Gresik Sediakan 460 Formasi untuk Seleksi CPNS 2019, Ini Rinciannya

Kompas.com - 30/10/2019, 09:16 WIB
Ilustrasi CPNS Kemenristekdikti 2018 Dok. KemenristekdiktiIlustrasi CPNS Kemenristekdikti 2018

GRESIK, KOMPAS.com - Sama dengan kabupaten/kota lain di Indonesia, Gresik, Jawa Timur, juga menyediakan beberapa alokasi formasi bagi yang berminat untuk menjadi pegawai negeri sipil pada agenda perekrutan kali ini.

Untuk kesempatan kali ini, ada sebanyak 460 alokasi formasi CPNS yang tersedia dan siap untuk diperebutkan oleh para pelamar, yang tersebar di beberapa fokus konsentrasi bidang pekerjaan.

"Kami ada alokasi formasi sebanyak 460, dengan rincian sebanyak 223 alokasi untuk tenaga guru (pendidikan), kemudian 118 untuk tenaga kesehatan, dan 119 tenaga teknis," ujar Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Gresik, Nadlif, Rabu (30/10/2019).

"Kami sebelumnya sempat mengajukan sebanyak 520, namun yang disetujui 460 alokasi formasi," jelasnya.

Baca juga: Sumbar Buka 3.521 Formasi CPNS, Ini Rinciannya

Untuk seleksi CPNS kali ini, BKD Gresik menyatakan, semua syarat dan ketentuan yang berlaku masih sama dengan sebelumnya. Termasuk, para pelamar diperkenankan untuk tetap melampirkan kartu kuning.

Sebelumnya, Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Gresik sempat mengusulkan agar kartu kuning tidak lagi menjadi salah satu persyaratan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Namun hal itu urung terjadi lantaran kartu kuning tetap harus dilampirkan sebagai tanda pelamar CPNS murni seorang pencari kerja.

Persoalan persyaratan kartu kuning sempat menjadi atensi saat Komisi IV DPRD Gresik melakukan inspeksi ke kantor Disnaker Gresik belum lama ini.

Pihak Disnaker ingin kartu kuning tidak lagi dijadikan persyaratan, karena data kartu kuning menjadi satu indikator angka pengangguran di Gresik.

Sebab semakin banyak yang meminta kartu kuning, maka data pengangguran dikatakan turut meningkat.

"Kami pastikan untuk kali ini tetap melampirkan kartu kuning," ucap dia.

Baca juga: Soal Kuota CPNS, Pemkab Garut Belum Terima Surat Resmi dari Kemenpan

Nadlif juga mewanti-wanti kepada para pelamar CPNS untuk tetap berhati-hati dan tidak mudah terkena bujuk rayu oknum tidak bertanggung jawab, yang biasa muncul menjelang pelaksanaan rekrutmen CPNS dengan janji bisa membantu dengan imbalan sejumlah uang atau materi.

"Lebih baik mengikuti dan sesuai dengan aturan yang sudah ditetapkan saja, berdoa dan percaya dengan kemampuan sendiri," pungkasnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tekan Dampak PPKM, Pemprov Jabar Akan Salurkan Bansos ke 1,9 Juta Keluarga

Tekan Dampak PPKM, Pemprov Jabar Akan Salurkan Bansos ke 1,9 Juta Keluarga

Regional
Serapan Anggaran Covid-19 Jateng Capai 17,28 Persen, Bukan 0,15 Persen

Serapan Anggaran Covid-19 Jateng Capai 17,28 Persen, Bukan 0,15 Persen

Regional
Ridwan Kamil Janji Usulkan PPKM yang Lebih Proporsional kepada Pemerintah Pusat

Ridwan Kamil Janji Usulkan PPKM yang Lebih Proporsional kepada Pemerintah Pusat

Regional
Ikuti Rakor Virtual Kampanye 3M, Ridwan Kamil Usulkan Tiga Hal ke Pemerintah Pusat

Ikuti Rakor Virtual Kampanye 3M, Ridwan Kamil Usulkan Tiga Hal ke Pemerintah Pusat

Regional
BST Mulai Disalurkan di Semarang, Walkot Hendi Jelaskan Teknis Distribusinya

BST Mulai Disalurkan di Semarang, Walkot Hendi Jelaskan Teknis Distribusinya

Regional
Atasi Dampak Pandemi, Anggota DPRD PDIP hingga Wali Kota Hendi Serahkan Gajinya

Atasi Dampak Pandemi, Anggota DPRD PDIP hingga Wali Kota Hendi Serahkan Gajinya

Regional
Percepat Pemulihan DAS Citarum, Jabar Gandeng Monash University

Percepat Pemulihan DAS Citarum, Jabar Gandeng Monash University

Regional
Kepada Wapres, Ridwan Kamil: Berita Baik, BOR Jabar Turun Terus

Kepada Wapres, Ridwan Kamil: Berita Baik, BOR Jabar Turun Terus

Regional
Percepat Herd Immunity, Pemkot Semarang Lakukan Vaksinasi Keliling

Percepat Herd Immunity, Pemkot Semarang Lakukan Vaksinasi Keliling

Regional
Dibantu Dompet Dhuafa, Para Guru Ngaji di Lampung Bisa Berkurban

Dibantu Dompet Dhuafa, Para Guru Ngaji di Lampung Bisa Berkurban

Regional
Dinilai Efektif, Kebijakan Ridwan Kamil Atasi Covid-19 Disorot Media Australia

Dinilai Efektif, Kebijakan Ridwan Kamil Atasi Covid-19 Disorot Media Australia

Regional
Walkot Madiun Prioritaskan Pembagian Daging Kurban untuk Warga Isoman

Walkot Madiun Prioritaskan Pembagian Daging Kurban untuk Warga Isoman

Regional
Bantu Pulihkan Sektor Kesehatan dan Ekonomi, Disparbud Jabar Ajak Pelaku Ekraf Ikuti Vaksinasi

Bantu Pulihkan Sektor Kesehatan dan Ekonomi, Disparbud Jabar Ajak Pelaku Ekraf Ikuti Vaksinasi

Regional
Jika Kasus Covid-19 Turun, Pemkot Semarang Akan Longgarkan Pembatasan

Jika Kasus Covid-19 Turun, Pemkot Semarang Akan Longgarkan Pembatasan

Regional
Bantu Warga Selama PPKM Darurat, Ganjar Minta Kepala Daerah Keluarkan Bansos

Bantu Warga Selama PPKM Darurat, Ganjar Minta Kepala Daerah Keluarkan Bansos

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X