Penyandang Disabilitas di Jateng Bisa Daftar CPNS 2019

Kompas.com - 30/10/2019, 21:40 WIB
Ilustrasi CPNS Kemenristekdikti 2018 Dok. KemenristekdiktiIlustrasi CPNS Kemenristekdikti 2018

SEMARANG, KOMPAS.com - Penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) tahun 2019 juga bakal diperuntukkan bagi penyandang disabilitas di Jawa Tengah.

Hal tersebut disampaikan Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Jawa Tengah Wisnu Zahro saat ditemui Kompas.com di kantornya Jl. Stadion Selatan No.1 Semarang Tengah, Rabu (30/10/2019).

"Selama persyaratan itu diperbolehkan kita buka kesempatan untuk jadi PNS bagi penyandang disabilitas. Karena supaya tidak ada diskriminasi dalam proses rekrutmen pekerjaan," ujar Wisnu.

Wisnu mengaku pihaknya akan segera merapatkan untuk menentukan jumlah formasi bagi para difabel.

Baca juga: Kisah Para Siswa Penyandang Disabilitas yang Tidak Ingin Dianggap Sebagai Beban

"Besok akan kita rapatkan untuk menentukan berapa banyak kuota bagi para difabel. Karena memang ada beberapa lowongan yang tidak bisa diisi oleh kaum difabel. Seperti dokter, dan perawat karena formasi itu sejak awal punya aturan masing-masing," jelas Wisnu.

Wisnu menjelaskan adapun lowongan CPNS yang bisa diisi oleh para difabel antara lain posisi sebagai analis kepegawaian. 

"Syaratnya yang penting bisa lancar menulis, verbalisasi dan sehat jasmani dan rohani. Lalu lowongan umum boleh diisi difabel. Kita berikan kepada masyarakat untuk melamar CPNS tanpa mendiskriminasikan kalangan tertentu," tandasnya.

Baca juga: Pesan untuk Calon Peserta Tes CPNS: Hati-hati Input NIK

Syarat CPNS 2019 diperketat

Disamping itu, Wisnu mengklaim bahwa rekruitmen CPNS 2019 bakal lebih berat dari tahun sebelumnya.

Hal ini mengingat ada sejumlah persyaratan yang akan diperketat.

Termasuk memberikan syarat minimal IPK 3,0 bagi setiap sarjana yang melamar CPNS.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Baca tentang


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tertular Pasien, 4 Perawat RSUD Klungkung Positif Covid-19

Tertular Pasien, 4 Perawat RSUD Klungkung Positif Covid-19

Regional
'75 Tahun Merdeka, Desa Kami Belum Masuk Listrik, Anak-anak Belajar Pakai Lampu Teplok...'

"75 Tahun Merdeka, Desa Kami Belum Masuk Listrik, Anak-anak Belajar Pakai Lampu Teplok..."

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 13 Agustus 2020

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 13 Agustus 2020

Regional
Warga yang Makan Daging Busuk BPNT Muntah-muntah

Warga yang Makan Daging Busuk BPNT Muntah-muntah

Regional
Masih Berkabung, Petugas Kesulitan Tracing Warga yang Rebut Jenazah Covid-19

Masih Berkabung, Petugas Kesulitan Tracing Warga yang Rebut Jenazah Covid-19

Regional
Tersangka Kasus Pengeroyokan dan Perusakan Midodareni di Solo Bertambah

Tersangka Kasus Pengeroyokan dan Perusakan Midodareni di Solo Bertambah

Regional
Kasus Randi, Mahasiswa UHO yang Tertembak dalam Demo, Disidangkan di PN Jaksel

Kasus Randi, Mahasiswa UHO yang Tertembak dalam Demo, Disidangkan di PN Jaksel

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 13 Agustus 2020

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 13 Agustus 2020

Regional
289 Anak Usia Sekolah Positif Corona di Papua, Ini Penjelasannya

289 Anak Usia Sekolah Positif Corona di Papua, Ini Penjelasannya

Regional
Belajar Tatap Muka SMP di Padang Panjang Berjalan Lancar, Ada 9 Aturan yang Harus Dipatuhi

Belajar Tatap Muka SMP di Padang Panjang Berjalan Lancar, Ada 9 Aturan yang Harus Dipatuhi

Regional
Pria Ini Bunuh Kekasihnya gara-gara Cium Bau Sperma di Sofa Rumah

Pria Ini Bunuh Kekasihnya gara-gara Cium Bau Sperma di Sofa Rumah

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 13 Agustus 2020

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 13 Agustus 2020

Regional
Gara-gara Rebutan Sebatang Pohon Asam, Kakek Ini Tewas Dibacok Pakai Parang

Gara-gara Rebutan Sebatang Pohon Asam, Kakek Ini Tewas Dibacok Pakai Parang

Regional
Warganya Sakit Makan Daging Busuk BPNT, Kepala Desa Ngamuk Buang Daging di Jalan

Warganya Sakit Makan Daging Busuk BPNT, Kepala Desa Ngamuk Buang Daging di Jalan

Regional
'Sejak Ada Corona, Pedagang Menderita Semua'

"Sejak Ada Corona, Pedagang Menderita Semua"

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X