Kerugian Akibat Kerusuhan di Penajam Paser Utara Capai Rp 7,3 Miliar

Kompas.com - 31/10/2019, 15:08 WIB
Petugas dari Polda Kaltim dan Kodam Mulawarman membersihkan lokasi setelah massa membakar ratusan bangunan di Pelabuhan Feri Kelurahan Penajam Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kamis (17/10/2019). Dok. Humas Polda Kaltim Petugas dari Polda Kaltim dan Kodam Mulawarman membersihkan lokasi setelah massa membakar ratusan bangunan di Pelabuhan Feri Kelurahan Penajam Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kamis (17/10/2019).

SAMARINDA, KOMPAS.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) mencatat, total kerugian yang disebabkan kerusuhan di Pelabuhan Feri Kelurahan Penajam, pada Rabu (16/10/2019) lalu mencapai Rp 7,3 miliar.

Plt BPBD PPU Ahmad Usman mengatakan, total kerugian itu terbagi dalam tiga kategori, yaitu kerusakan dan kerugian perumahan sebanyak Rp 5,3 miliar.

Sementara, kerugian sosial pendidikan sebanyak Rp 1,6 miliar dan kerugian perdagangan Rp 335 juta.

Total ada 158 bangunan dan rumah yang dibakar. Korban terdampak sebanyak 94 kepala keluarga (KK) atau total 352 jiwa yang tersebar di tiga RT yakni RT 06, RT 07 dan RT 08.

Bangunan lain yang juga terbakar adalah bangunan tempat usaha sebanyak 21 unit, dua kios atau warung, satu bangunan sekolah Madrasah Ibtidayah Al-Maun, 12 unit sepeda motor, 3 unit mobil, 1 unit perahu kelotok, satu bangunan loket karcis, dan 3 jembatan kecil.

Kerugian non materil lain seperti traumatik anak-anak dan perempuan yang terdampak korban kerusuhan.

"Tapi Insya Allah semua bisa teratasi dengan baik," ungkap Ahmad, Rabu (30/10/2019).

Penanganan

Ahmad mengatakan, pascakerusuhan, terdapat sejumlah penangan cepat yang dilakukan pemerintah daerah, TNI dan Polri, serta sejumlah stakeholder lainnya. 

Baca juga: Pasca-rusuh di Penajam Paser Utara, BNPB Catat 105 Rumah dan 1 Sekolah Terbakar

Misalnya. membuka pos layanan pengungsi, pos kesehatan, pos keamanan oleh TNI/Polri, pos layanan dapur umum, pos penerimaan bantuan logistik, dan lain lain.

Penanganan lain dengan menyediakan kebutuhan air bersih, kebutuhan sandang dan pangan, layanan kesehatan dan trauma healing, prioritas kelompok rentan, balita dan lansia, layanan pendidikan bagi korban terdampak, penyediaan sarana transportasi dan akomodasi, serta studi kesiapan untuk pemulangan pengungsi.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Selundupkan 6 Warga China Via Laut, Dua Warga Indonesia Diperiksa Polisi

Selundupkan 6 Warga China Via Laut, Dua Warga Indonesia Diperiksa Polisi

Regional
Pemeriksaan Maraton oleh KPK Terkait Kasus Mantan Bupati Mojokerto

Pemeriksaan Maraton oleh KPK Terkait Kasus Mantan Bupati Mojokerto

Regional
Kronologi Bocah 3 Tahun Tewas Dianiaya Ayah Kandungnya karena Rewel Saat Mandi

Kronologi Bocah 3 Tahun Tewas Dianiaya Ayah Kandungnya karena Rewel Saat Mandi

Regional
Menguak Bisnis Pen Gun di Makassar, Fenomena Baru hingga Peluru dari Luar Negeri

Menguak Bisnis Pen Gun di Makassar, Fenomena Baru hingga Peluru dari Luar Negeri

Regional
Mobil Polisi Digembok karena Parkir di Jalan, Ini Penjelasan Polisi

Mobil Polisi Digembok karena Parkir di Jalan, Ini Penjelasan Polisi

Regional
Pawang yang Digigit King Kobra Disebut Lakukan Ritual Jinakkan Ular, Bukan Atraksi

Pawang yang Digigit King Kobra Disebut Lakukan Ritual Jinakkan Ular, Bukan Atraksi

Regional
Cerita Mahasiswa Indonesia yang Keluar dari China Saat Corona Mulai Mewabah

Cerita Mahasiswa Indonesia yang Keluar dari China Saat Corona Mulai Mewabah

Regional
Bolos Kerja 176 Hari, Ini Sanksi bagi 3 Guru SD dan 1 Pegawai Administrasi SMP di Kudus

Bolos Kerja 176 Hari, Ini Sanksi bagi 3 Guru SD dan 1 Pegawai Administrasi SMP di Kudus

Regional
Cerita Ayah Telepon Putrinya di Wuhan 3 Jam Sekali Hanya untuk Tanya Kabar

Cerita Ayah Telepon Putrinya di Wuhan 3 Jam Sekali Hanya untuk Tanya Kabar

Regional
60 Ternak di Gunungkidul Mati Mendadak Sejak Desember 2019, 6 karena Antraks

60 Ternak di Gunungkidul Mati Mendadak Sejak Desember 2019, 6 karena Antraks

Regional
Balita asal China Masih Diisolasi di RSUD NTB

Balita asal China Masih Diisolasi di RSUD NTB

Regional
Zuhri Pantau Istrinya yang Sedang Selesaikan Program Doktor di Wuhan Lewat Telepon

Zuhri Pantau Istrinya yang Sedang Selesaikan Program Doktor di Wuhan Lewat Telepon

Regional
Begini Nasib Siswi SD yang Diculik dan Dicabuli hingga Hamil 9 Bulan

Begini Nasib Siswi SD yang Diculik dan Dicabuli hingga Hamil 9 Bulan

Regional
Cegah Penyebaran Corona, Pemkab Bantul Pantau Warung Makan yang Sajikan Kelelawar

Cegah Penyebaran Corona, Pemkab Bantul Pantau Warung Makan yang Sajikan Kelelawar

Regional
174 Turis China di Solo Akan Segera Dipulangkan

174 Turis China di Solo Akan Segera Dipulangkan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X