtu(2/11/2019).

KLUNGKUNG, KOMPAS.com - Muhammad Tohir (20) dilaporkan hilang saat menyelam atau diving di Water Sport Samala, Nusa Penida, Klungkung, Bali, pada Jumat (1/11/2019), pukul 10.30 Wita.

Hingga Sabtu (2/11/2019), korban yang berasal dari Desa Labuan Lalar, Taliwang, Sumbawa Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB) ini belum juga ditemukan.

"Belum ditemukan hingga sekarang," kata Kepala Sub Bagian Humas Polres Klungkung AKP Putu Gede Ardana saat dihubungi.

Baca juga: Pemerkosaan 9 Perempuan di Jombang, Salah Satu Korban Diperkosa karena Pacaran dengan Adik Pelaku


Kejadian bermula saat korban bersama temannya, Daim berencana menyelam untuk mencari tanaman laut jenis akar batu.

Kemudian Daim mengambil tabung oksigen dan perlengkapan menyelam. Namun, korban menyuruh hanya menggunakan satu tabung untuk berdua.

Setelah peralatan siap, korban dan temannya turun ke laut dan menyelam di kedalaman 30 meter, sambil terus mencari tanaman akar batu.

Di kedalaman laut, keduanya mengikuti arus bawah laut lebih kurang 50 meter, sambil tetap melihat tanaman akar batu.

Berselang 30 menit menyelam, Daim memeriksa kapasitas Oksigen yang ada di tabung yang ternyata sudah habis.

Ia lantas melihat temannya di belakang. Rupanya, korban yang ada di belakangnya sudah hilang.

Daim lantas ke permukaan laut dan ditolong teman-temannya, karena dalam kondisi kekurangan oksigen.

Semua teman korban kemudian berusaha mencari keberadaannya.

Namun, korban tidak juga ditemukan.

Teman-teman korban kemudian melaporkan hal tersebut ke kepolisian.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X