Jokowi Minta Kampus Unidar Ambon Siapkan Berkas Jadi Universitas Negeri

Kompas.com - 29/10/2019, 21:12 WIB
Presiden Jokowi bertemu dengan para kepala daerah di Maluku, Senin (28/10/2019) malam. Biro pers setpresPresiden Jokowi bertemu dengan para kepala daerah di Maluku, Senin (28/10/2019) malam.

AMBON, KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo ( Jokowi) meminta pihak kampus Universitas Darusalam ( Unidar) Ambon yang berlokasi di Desa Tulehu, Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah menyiapkan berkas jika ingin beralih menjadi universitas negeri.

Permintaan itu disampaikan Jokowi saat menjawab permintaan salah seorang dosen kampus tersebut saat berdialog dengan Jokowi di lokasi pengungsian Desa Tulehu, Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah, Selasa (29/10/2019).

Saat dialog itu dosen tersbut meminta kepada Jokowi agar kampus suasta tersebut dapat beralih status mejadi universitas negeri.

“Kalau mau negerikan (kampus) tolong siapkan berkas-berkasnya pak kalau ada,” kata Jokowi saat menjawab permintaan dosen tersebut.

Baca juga: Bupati Maluku Tengah: Kunjungan Jokowi Seperti Obat untuk yang Sakit

Jokowi berjanji jika berkas-berkas yang diminta telah terpenuhi dan diserahkan maka pemerintah akan segera menindaklanjuti agar kampus yang kini dijadikan lokasi pengungsian ribuan warga itu bisa menjadi universitas negeri.

“Tapi ini belum tentu  dikabulkan ya tapi saya minta berkas-berkasnya insya Allah nanti ditindaklanjuti,” kata Jokowi samba tersenyum lalu disambut tawa para pengungsi.

Selain meminta peralihan status kampus, kepada presiden dosen tersebut juga mengeluhkan kerusakan yang terjadi pada masjid di kampus itu, tapi saat pendataan oleh instansi terkait ternyata kerusakan masjid itu tidak tercatat.

Padahal kata dosen tersebut, saat ini masjid itu tidak lagi bisa digunakan karena mengalami keretakan parah.

Baca juga: Temui Jokowi, Bupati Kepulauan Tanimbar Keluhkan Leletnya Internet di Daerahnya

 

Saat mendengar curhatan dari dosen tersebut, Jokowi langsung meminta Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PURP) Basuki Hadimuljono untuk mencatat keluhan warga tersebut agar segera diperhatikan.

“Yang urusan masjid nanti urusan menteri PUPR langsung dicatat di tangan, nanti langsung di cek di lapangan,” kata Jokowi.

Adapun dalam kunjungan ke lokasi pengungsian di Desa Tulehu, Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah, Presiden Jokowi ikut didampingi, Ibu Negara, Iriana Joko Widodo. 

Juga Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono dan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi.

Ikut dalam kunungan itu juga Kepala Nasional Penanggulangan Bencana Daerah (BNPB) Letjen TNI Doni Monardo, Gubernur Maluku, Murad Ismail, Bupati Maluku Tengah, dan para pejabat daerah lainnya.

Baca juga: Dapat Hadiah Buku dari Presiden, Bocah Korban Gempa Maluku: I Love You Pak Jokowi 



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Fakta Terkini Gempa Magnitudo 5,9 Guncang Pangandaran, 1 Rumah di Ciamis Rusak, Getaran Terasa hingga Banyumas

Fakta Terkini Gempa Magnitudo 5,9 Guncang Pangandaran, 1 Rumah di Ciamis Rusak, Getaran Terasa hingga Banyumas

Regional
Bacok Istri dan Mertua karena Digugat Cerai, Residivis Pembunuhan Tewas Ditembak Polisi

Bacok Istri dan Mertua karena Digugat Cerai, Residivis Pembunuhan Tewas Ditembak Polisi

Regional
Tiga Perumahan di Kabupaten Bogor Terendam Banjir, 1.100 Jiwa Mengungsi

Tiga Perumahan di Kabupaten Bogor Terendam Banjir, 1.100 Jiwa Mengungsi

Regional
Akhir Perjalanan Perwira Polisi yang Jadi Kurir Sabu 16 Kilogram

Akhir Perjalanan Perwira Polisi yang Jadi Kurir Sabu 16 Kilogram

Regional
Gempa Magnitudo 5,9 Guncang Pangandaran, Satu Rumah Warga di Ciamis Rusak

Gempa Magnitudo 5,9 Guncang Pangandaran, Satu Rumah Warga di Ciamis Rusak

Regional
Wali Kota Tasikmalaya: Biarlah Saya Ditahan KPK, tapi...

Wali Kota Tasikmalaya: Biarlah Saya Ditahan KPK, tapi...

Regional
Diharapkan Ungguli Thailand, Sirkuit MotoGP Mandalika Incar 2 Hal Ini

Diharapkan Ungguli Thailand, Sirkuit MotoGP Mandalika Incar 2 Hal Ini

Regional
Gempa Magnitudo 5,9 Guncang Pangandaran, Ini Penjelasan PVMBG

Gempa Magnitudo 5,9 Guncang Pangandaran, Ini Penjelasan PVMBG

Regional
Gempa Magnitudo 5,9 Guncang Pangandaran, Getaran Terasa hingga Banyumas

Gempa Magnitudo 5,9 Guncang Pangandaran, Getaran Terasa hingga Banyumas

Regional
Gempa Pangandaran Magnitudo 5,9 Terasa hingga Sukabumi, Belum Ada Laporan Kerusakan

Gempa Pangandaran Magnitudo 5,9 Terasa hingga Sukabumi, Belum Ada Laporan Kerusakan

Regional
Oknum Perwira Polisi Jadi Kurir Sabu 16 Kg, Kapolda Riau: Dia Penghianat Bangsa

Oknum Perwira Polisi Jadi Kurir Sabu 16 Kg, Kapolda Riau: Dia Penghianat Bangsa

Regional
Hidup dengan Ibu ODGJ, 4 Anak Gizi Buruk Tak Kenal Lauk, Hanya Makan Nasi dengan Sayur Rebus

Hidup dengan Ibu ODGJ, 4 Anak Gizi Buruk Tak Kenal Lauk, Hanya Makan Nasi dengan Sayur Rebus

Regional
Dramatis, Penangkapan Perwira Polisi Kurir Sabu 16 Kilogram, Alami Luka Tembak hingga Langsung Dipecat

Dramatis, Penangkapan Perwira Polisi Kurir Sabu 16 Kilogram, Alami Luka Tembak hingga Langsung Dipecat

Regional
Fakta Lengkap Soal Fatwa Hukum Cambuk Bagi Pemain PUBG di Aceh...

Fakta Lengkap Soal Fatwa Hukum Cambuk Bagi Pemain PUBG di Aceh...

Regional
Gempa Terkini di Pangandaran Sempat Membuat Panik Wisatawan

Gempa Terkini di Pangandaran Sempat Membuat Panik Wisatawan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X