Menteri Edhy Prabowo Bagikan 1,2 Ton Ikan Bakar di Bandung

Kompas.com - 02/11/2019, 14:49 WIB
Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo dan Gubernur Jabar Ridwan Kamil saat membakar ikan bakar bersama warga Bandung dalam kampanye gemar makan ikan di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Sabtu (2/11/2019). KOMPAS.COM/DENDI RAMDHANIMenteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo dan Gubernur Jabar Ridwan Kamil saat membakar ikan bakar bersama warga Bandung dalam kampanye gemar makan ikan di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Sabtu (2/11/2019).

BANDUNG, KOMPAS.com - Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo membagikan 1,2 ton ikan bakar untuk warga Bandung, Jawa Barat, dalam kampanye gemar makan ikan di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Sabtu (2/11/2019).

Ajakan mengonsumsi ikan itu jadi salah satu cara untuk mencegah stunting.

Didampingi Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Edhy turut menyantap ikan yang ia bakar sendiri.

"Kami bawa oleh-oleh berupa ikan 1,2 ton yang dibakar untuk bisa dimakan secara gratis. Ini sebagai simbol bahwa semangat pemerintahan Pak Jokowi dan Ma'ruf Amin, salah satunya berperang melawan stunting atau kekerdialan. Jadi kita mau ikan salah satu solusi," ucap Edhy, Sabtu.

Baca juga: Edhy Prabowo: Masalah Laut Bukan Rumit Kayak Harus Menerbangkan Apollo ke Bulan

Waketum Partai Gerindra itu menilai, pencegahan stunting turut jadi atensi KKP.

Karena itu, ia pun siap membuka diri kepada para kepala daerah untuk menerima masukan soal pencegahan stunting.

"Perintah Presiden hal pertama pencegahan stunting itu program utama semua kementerian. Ini pekerjaan rumah yang paling utama. Kami di sektor kelautan dan perikanan siap paling depan. Karena stunting masalah jangka panjang, tapi paling penting bagaimana sektor ini bisa menciptakan dan menumbuhkan lapangan pekerjaan baru yang menambah pendapatan madyarakat," kata Edhy.

Sebagai menteri baru, Edhy mengaku perlu banyak berkomunikasi dengan seluruh elemen termasuk para nelayan.

Ia pun bakal mulai untuk blusukan mendengar aspirasi para nelayan di daerah.

Edhy menilai, jabatan menteri itu merpakan alat bantu presiden untuk mendengar keluhan dan mencari jalan keluar.

Ia meminta agar masyarakat untuk tidak ragu mengingatkan pemerintah memperbaiki hubungan dengan nelayan.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Habitat Terusik Tambang dan Pembalakan Liar, Orangutan Masuk Kebun Warga di Kalbar

Habitat Terusik Tambang dan Pembalakan Liar, Orangutan Masuk Kebun Warga di Kalbar

Regional
Stres Skripsi Tak Kunjung Selesai, Mahasiswi di Kudus Nekat Pesta Sabu dengan 2 Teman Pria

Stres Skripsi Tak Kunjung Selesai, Mahasiswi di Kudus Nekat Pesta Sabu dengan 2 Teman Pria

Regional
Sopir Ngantuk, Mobil yang Dikendarai Masuk Jurang

Sopir Ngantuk, Mobil yang Dikendarai Masuk Jurang

Regional
Duduk Perkara Gubernur Sumbar Sambut Kedatangan 150 Turis China, Diprotes hingga Komentar Wagub

Duduk Perkara Gubernur Sumbar Sambut Kedatangan 150 Turis China, Diprotes hingga Komentar Wagub

Regional
Detik-detik Dua Warga Sumedang Tewas Tertimbun Longsor Saat Berteduh di Saung Sawah

Detik-detik Dua Warga Sumedang Tewas Tertimbun Longsor Saat Berteduh di Saung Sawah

Regional
Paus yang Terdampar di Pulau Rote Jenis Paus Sperma

Paus yang Terdampar di Pulau Rote Jenis Paus Sperma

Regional
Tak Mau Setor Hasil Jual Durian, Pria Ini Buat Laporan Palsu dengan Mengaku Dibegal

Tak Mau Setor Hasil Jual Durian, Pria Ini Buat Laporan Palsu dengan Mengaku Dibegal

Regional
Kronologi 2 Pemuda Mabuk Tewas Ditusuk di Banjarmasin, Berawal dari Curhat

Kronologi 2 Pemuda Mabuk Tewas Ditusuk di Banjarmasin, Berawal dari Curhat

Regional
Begini Perubahan Sukiyah, Perempuan Berambut 2 Meter dan Jadi Sarang Tikus Setelah Potong Rambut dan Bertemu Ardian

Begini Perubahan Sukiyah, Perempuan Berambut 2 Meter dan Jadi Sarang Tikus Setelah Potong Rambut dan Bertemu Ardian

Regional
Culik Gadis Pemijat Selama 4 Tahun hingga Hamil, Pria Paruh Baya Dibekuk Polisi

Culik Gadis Pemijat Selama 4 Tahun hingga Hamil, Pria Paruh Baya Dibekuk Polisi

Regional
Progres Pembangunan Jalan Pansela di Jatim, Tersisa 215 Kilometer

Progres Pembangunan Jalan Pansela di Jatim, Tersisa 215 Kilometer

Regional
Saat Ganjar Jadi Pemain Barongsai Meriahkan Perayaan Imlek: Sing Tak Tunggu Angpaune, Sayang Ndak Dapat

Saat Ganjar Jadi Pemain Barongsai Meriahkan Perayaan Imlek: Sing Tak Tunggu Angpaune, Sayang Ndak Dapat

Regional
Kondisi Terkini Mahasiswa di Wuhan: Kondisi Baik dan Tetap Bertahan di Asrama

Kondisi Terkini Mahasiswa di Wuhan: Kondisi Baik dan Tetap Bertahan di Asrama

Regional
Kisah Mahasiswa Aceh Bertahan di Wuhan Akibat Corona Merebak: Butuh Makanan hingga Belum Bisa Dipulangkan

Kisah Mahasiswa Aceh Bertahan di Wuhan Akibat Corona Merebak: Butuh Makanan hingga Belum Bisa Dipulangkan

Regional
Menko PMK Optimistis Pembangunan Venue PON Papua Selesai Tepat Waktu

Menko PMK Optimistis Pembangunan Venue PON Papua Selesai Tepat Waktu

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X