28 Rumah Hancur Dilanda Puting Beliung di Polewali Mandar

Kompas.com - 02/11/2019, 17:23 WIB
Sedikitnya 28 unit rumah warga rusak dilanda angin puting beliung di Polewali Mandar, Sulawesi Barat, Jumat (1/11/2019). KOMPAS.COM/JUNAEDISedikitnya 28 unit rumah warga rusak dilanda angin puting beliung di Polewali Mandar, Sulawesi Barat, Jumat (1/11/2019).

POLEWALI MANDAR, KOMPAS.COM – Sedikitnya 28 rumah di Polewali Mandar, Sulawesi Barat, hancur diterjang angin puting beliung yang disertai hujan deras, Jumat petang (1/11/2019). Jumlah itu belum termasuk sekolah dan masjid yang juga rusak.

Warga yang panik berlarian ke lapangan dan jalan raya karena khawatir tertimpa pohon dan reruntuhan rumah.

Tak ada korban jiwa dalam peristiwa itu. Namun kerugian material ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.

Baca juga: Musim Pancaroba, Ini Ciri-ciri Datangnya Puting Beliung Menurut BMKG

Bangunan-bangunan yang rusak terdapat di Desa Lenggo, Kecamatan Bulo, Kabupaten Polewali Mandar.

Sejumlah rumah bahkan bergeser dan miring setelah diterjang angin kencang.

Ikram, salah seorang warga yang rumahnya hancur mengaku panik dan berlarian keluar rumah saat petir menyambar-nyambar disertai angin kencang melanda permukimannya.

Ikram dan keluarganya tengah beristirahat saat angin kencang mulai mengayun-ayunkan rumahnya.

“Mulanya hujan deras, tiba-tiba petir disertai angin kencang. Dalam beberapa detik kemudian rumah rasanya seperti diayun-ayun,” kata Ikram.

Rahman, warga lainya, menyatakan bersyukur karea berhasil mengevakuasi keluarganya dari rumah saat angin kencang mulai menggoyang-goyang rumahnya hingga sejumlah pohon tumbang di sekitar rumahnya.

“Karena ketakutan tertimpa pohon dan reruntuhan rumah, saya ajak keluarga berlarian keluar rumah menuju lapangan. Rumah saya hancur di belakang saat saya sedang berada di lapangan,” cerita Rahman.

Warga pada Sabtu ini belum membenahi kondisi rumah mereka yang rusak. Warga masih membiarkan reruntuhan rumahnya berserakan di lokasi.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

2.500 Anggota Polda Bali Terima Vaksin Covid-19, Kapolda: Tetap Patuhi Protokol Kesehatan

2.500 Anggota Polda Bali Terima Vaksin Covid-19, Kapolda: Tetap Patuhi Protokol Kesehatan

Regional
Wacana KLB Digelar di Bali, Demokrat Bali: Itu Ilegal, Kami Menolak Tegas

Wacana KLB Digelar di Bali, Demokrat Bali: Itu Ilegal, Kami Menolak Tegas

Regional
Pemilik Toko di Blitar Tewas akibat Hantaman Benda Tumpul di Kepala

Pemilik Toko di Blitar Tewas akibat Hantaman Benda Tumpul di Kepala

Regional
Jokowi Berharap Setelah Vaksinasi Ekonomi dan Pariwisata di DIY Tumbuh

Jokowi Berharap Setelah Vaksinasi Ekonomi dan Pariwisata di DIY Tumbuh

Regional
Jokowi Tinjau Vaksinasi Massal di Yogyakarta, Menkes Klaim Pelaksanaannya Lebih Rapi

Jokowi Tinjau Vaksinasi Massal di Yogyakarta, Menkes Klaim Pelaksanaannya Lebih Rapi

Regional
Fakta Perempuan Muda Tewas di Kamar Hotel, Tergeletak di Lantai dan Alami Luka di Kepala

Fakta Perempuan Muda Tewas di Kamar Hotel, Tergeletak di Lantai dan Alami Luka di Kepala

Regional
Kasus Sembuh Covid-19 Salatiga Tertinggi di Jateng, Wali Kota Gelar Sayembara

Kasus Sembuh Covid-19 Salatiga Tertinggi di Jateng, Wali Kota Gelar Sayembara

Regional
Kenang Sosok Artidjo Alkostar, Haedar Nashir: Sederhana dan Bersahaja

Kenang Sosok Artidjo Alkostar, Haedar Nashir: Sederhana dan Bersahaja

Regional
Koper dan Alat Kontrasepsi Jadi Barang Bukti Kasus Mayat Perempuan Muda Dalam Hotel

Koper dan Alat Kontrasepsi Jadi Barang Bukti Kasus Mayat Perempuan Muda Dalam Hotel

Regional
Mayat Perempuan Muda di Kamar Hotel, Ada Luka di Belakang Kepala

Mayat Perempuan Muda di Kamar Hotel, Ada Luka di Belakang Kepala

Regional
Fenomena Desa Miliarder, Adakah yang Berubah di Masyarakat?

Fenomena Desa Miliarder, Adakah yang Berubah di Masyarakat?

Regional
Cerita Penjual Es Krim di Lampung, Kestabilan Pasokan Listrik Pengaruhi Omzet Penjualan

Cerita Penjual Es Krim di Lampung, Kestabilan Pasokan Listrik Pengaruhi Omzet Penjualan

Regional
Wali Kota Semarang Kaget Pompa di Trimulyo Berkurang

Wali Kota Semarang Kaget Pompa di Trimulyo Berkurang

Regional
Bocah 7 Tahun di Kotabaru Kalsel Tewas Digigit King Kobra Saat Mandi di Sungai

Bocah 7 Tahun di Kotabaru Kalsel Tewas Digigit King Kobra Saat Mandi di Sungai

Regional
447 Rumah Rusak akibat Gempa M 5,2 di Halmahera Selatan

447 Rumah Rusak akibat Gempa M 5,2 di Halmahera Selatan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X