Khofifah Banjir Kritik karena Sebut GBT Berbau Sampah, Ini Respons Pemprov Jatim

Kompas.com - 02/11/2019, 21:43 WIB
Pekerja melakukan perawatan Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jawa Timur, Jumat (25/10/2019). Stadion tersebut merupakan satu dari sepuluh stadion yang diusulkan PSSI sebagai tempat pertandingan Piala Dunia U-20 pada 2021. ANTARA FOTO/ZABUR KARURUPekerja melakukan perawatan Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jawa Timur, Jumat (25/10/2019). Stadion tersebut merupakan satu dari sepuluh stadion yang diusulkan PSSI sebagai tempat pertandingan Piala Dunia U-20 pada 2021.

SURABAYA, KOMPAS.com - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa panen kritik di media sosial, karena menyebut Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya diserbu bau sampah.

Stadion GBT merupakan salah satu venue yang dipakai untuk Piala Dunia U-20.

Komentar negatif tersebut muncul di media sosial yang mengunggah link berita tentang statment Khofifah dan video di akun YouTube.

Misalnya pemilik akun Twitter @GuezcarrMsw10 berkomentar, "GK bisa kerja gak bisa berusaha bisanya hanya menjelekan sarana yg ada di surabaya.. Mengapa dulu waktu kampanye gk bilang kalau gbt bau sampah. Sudah tau bau sampah mbok ya cari solusi gimana caranya memindahkan sampahnya Atau justru sampean mau memindahkan gbt dr stu".


Sementara pemilik akun @ErlanggaSetya2 mengatakan, "Akeh uwong seng ngomong soal piala dunia 2021. Piala Dunia 2021 itu wewenang Surabaya bukan Jawa Timur. Sebaiknya Pemprov Jawa Timur tidak usah terlalu ikut andil berlebihan untuk soal ini. Gausa lapar pencitraan ah!".

"Tapi kata gubernur jatim bau sampah, but i belive pemkot karena mereka tinggal di kota itu dan pasti bisa ngatasi, nggak cuma mampir trus komen awokwokwok" kata pemilik akun @dickyassyarifi

Baca juga: Khofifah Sebut Stadion GBT Diserbu Bau Sampah, Pemkot Surabaya: Tidak Pernah Tercium

Dikonfirmasi tentang hal tersebut, Kepala Biro Humas Dan Protokoler Pemprov Jatim Aries Agung Paewai mengatakan, pernyataan Khofifah merupakan bentuk masukan dan motivasi bagi Pemerintah Kota Surabaya.

"Jangan disalahartikan atau dianggap negatif. Hal itu wajar, sebagai Gubernur memotivasi agar tidak ada hal-hal teknis yang mengganggu penilaian saat FIFA melakukan peninjauan," ujar Arie saat dihubungi, Sabtu (11/2/2019) malam.

Khofifah, kata dia, juga sangat menghargai semangat warga Surabaya agar GBT dapat terpilih sebagai salah satu alternatif venue piala dunia U-20.

"Akan tetapi alternatif lain harus tetap disiapkan, agar kesempatan menjadi venue tuan rumah piala dunia U-20 ini tidak akan berpindah ke provinsi lain," jelas Aries.

Karena itu selain menyebut GBT, Gubernur Khofifah juga mengajukan empat stadion lain sebagai alternatif lokasi pertandingan.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X