Tak Ingin Tuai Polemik Mirip di DKI, Ridwan Kamil Ingin Teliti soal Anggaran

Kompas.com - 01/11/2019, 19:52 WIB
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat ditemui usai rapat paripurna bersama DPRD Jabar, Jumat (1/11/2019). KOMPAS.COM/DENDI RAMDHANIGubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat ditemui usai rapat paripurna bersama DPRD Jabar, Jumat (1/11/2019).

BANDUNG, KOMPAS.com - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengaku akan lebih teliti dalam pengelolaan anggaran.

Ia pun tak ingin masalah tata kelola anggaran pemerintah menjadi sorotan masyarakat seperti di DKI Jakarta.

Pria yang akrab disapa Emil itu mengatakan, akan menyisir setiap komponen pengajuan anggaran dari tiap satuan kerja perangkat daerah (SKPD) untuk memastikan tiap dana yang dikeluarkan tepat sasaran.

"Kita itu nggak bisa selalu apple to apple, kita harus mengikuti peraturan, kita ada monitoring dari komisi informasi, di level mana yang bisa dibuka. Kalau lihat komentar dari Ombudsman, yang nanti di-publish itu salah satunya setelah disisir dulu teliti, bukan yang masih mentah," ungkap Emil saat ditemui usai rapat paripurna bersama DPRD Jabar, Jumat (1/11/2019) petang.

"Jadi nanti insya Allah setelah penyisiran yang sekarang masih berkerja tim kami, nanti bisa ditampilkan seperti ekspektasi masyarakat," tambahnya.

Baca juga: Pipa Pertamina Meledak di Cimahi, Ridwan Kamil Sebut Ada yang Telah Salahi Prosedur

Emil menjelaskan, Pemprov Jawa Barat belum sepenuhnya menerapkan sistem e-budgeting. Saat ini, kata Emil, sistem tersebut masih sedang dipersiapkan.

"Sedang beradaptasi, kan saya baru satu tahun jadi gubernur, jadi proses e-budgeting yang canggih itu masih berproses, belum sempurna," kata dia.

Soal transparansi, Emil menilai setiap daerah tak bisa dikomparasikan dengan daerah lain. Namun, ia memastikan semua proses pengelolaan anggaran dilakukan sesuai aturan.

"Ya, intinya proporsional, transparansi sesuai janji gubenur karena gak bisa dibanding-bandingin ya, kami punya anggaran tentang desa, daerah perbatasan dan lain-lain. Saya mengukuti aturan," jelasnya.

Baca juga: Ridwan Kamil Minta Dino Patti Djalal Jadi Penasihat Hubungan Luar Negeri

Senada dengan Emil, Ketua DPRD Jabar Taufik Hidayat mengatakan, transparansi komponen anggaran harus menyesuaikan aturan guna menghindari kegaduhan di masyarakat.

"Tadi kan Pak Gubernur akan melaksanakan sesuai aturan. Di Jakarta kan booming, akhirnya dibilang itu ini, itu ini. Transparansi ya harus, suami harus terbuka sama istri ini kan untuk masyarakat juga. Dibuka sampai komponen belanja, saya tidak mengatakan itu karena saya juga belum buka aturannya," jelasnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Regional
Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Regional
Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Regional
Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Regional
Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Regional
Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Regional
Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Regional
Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Regional
Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Regional
Program Pemberdayan Hidroponik di Sulsel Diapresiasi Dompet Dhuafa, Mengapa?

Program Pemberdayan Hidroponik di Sulsel Diapresiasi Dompet Dhuafa, Mengapa?

Regional
Dukung Pemerintah, Shopee Hadirkan Pusat Vaksinasi Covid-19 di Bandung

Dukung Pemerintah, Shopee Hadirkan Pusat Vaksinasi Covid-19 di Bandung

Regional
Lewat EDJ, Pemrov Jabar Berkomitmen Implementasikan Keterbukaan Informasi Publik

Lewat EDJ, Pemrov Jabar Berkomitmen Implementasikan Keterbukaan Informasi Publik

Regional
Pemkot Tangsel Sampaikan LPPD 2020, Berikut Beberapa Poinnya

Pemkot Tangsel Sampaikan LPPD 2020, Berikut Beberapa Poinnya

Regional
Kang Emil Paparkan Aspirasi Terkait RUU EBT, Berikut 2 Poin Pentingnya

Kang Emil Paparkan Aspirasi Terkait RUU EBT, Berikut 2 Poin Pentingnya

Regional
Diluncurkan, Program SMK Membangun Desa di Jabar Gandeng 27 Desa

Diluncurkan, Program SMK Membangun Desa di Jabar Gandeng 27 Desa

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X