Korban Kerusuhan Penajam Paser Utara Diberi Bantuan Rp 3,7 Juta Per KK

Kompas.com - 31/10/2019, 17:18 WIB
Petugas Polda Kaltim sedang membersihkan puing-puing pasca-kerusuhan di Pelabuhan Feri Kelurahan Penajam Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kamis (17/10/2019). Dok. Humas Polda Kaltim Petugas Polda Kaltim sedang membersihkan puing-puing pasca-kerusuhan di Pelabuhan Feri Kelurahan Penajam Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kamis (17/10/2019).

SAMARINDA, KOMPAS.com - Posko penanganan korban terdampak kerusuhan di pelabuhan feri Kelurahan Penajam, Kecamatan Penajam, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), resmi ditutup, Selasa (29/10/2019).

Total sumbangan uang tunai yang masuk hingga 28 Oktober 2019 sebesar Rp 353 juta.

Sumbangan tersebut berasal dari perorangan hingga perusahaan swasta yang dihimpun tim di lokasi.

Selain dana tunai, sumbangan juga diberikan berupa barang dan sembako seperti beras, telur ayam, mi instant, gula pasir, susu kaleng, minyak goreng, air mineral, hingga pakaian layak pakai.

"Semua bantuan itu sudah kita bagikan ke setiap kepala keluarga (KK) dengan uang tunai Rp 3, 7 juta per KK," ungkap Plt Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) PPU, Ahmad Usman, saat dikonfirmasi Kompas.com, Rabu (30/10/2019).

Baca juga: Kerugian Akibat Kerusuhan di Penajam Paser Utara Capai Rp 7,3 Miliar

Ahmad mengatakan, jumlah korban yang menerima bantuan sebanyak 94 KK atau total 352 jiwa.

Mereka tersebar di pos pengungsi Mes Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PPK) maupun yang tinggal sementara di rumah keluarga.

"Semua telah mengambil bantuan tunai dan sembako di posko," ujar dia.

Kini seluruh korban terdampak sudah menyewa tempat tinggal, dan sebagian lain memiliki tinggal bersama keluarga.

Sebelumnya diberitakan, pada Rabu (16/10/2019) lalu situasi di lokasi ini mencekam.

Massa membakar sebagian rumah yang berada di kawasan itu.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Etek Lawu, Komunitas Pegadang Sayur Keliling Beromzet Rp 1,5 M Per Hari

Etek Lawu, Komunitas Pegadang Sayur Keliling Beromzet Rp 1,5 M Per Hari

Regional
Anggota Brimob Polda Sulteng Tewas Ditembak Usai Laksanakan Shalat Jumat

Anggota Brimob Polda Sulteng Tewas Ditembak Usai Laksanakan Shalat Jumat

Regional
Banyak Temui TKI Terlantar di Luar Negeri, Dedi Mulyadi Usul Petugas KBRI Berjaga di Bandara

Banyak Temui TKI Terlantar di Luar Negeri, Dedi Mulyadi Usul Petugas KBRI Berjaga di Bandara

Regional
Noken hingga Camilan Lokal Disiapkan Jadi Oleh-oleh PON Papua

Noken hingga Camilan Lokal Disiapkan Jadi Oleh-oleh PON Papua

Regional
Bentang Alam Berubah Pasca-gempa di Sigi, Sabo Dam Dibangun untuk Cegah Longsor dan Banjir Bandang

Bentang Alam Berubah Pasca-gempa di Sigi, Sabo Dam Dibangun untuk Cegah Longsor dan Banjir Bandang

Regional
Cemburu, Pemuda Ini Bacok Sopir Truk Tronton Berkali-kali di Kontrakan

Cemburu, Pemuda Ini Bacok Sopir Truk Tronton Berkali-kali di Kontrakan

Regional
Jelang Pilkada 2020, Calon Panwascam Diseleksi Secara Online

Jelang Pilkada 2020, Calon Panwascam Diseleksi Secara Online

Regional
Kisah Rifal Pembudidaya Ular, Berawal dari Hobi Kini Jadi Bisnis Menguntungkan

Kisah Rifal Pembudidaya Ular, Berawal dari Hobi Kini Jadi Bisnis Menguntungkan

Regional
Satu Anggota Brimob Polda Sulteng Gugur Seusai Baku Tembak

Satu Anggota Brimob Polda Sulteng Gugur Seusai Baku Tembak

Regional
750 Rumah di Solok Selatan Terendam Banjir, 469 Warga Mengungsi

750 Rumah di Solok Selatan Terendam Banjir, 469 Warga Mengungsi

Regional
Dompet Dhuafa dan Kabupaten Magetan Berkolaborasi Berantas Kemiskinan

Dompet Dhuafa dan Kabupaten Magetan Berkolaborasi Berantas Kemiskinan

Regional
Polemik Rumah Deret Tamansari, Warga Digusur hingga Komnas HAM Angkat Suara

Polemik Rumah Deret Tamansari, Warga Digusur hingga Komnas HAM Angkat Suara

Regional
Cerita Petani di Kampar yang Rugi Ratusan Juta Rupiah akibat Banjir

Cerita Petani di Kampar yang Rugi Ratusan Juta Rupiah akibat Banjir

Regional
Kronologi Dedi Mulyadi Selamatkan TKI Telantar Asal NTT di Bandara Dubai, Terpisah dari Sang Agen

Kronologi Dedi Mulyadi Selamatkan TKI Telantar Asal NTT di Bandara Dubai, Terpisah dari Sang Agen

Regional
Diguyur Hujan 4 Jam, Sejumlah Wilayah di Samarinda Terendam Banjir

Diguyur Hujan 4 Jam, Sejumlah Wilayah di Samarinda Terendam Banjir

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X