Bupati Kepulauan Tanimbar Tolak PI 10 Persen Blok Masela Dibagi ke NTT

Kompas.com - 29/10/2019, 17:22 WIB
Bupati Kepulauan Tanimbar, Petrus Fatlolon KOMPAS.com/RAHMAT RAHMAN PATTYBupati Kepulauan Tanimbar, Petrus Fatlolon

AMBON, KOMPAS.com - Bupati Kepulauan Tanimbar, Maluku, Petrus Fatlolon meminta pemerintah pusat tidak membagi hak participating interest (PI) 10 persen dari pengelolaan Blok Masela kepada provinsi lain.

Menurut Petrus, adanya informasi bahwa PI 10 persen pengelolaan blok gas Masela akan dibagi dua dengan provinsi lain telah disampaikannya langsung ke Presiden Joko Widodo.

Hal itu disampaikan saat pertemuan terbatas bersama Presiden dan Gubernur Maluku di Ambon, Senin (28/10/2019).

“Saya menyampaikan ke Bapak Presiden terkait ada informasi yang beredar satu minggu terakhir bahwa ada daerah lain yang  meminta porsi PI 10 persen. Saya menyampaikan ke Bapak Presiden bahwa saat ini kami di Maluku sedih, karena ada informasi PI itu akan dibagikan dengan provinsi lain,” ujar Petrus di Maluku Tengah, Selasa (29/10/2019).

Baca juga: Gubernur Viktor Sebut NTT Dapat Jatah 2,5 Miliar Dollar AS dari Blok Migas Masela

Petrus mengungkapkan, setelah menyampaikan langsung keluhan tersbeut kepada Presiden Jokowi, ternyata ada pesan dari Presiden bahwa informasi pembagian participating interest itu tidak benar.

Menurut Petrus, dalam pertemuan terbatas itu, Presiden Jokowi tidak menyebut bahwa pemerintah pusat telah menyetujui PI 10 persen Blok Masela akan dibagi dua dengan Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

“Bapak presiden senyum sambil menyampaikan ‘Pak Bupati belum sampai ke saya, tapi saya akan perhatikan aspirasi dari Maluku’. Artinya, bila ada informasi PI sudah dibagi, saya pikir belum ya karena tadi malam itu sudah rapat dengan Bapak Presiden,” kata Petrus.

Menurut Petrus, sesuatu yang wajar jika kepala daerah lain mengusulkan ke presiden agar PI 10 persen Blok Masela di bagi dua dengan Maluku.

Namun, sebagai daerah pemilik, Petrus menyatakan, Maluku dengan tegas menolak pembagian PI tersebut.

“Kami menolak jika itu dibagi dua. Kalau mau usulkan silakan, tapi hak Maluku itu 10 persen tidak boleh dibagi dua,” kata Petrus.

Terkait hal itu, menurut Petrus, Presiden juga telah menjadwalkan waktu untuk pertemuan lanjutan di Jakarta dalam waktu dekat.

“Tadi saat Bapak Presiden mau pamitan, Beliau sampaikan ke Bapak Gubernur dan Bapak Gubernur sampaikan ke saya bahwa mungkin minggu depan akan dilanjutkan pertemuan lanjutan di Jakarta,” ujar Petrus.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mengaku Kiai, 3 Penipu Ini Tukar Perhiasan Korban dengan Uang Logam

Mengaku Kiai, 3 Penipu Ini Tukar Perhiasan Korban dengan Uang Logam

Regional
3 Puskesmas di Kalsel Ditutup Imbas Tenaga Medis Positif Corona

3 Puskesmas di Kalsel Ditutup Imbas Tenaga Medis Positif Corona

Regional
Langgar Protokol Kesehatan, 9 Warung dan Toko di Banyuwangi Ditutup

Langgar Protokol Kesehatan, 9 Warung dan Toko di Banyuwangi Ditutup

Regional
Sering Terima Banyak Tamu, Gus Kamil Positif Covid-19 dan Meninggal

Sering Terima Banyak Tamu, Gus Kamil Positif Covid-19 dan Meninggal

Regional
Pengusaha A yang Pesan Artis H Diperiksa, Baru Bayar DP Rp 20 Juta

Pengusaha A yang Pesan Artis H Diperiksa, Baru Bayar DP Rp 20 Juta

Regional
Kementerian Pertanian Utus Tim Cek Ratusan Babi di Sikka Mati Mendadak

Kementerian Pertanian Utus Tim Cek Ratusan Babi di Sikka Mati Mendadak

Regional
Iming-iming Cokelat Jadi Modus Pria di Kotabaru Cabuli 5 Bocah Tetangganya

Iming-iming Cokelat Jadi Modus Pria di Kotabaru Cabuli 5 Bocah Tetangganya

Regional
Terpengaruh Video Porno, Pria Ini Nekat Cabuli 5 Bocah Tetangganya

Terpengaruh Video Porno, Pria Ini Nekat Cabuli 5 Bocah Tetangganya

Regional
Detik-detik Pegawai PDAM Jatuh ke Jurang 70 Meter karena Disengat Lebah, Ditemukan Tak Bisa Berjalan

Detik-detik Pegawai PDAM Jatuh ke Jurang 70 Meter karena Disengat Lebah, Ditemukan Tak Bisa Berjalan

Regional
Tak Terima Anak Gadis Dinikahkan dengan Pria 45 Tahun, Orangtua Lapor Polisi

Tak Terima Anak Gadis Dinikahkan dengan Pria 45 Tahun, Orangtua Lapor Polisi

Regional
Gadis Berusia 12 Tahun Dinikahi Pria Beristri di Banyuwangi

Gadis Berusia 12 Tahun Dinikahi Pria Beristri di Banyuwangi

Regional
Virus Corona Serang 65 Pekerja Media dari Kantor TVRI, RRI, dan Metro TV Surabaya

Virus Corona Serang 65 Pekerja Media dari Kantor TVRI, RRI, dan Metro TV Surabaya

Regional
'Saat Diamankan Polisi, Artis H Tak Mengenakan Busana Lengkap'

"Saat Diamankan Polisi, Artis H Tak Mengenakan Busana Lengkap"

Regional
[POPULER NUSANTARA] Hasan Tewas di Tangan Mandor Kapal China | Ibu Melahirkan Jadi Tontonan Warga Setelah Ditolak Bidan

[POPULER NUSANTARA] Hasan Tewas di Tangan Mandor Kapal China | Ibu Melahirkan Jadi Tontonan Warga Setelah Ditolak Bidan

Regional
Polisi Dalami Peran Pria R dalam Kasus Dugaan Prostitusi Artis H

Polisi Dalami Peran Pria R dalam Kasus Dugaan Prostitusi Artis H

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X