Penjelasan Lengkap Barier di Tol Pandaan-Malang Bergerak Sendiri

Kompas.com - 30/10/2019, 06:01 WIB
Water barrier di Tol Pandaan-Malang yang bergerak sendiri karena tekanan angin Tangkapan layarWater barrier di Tol Pandaan-Malang yang bergerak sendiri karena tekanan angin

MALANG, KOMPAS.com – Sebuah video yang memperlihatkan pembatas jalan atau barier bergerak sendiri di Jalan Tol Pandaan- Malang beredar di media sosial dan menjadi perbincangan.

 

Video itu memperlihatkan dua barier bergerak sendiri dengan perlahan ke tengah jalan. Sementara sejumlah mobil tampak melintas dan berusaha untuk menghindar.

Peristiwa itu mengundang rasa penarasan dari netizen.

Namun, ternyata tidak ada unsur mistis dari peristiwa itu. 

Humas PT Jasamarga Pandaan Malang Agus Tri Antyo menjelaskan, peristiwa itu terjadi di Km 62-67 Tol Pandaan-Malang.

Penyebab barier bergerak karena angin kencang.

Baca juga: Viral Video Barrier di Tol Pandaan-Malang Bergerak Sendiri, Ini Penjelasannya

Ruas tol di daerah itu berupa lorong atau bukit yang digali, sedangkan di sisi selatan terdapat lembah yang terbuka.

Konstruksi area itu dinilai dapat memicu tekanan angin yang mendorong barier bergerak ke tengah.

Apalagi dua barier tersebut tak terisi air sehingga sangat mudah bergerak jika tertiup angin.

“Kebetulan di sta 62-67 adalah bukit yang digali sehingga seperti lorong, sedangkan di sisi selatan lembah terbuka sehingga angin dari lembah yang lumayan kuat ketika melewati lorong bisa semakin kuat,” ujar Agus saat dihubungi Kompas.com, Selasa (29/10/2019).

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cerita Wahyuni Melahirkan di Tepi Jalan Berlumpur, Beralas Tikar Pandan dan Dipayungi Warga

Cerita Wahyuni Melahirkan di Tepi Jalan Berlumpur, Beralas Tikar Pandan dan Dipayungi Warga

Regional
Apes, Pelaku Ini Tak Sadar Tawarkan Jasa Khusus Jalan Tikus Bebas Rapid Test ke Danramil dan Ditangkap

Apes, Pelaku Ini Tak Sadar Tawarkan Jasa Khusus Jalan Tikus Bebas Rapid Test ke Danramil dan Ditangkap

Regional
Tol Pekanbaru-Dumai Gratis Selama Dua Pekan

Tol Pekanbaru-Dumai Gratis Selama Dua Pekan

Regional
Istri Gubernur Bali Terpapar Covid-19, Diumumkan lewat Video Berdurasi 13 Menit

Istri Gubernur Bali Terpapar Covid-19, Diumumkan lewat Video Berdurasi 13 Menit

Regional
Tak Hanya Gowes, Tour de Borobudur 12 Hadirkan Pengalaman Naik Kereta Uap

Tak Hanya Gowes, Tour de Borobudur 12 Hadirkan Pengalaman Naik Kereta Uap

Regional
Dugaan Kampanye Terselubung Petahana di Pilkada Ogan Ilir, Lantik Karang Taruna hingga Bantuan Covid-19

Dugaan Kampanye Terselubung Petahana di Pilkada Ogan Ilir, Lantik Karang Taruna hingga Bantuan Covid-19

Regional
Terungkap, Ini Motif Pelaku Pembunuh Sekretaris yang Jasadnya Ditemukan di Kebun Sawit

Terungkap, Ini Motif Pelaku Pembunuh Sekretaris yang Jasadnya Ditemukan di Kebun Sawit

Regional
Mayat Sekretaris yang Hamil Ditemukan di Kebun Sawit Ternyata Korban Begal, Pelaku Ditangkap

Mayat Sekretaris yang Hamil Ditemukan di Kebun Sawit Ternyata Korban Begal, Pelaku Ditangkap

Regional
Tak Kuat Lewati Jalan Rusak, Wahyuni Menepi dan Melahirkan di Jalan Berlumpur

Tak Kuat Lewati Jalan Rusak, Wahyuni Menepi dan Melahirkan di Jalan Berlumpur

Regional
Ini Daftar 12 Daerah dan Paslon yang Mengikuti Pilkada Serentak Sulsel 2020

Ini Daftar 12 Daerah dan Paslon yang Mengikuti Pilkada Serentak Sulsel 2020

Regional
Wali Kota Tegal Mengaku Tak Tahu Ada Panggung Dangdut Megah di Hajatan Wakil Ketua DPRD

Wali Kota Tegal Mengaku Tak Tahu Ada Panggung Dangdut Megah di Hajatan Wakil Ketua DPRD

Regional
Marak Atraksi Topeng Monyet di Semarang, Satpol PP Gandeng Komunitas Pencinta Hewan

Marak Atraksi Topeng Monyet di Semarang, Satpol PP Gandeng Komunitas Pencinta Hewan

Regional
Jadi Tim Pengacara Bambang Trihatmodjo, Busyro Muqoddas Dikritik Pukat UGM

Jadi Tim Pengacara Bambang Trihatmodjo, Busyro Muqoddas Dikritik Pukat UGM

Regional
30 Nakes di Sorong Terpapar Covid-19, Rumah Sakit dan 3 Puskesmas Ditutup

30 Nakes di Sorong Terpapar Covid-19, Rumah Sakit dan 3 Puskesmas Ditutup

Regional
'Tiba-tiba Ada Mobil Oleng dan Menabrak Mereka, Istri Saya Langsung Meninggal'  

"Tiba-tiba Ada Mobil Oleng dan Menabrak Mereka, Istri Saya Langsung Meninggal"  

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X