Proyek Gedung Mangkrak karena Korupsi, Mahasiswa UBB Diwisuda di Hotel

Kompas.com - 31/10/2019, 08:29 WIB
Gedung auditorium Kampus UBB yang mangkrak karena tersandung praktik korupsi, Rabu (30/10/2019). KOMPAS.com/HERU DAHNURGedung auditorium Kampus UBB yang mangkrak karena tersandung praktik korupsi, Rabu (30/10/2019).

PANGKAL PINANG, KOMPAS.com - Ratusan mahasiswa Universitas Bangka Belitung kembali harus menjalani wisuda di hotel karena pembangunan gedung auditorium masih terbengkalai.

Proyek pembangunan gedung di kampus negeri itu dihentikan setelah sejumlah kontraktor dan pegawai ditahan terkait kasus korupsi.

Kasubag Humas UBB, Agus Susanto mengatakan, 479 mahasiswa menjalani prosesi wisuda di salah satu hotel bintang lima karena gedung auditorium belum bisa digunakan.

Baca juga: Hari Batik, Pelajar Disabilitas di Pangkal Pinang Diajari Membatik


Dalam setahun, UBB melaksanakan 2 sampai 3 kali wisuda. Sejak lima tahun terakhir, wisuda rutin dilaksanakan di hotel dengan biaya tambahan yang dibebankan pada calon wisudawan.

"Kalau proses hukum setahu saya sudah kelar, namun sampai sekarang untuk SP3 belum dikeluarkan, sehingga kita untuk proses penyelesaian gedung yang mangkrak belum bisa diajukan," kata Agus saat dikonfirmasi Kompas.com, Rabu (30/10/2019).

Pembangunan gedung auditorium UBB di kompleks kampus daerah Balun Ijuk dimulai sejak 2013 menggunakan anggaran pemerintah pusat Rp 13 miliar.

Sebanyak Rp 2,8 miliar diduga menjadi kerugian negara karena progres pembangunan yang tidak sesuai dalam laporan pengerjaan.

Proses pembangunan sempat dinilai bermasalah karena faktor cuaca dan distribusi material yang harus didatangkan dari daerah luar.

Kasie Penkum Kejati Bangka Belitung Roy Arland mengatakan, para pelaku terkait kasus korupsi gedung auditorium telah divonis hakim dengan putusan inkrah.

Baca juga: Wakil Direktur RSUD Langsa Ditahan karena Diduga Korupsi Genset Rumah Sakit

Selain pembangunan gedung auditorium, proyek pengadaan perangkat labor teknik UBB juga berurusan dengan hukum karena diduga sarat praktik korupsi.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X