Gadis 16 Tahun yang Disiksa Warga Desa Akan Jalani Perawatan Psikologis di Kupang

Kompas.com - 01/11/2019, 18:03 WIB
N (16) saat diikat oleh warga Desa Babulu Selatan, Kecamatan Kobalima, Kabupaten Malaka, Nusa Tenggara Timur (NTT), karena dituduh mencuri cincin. Dokumen Warga Desa Babulu SelatanN (16) saat diikat oleh warga Desa Babulu Selatan, Kecamatan Kobalima, Kabupaten Malaka, Nusa Tenggara Timur (NTT), karena dituduh mencuri cincin.

KUPANG, KOMPAS.com - Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Nusa Tenggara Timur (NTT) dalam waktu dekat akan membawa N (16), gadis asal Desa Babulu Selatan, Kecamatan Kobalima, Kabupaten Malaka, ke Kota Kupang untuk menjalani perawatan psikologis.

N merupakan korban penganiayaan warga di desanya. Gadis ini dituduh mencuri cincin milik seorang warga.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Nusa Tenggara Timur Sylvia R Peku Djawang mengatakan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten.

Saat ini pihanya mendampingi korban ketika diambil keterangan oleh pihak kepolisian.


"Tentunya soal intervensi yang kami lakukan sebatas kewenangan kami untuk melindungi korban. Tidak fokus pada urusan hukum pada pelaku," ujar Sylvia, saat dihubungi Kompas.com, Jumat (1/11/2019).

Baca juga: Duduk Perkara Gadis 16 Tahun Korban Pemerasan Pacar, Mengaku Supranatural hingga Ancam Sebar Video Telanjang

Menurut Sylvia, korban saat ini didampingi Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Malaka.

Setelah selesai pemeriksaan di Polres Belu, korban akan dibawa ke Rumah Idaman Kota Kupang.

"Nanti kami bersama-sama Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Malaka mengantar korban ke Rumah Idaman untuk menjalani perawatan psikologi," ujarnya.

Untuk penanganan di Rumah Idaman Kupang, lanjut Sylvia, akan dilakukan sesuai kondisi korban.

Sebelumnya diberitakan, N, gadis asal Desa Babulu Selatan, Kecamatan Kobalima, Kabupaten Malaka, NTT, dianiaya warga dan pejabat desa setempat.

N disiksa dengan tangannya cara diikat dan dipukuli karena dituduh telah mencuri perhiasan berupa cincin milik seorang warga.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X