Gagal Berpasangan dengan Nurdin Basirun, Soerya Tetapkan Diri Berpasangan dengan Plt Gubernur Kepri

Kompas.com - 02/11/2019, 10:15 WIB
Soerya-Isdianto, Plt Gubernur Kepri saat menyampaikan kesiapan mereka untuk maju dipemilihan gubernur Kepri 2020. Soerya mencalonkan sebagai Gubernur sedangkan Isdianto sebagai wakil Gubernur Kepri 2020. KOMPAS.COM/HADI MAULANASoerya-Isdianto, Plt Gubernur Kepri saat menyampaikan kesiapan mereka untuk maju dipemilihan gubernur Kepri 2020. Soerya mencalonkan sebagai Gubernur sedangkan Isdianto sebagai wakil Gubernur Kepri 2020.

BATAM, KOMPAS.com - Ketua DPD PDI Perjuangan Kepulauan Riau (Kepri) Soerya Respationo beri sinyal kuat untuk maju pemilihan gubernur (Pilgub) Kepri 2020 mendatang.

Hal yang lebih mengejutkan, Soerya memastikan bahwa dirinya akan didampingi oleh Isdianto, yang saat ini sedang menjabat Plt Gubernur Kepri.

"Jujur, sebenarnya saya sudah ada kesepakatan dengan Gubernur Kepri nonaktif, Nurdin Basirun untuk mendampingi beliau di Pilgub nanti. Tapi karena beliau tersandung masalah, Insya Allah saya bersama Pak Isdianto, mohon doa restu dan dukungannya," kata Soerya usai menghadiri kegiatan di Kadin Kepri, Jumat (1/11/2019) siang kemarin.

Baca juga: Ambil Formulir di DPD Golkar, Wali Kota Batam Pastikan Maju Pilkada Kepri 2020

Dengan pernyataan tersebut, Soerya menegaskan akan menjadi kandidat calon Gubernur Kepri, sedangkan Isdianto akan mendampinginya sebagai calon Wakil Gubernur.

Dirinya juga mengatakan, ia dan Isdianto telah melakukan pertemuan dengan Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Muhaimin Iskandar dan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi kabinet Indonesia Baru, Halim Iskandar beberapa waktu lalu. Dan keduanya mendapatkan dukungan penuh dari PKB.

"PKB menyampaikan dukungan penuhnya kepada kami," papar Soerya.

Baca juga: Ketua Golkar Kepri Maju Pilgub 2020 Melalui Penjaringan Gerindra

Soerya mengaku dirinya bersama Isdianto telah mengamankan tiket pencalonan Pilgub 2020 dengan perhitungan yang matang.

Dimana sesuai aturan perundang-undangan, calon harus didukung oleh 20 persen dari anggota DPRD Kepri yang ada. Dan total anggota itu ada 45 orang, artinya jika dikali 20 persennya hanya 9.

"Sementara, jika ditotal kursi milik Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) sebagai pengusung utama ditambah PKB di DPRD Provinsi Kepri, maka mencapai angka 11. Sudah memenuhi tiket," jelasnya.

Baca juga: Mantan Gubernur Ismeth Abdullah Daftar Cagub Kepri 2020 via Golkar

Di tempat yang sama, Isdianto menyatakan komitmennya pada Kadin untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah setempat minimal 7 persen kedepannya.

"In sya Allah Pak Soerya dan saya akan membuat pertumbuhan ekonomi di Kepri kedepannya di atas 7 persen," pungkasnya.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X