2 Ekor Macan Tutul Melintasi Kebun Warga di Sukabumi, Diduga Kehausan

Kompas.com - 01/11/2019, 11:45 WIB
Petugas BBKSDA Jabar dan warga di depan saung kebun yang dilintasi dua ekor macan tutul di Kampung Cibutun, Desa Sangrawayang, Simpenan, Sukabumi, Jawa Barat, Kamis (31/10/2019). KOMPAS.COM/BUDIYANTOPetugas BBKSDA Jabar dan warga di depan saung kebun yang dilintasi dua ekor macan tutul di Kampung Cibutun, Desa Sangrawayang, Simpenan, Sukabumi, Jawa Barat, Kamis (31/10/2019).

SUKABUMI, KOMPAS.com - Warga Desa Sangrawayang, Kecamatan Simpenan, Sukabumi, Jawa Barat, dihebohkan dengan kemunculan dua ekor macan tutul (Panthera pardus melas) di kebun dekat permukiman.

Dua ekor satwa dilindungi terlihat oleh dua petani yang sedang menunggu kebun semangka di Kampung Cibutun, Senin (21/10/2019) malam lalu.

Terakhir, macan tersebut terlihat pada Kamis (31/10/2019) malam.

"Saya habis nyiram kebun semangka sambil santai dan ngopi di saung ini. Tiba-tiba melintas seekor macan, dan diikuti seekor lagi," ujar Cecep Rusmana (47) saat berbincang dengan Kompas.com di saung kebunnya.

Baca juga: Berkonotasi Masturbasi, Mobil Kopi Ngocok Yuk Diamankan Satpol PP

Cecep sempat kebingungan, karena kedua macan tutul tersebut melintas hanya berjarak kurang dari satu meter di hadapannya.

Apalagi, di saung kebunnya ini juga ada nyala lampu senter, radio yang menyala dan ada api unggun kecil.

Karena penasaran, dia pun mengejar dari belakang dan terus mengikuti kedua ekor macan itu.

Ternyata, kedua macan itu berjalan ke arah sumber mata air Cisatu di Sungai Cibutun yang kering.

"Sepertinya kedua macan itu mencari minum ke sumber mata air Cisatu. Karena di sini lagi kemarau ekstrem sudah tujuh bulan, hutan-hutan banyak yang kebakaran," ujar dia.

Menurut Cecep, dia beberapa kali melihat kedua macan itu. Bahkan dia mengaku sempat dikejar kedua macan saat mengintip bersama salah seorang temannya.

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Permudah Belajar Online, Universitas Andalas Dirikan Kampus Desa

Permudah Belajar Online, Universitas Andalas Dirikan Kampus Desa

Regional
Pencarian 5 Korban Hilang Terseret Ombak di Pantai Goa Cemara Diperluas

Pencarian 5 Korban Hilang Terseret Ombak di Pantai Goa Cemara Diperluas

Regional
Kronologi Terbongkarnya Kepala Sekolah Lecehkan Guru TK di Ruangannya, Korban Berhasil Melarikan Diri

Kronologi Terbongkarnya Kepala Sekolah Lecehkan Guru TK di Ruangannya, Korban Berhasil Melarikan Diri

Regional
4 ASN Positif Covid-19, Kantor Sekretariat Pemkab Blitar Tutup

4 ASN Positif Covid-19, Kantor Sekretariat Pemkab Blitar Tutup

Regional
KA Lokal Merak-Rangkasbitung Kembali Beroperasi 9 Agustus, Ini Jadwalnya

KA Lokal Merak-Rangkasbitung Kembali Beroperasi 9 Agustus, Ini Jadwalnya

Regional
Rapid Test Reaktif, Ibu yang Melahirkan di RS Tanpa Bantuan Tenaga Medis Mengaku Kecewa karena Bayinya Meninggal

Rapid Test Reaktif, Ibu yang Melahirkan di RS Tanpa Bantuan Tenaga Medis Mengaku Kecewa karena Bayinya Meninggal

Regional
Pemkot Bengkulu Beri Kuota Internet Gratis untuk Siswa dan Guru SMP

Pemkot Bengkulu Beri Kuota Internet Gratis untuk Siswa dan Guru SMP

Regional
Kantor PDI-P Cianjur Dilempar Bom Molotov, Pintu Depan Terbakar

Kantor PDI-P Cianjur Dilempar Bom Molotov, Pintu Depan Terbakar

Regional
1 Kecamatan di Trenggalek Jadi Zona Hijau, 3 SMP akan Gelar Belajar Tatap Muka

1 Kecamatan di Trenggalek Jadi Zona Hijau, 3 SMP akan Gelar Belajar Tatap Muka

Regional
Pasien Covid-19 yang Meninggal di Banyumas Bertambah, Satu Kampung di-Lockdown

Pasien Covid-19 yang Meninggal di Banyumas Bertambah, Satu Kampung di-Lockdown

Regional
INACA Kampanyekan Terbang Aman di Tengah Wabah Covid-19

INACA Kampanyekan Terbang Aman di Tengah Wabah Covid-19

Regional
Cerita Jonathan Belajar Online, Jual Pempek demi Beli Kuota Internet

Cerita Jonathan Belajar Online, Jual Pempek demi Beli Kuota Internet

Regional
Penjelasan RS Terkait Ibu yang Kehilangan Bayinya karena Tak Dihiraukan Petugas Saat Persalinan

Penjelasan RS Terkait Ibu yang Kehilangan Bayinya karena Tak Dihiraukan Petugas Saat Persalinan

Regional
Terkatung 12 Hari di Laut Natuna, Kapal Nelayan Selamat berkat Layar Terpal

Terkatung 12 Hari di Laut Natuna, Kapal Nelayan Selamat berkat Layar Terpal

Regional
Guru TK Dilecehkan Kepala Sekolah Dalam Ruangan, Bajunya Ditarik hingga Robek

Guru TK Dilecehkan Kepala Sekolah Dalam Ruangan, Bajunya Ditarik hingga Robek

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X