Tanjakan Tarahan, Lokasi Sekeluarga Tewas Ditabrak Truk, Dikenal Rawan Sejak Lama

Kompas.com - 31/10/2019, 10:29 WIB
Truk bernomor polisi BE 9037 NE bermuatan bahan makanan terbalik setelah menabrak sepeda motor yang terparkir di Tanjakan Tarahan, Minggu (27/10/2019) pagi. Satu keluarga tewas dtabrak truk tersebut saat berswafoto. KOMPAS.com/TRI PURNA JAYATruk bernomor polisi BE 9037 NE bermuatan bahan makanan terbalik setelah menabrak sepeda motor yang terparkir di Tanjakan Tarahan, Minggu (27/10/2019) pagi. Satu keluarga tewas dtabrak truk tersebut saat berswafoto.

LAMPUNG, KOMPAS.com – Jalan Lintas Sumatra (Jalinsum) yang melalui jalur Tanjakan Tarahan harus mendapat perhatian khusus bagi pengendara yang melintasi jalur tersebut.

Khususnya rambu-rambu yang sudah dipasang jauh sebelum memasuki kawasan tanjakan.

Ketua Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) wilayah Lampung IB Ilham Malik mengatakan, Jalinsum KM 21 – 22 Desa Tarahan itu memang sudah sejak lama dikenal daerah yang rawan kecelakaan lalu lintas.

“Sejak lama perlintasan Tarahan dikenal rawan dan sejak lama juga Pemerintah Provinsi Lampung telah berupaya untuk mengurangi potensi kecelakaan di segmen itu,” katanya, Rabu (30/10/2019).

Baca juga: Dilarang Swafoto di Tanjakan Tarahan, Lokasi Satu Keluarga Tewas Ditabrak Truk

Ilham mengatakan, pemerintah beberapa kali berupaya mengurangi kecelakaan di jalur Tanjakan Tarahan dengan cara melakukan pelebaran jalan, mengurangi curaman dan menyediakan tempat kendaraan truk untuk beralih jika mengalami masalah seperti rem blong.

"Pemerintah juga telah memasang plang untuk mengurangi kecendrungan masyarakat untuk berhenti," katanya.

"Karena di setiap sisi turunan dipasang plang agar tidak ada kendaraan yang berhenti. Kemudian tidak ada kendaraan yang jatuh ke jurang. Apalagi seperti kejadian kemarin ada pengendara yang ber-selfi." 

Dia pun mengungkapkan, jalan Tarahan yang menghubungkan Pulau Sumatera butuh penanganan khusus dan jauh-jauh hari pemerintah sudah memasang rambu-rambu.

Baca juga: Sopir Truk Penabrak Satu Keluarga Saat Swafoto Jadi Tersangka

 

Maka itu, ia menghimbau semua pengendara harus memperhatikan rambu-rambu yang terpasang di ruas jalan dan mematuhinya.

"Karana rambu-rambu itu di pasang berdasarkan kajian agar pengendara dapat kearah yang baik. Jadi bagi pengendara roda empat dan dua harus fokus jika melewati Tanjakan Tarahan agar tidak mengalami kecelakaan,” kata Ilham.

Diketahui, satu keluarga yang berswafoto di lokasi itu tewas setelah ditabrak truk pengangkut bahan makanan pada Minggu (27/10/2019) kemarin.

Satu keluarga terdiri dari suami istri dan kedua anak kecil yakni Jufebri Mars, Santiah (35) dan kedua anaknya Dini Pratiwi serta Dino Framdan (8), keempatnya warga Desa Tanjung Aman, Kecamatan Kota Bumi Selatan, Kabupaten Lampung Utara.

Baca juga: [POPULER NUSANTARA] Gelagat Mencurigakan Tukang Gali Kubur | Swafoto, 1 Keluarga Tewas Ditabrak Truk

 



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dinkes Kota Padang Targetkan 700.000 Warga Menerima Vaksin Covid-19

Dinkes Kota Padang Targetkan 700.000 Warga Menerima Vaksin Covid-19

Regional
Gubernur Kalbar Geram karena Lahan Konsesi Sengaja Dibakar: Mereka Pikir Saya Takut

Gubernur Kalbar Geram karena Lahan Konsesi Sengaja Dibakar: Mereka Pikir Saya Takut

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 1 Maret 2021

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 1 Maret 2021

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 1 Maret 2021

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 1 Maret 2021

Regional
Diduga Korupsi Dana Rehabilitasi SD, Eks Pejabat Disdik Bantaeng Ditahan

Diduga Korupsi Dana Rehabilitasi SD, Eks Pejabat Disdik Bantaeng Ditahan

Regional
Tambak Dipasena Dibangun Ulang, Bupati Tulang Bawang Berikan Apresiasi kepada Jokowi

Tambak Dipasena Dibangun Ulang, Bupati Tulang Bawang Berikan Apresiasi kepada Jokowi

Regional
Gubernur: Agar Orang Mau Berkunjung ke Bali, Pandemi Harus Dikendalikan

Gubernur: Agar Orang Mau Berkunjung ke Bali, Pandemi Harus Dikendalikan

Regional
Bali Siapkan Zona Hijau Covid-19 untuk Wisatawan Asing dan Domestik

Bali Siapkan Zona Hijau Covid-19 untuk Wisatawan Asing dan Domestik

Regional
Terduga Pembunuh Pemilik Toko di Blitar Disebut Paham Lokasi, Polisi: Sebagian CCTV Ditutup Lakban

Terduga Pembunuh Pemilik Toko di Blitar Disebut Paham Lokasi, Polisi: Sebagian CCTV Ditutup Lakban

Regional
2.500 Anggota Polda Bali Terima Vaksin Covid-19, Kapolda: Tetap Patuhi Protokol Kesehatan

2.500 Anggota Polda Bali Terima Vaksin Covid-19, Kapolda: Tetap Patuhi Protokol Kesehatan

Regional
Wacana KLB Digelar di Bali, Demokrat Bali: Itu Ilegal, Kami Menolak Tegas

Wacana KLB Digelar di Bali, Demokrat Bali: Itu Ilegal, Kami Menolak Tegas

Regional
Pemilik Toko di Blitar Tewas akibat Hantaman Benda Tumpul di Kepala

Pemilik Toko di Blitar Tewas akibat Hantaman Benda Tumpul di Kepala

Regional
Jokowi Berharap Setelah Vaksinasi Ekonomi dan Pariwisata di DIY Tumbuh

Jokowi Berharap Setelah Vaksinasi Ekonomi dan Pariwisata di DIY Tumbuh

Regional
Jokowi Tinjau Vaksinasi Massal di Yogyakarta, Menkes Klaim Pelaksanaannya Lebih Rapi

Jokowi Tinjau Vaksinasi Massal di Yogyakarta, Menkes Klaim Pelaksanaannya Lebih Rapi

Regional
Fakta Perempuan Muda Tewas di Kamar Hotel, Tergeletak di Lantai dan Alami Luka di Kepala

Fakta Perempuan Muda Tewas di Kamar Hotel, Tergeletak di Lantai dan Alami Luka di Kepala

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X