Kasus Gadis 16 Tahun Disiksa karena Dituduh Curi Cincin, 7 Pelaku Masih Miliki Hubungan Keluarga dengan Korban

Kompas.com - 01/11/2019, 05:50 WIB
N (16) saat diikat oleh warga Desa Babulu Selatan, Kecamatan Kobalima, Kabupaten Malaka, Nusa Tenggara Timur (NTT), karena dituduh mencuri cincin. Dokumen Warga Desa Babulu SelatanN (16) saat diikat oleh warga Desa Babulu Selatan, Kecamatan Kobalima, Kabupaten Malaka, Nusa Tenggara Timur (NTT), karena dituduh mencuri cincin.

KOMPAS.com - Kepolisian Resor Belu, Nusa Tenggara Timur ( NTT), telah menetapkan tujuh tersangka pelaku penyiksaan terhadap N, gadis berusia 16 tahun di Desa Babulu Selatan, Kecamatan Kobalima, Kabupaten Malaka.

Tujuh orang tersebut, termasuk Kepala Desa Babulu Selatan berinisial PL, yang melakukan penganiayaan dengan cara memukul dan menggantung N menggunakan tali plastik.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Belu AKP Sepuh A I Siregar mengatakan, motif para tersangka melakukan penganiayaan terhadap N karena kesal dan malu ada keluarga yang mencuri.


Tujuh orang pelaku ini masih memiliki hubungan keluarga dengan korban N.

Berikut ini fakta selengkapnya:

1. Kronologi kejadian

Ilustrasi garis polisi.THINKSTOCK Ilustrasi garis polisi.

Sepuh mengatakan, kejadian yang dialami N terjadi pada 17 Oktober, di mana ia dituduh mencuri incin milik warga bernama Aplonaris Bere.

Kemudian, tujuh tersangka yang masih memiliki hubungan keluarga dengan N membawa korban ke Posyandu Desa Babulu.

Setelah tiba di posyandu, tujuh tersangka melakukan kekerasan dengan cara memukul menggunakan tangan dan kayu, serta menendang, dan menggantung korban menggunakan seutas tali plastik.

Dijelaskan Sepuh, aksi penganiayaan pertama dilakukan oleh HK, yang memukul tubuh sebanyak dua kali menggunakan batang kayu damar.

Selanjutnya MH, dua kali menampar korban. Kemudian MU menampar lagi korban sebanyak satu kali.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X