Mahasiswi di Ponorogo Menangis Ditilang Polisi hingga Menolak Diberi Tumpangan

Kompas.com - 29/10/2019, 15:27 WIB
Seorang Mahasiswi di Ponrogo menangis saat terjaring Operasi Zebra Semeru 2019 karena lupa membawa STNK. Dia meminta tidak ditilang karena takut tak bisa mengikuti kelas di kampusnya. KOMPAS.com/MITASeorang Mahasiswi di Ponrogo menangis saat terjaring Operasi Zebra Semeru 2019 karena lupa membawa STNK. Dia meminta tidak ditilang karena takut tak bisa mengikuti kelas di kampusnya.

PONOROGO, KOMPAS.com – Video seorang mahasiswi menangis saat terjaring Operasi Zebra Semeru 2019 beredar di media sosial.

Dalam video tersebut, Titik (20) salah satu mahasiswi di sebuah perguruan tinggi di Kabupaten Ponorogo terlihat menangis sambil meminta polisi tidak menilang dirinya karena lupa membawa Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK)

"Tapi jangan ditilang dong Pak," ujar Titik saat ditilang pada Senin (29/10/2019).

Baca juga: Lion Air Bangun Monumen untuk Mengenang Korban Jatuhnya Pesawat di Karawang

Titik bahkan masih terus menangis karena takut terlambat mengikuti kelas di kampusnya.

Dia tetap menangis dan menolak ketika salah satu personel polisi menawarkan tumpangan  ke kampus.

“Orang mau masuk kelas, aku piye?” kata Titik.

Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Ponorogo AKP Bambang Prakoso membenarkan kejadian tersebut.

Selain mahasisiwi, ada juga 6 siswa SMA yang menangis saat terjaring Operasi Zebra Semeru di Jalan KH Ahmad Dahlan, Selasa (29/10/2019) pagi.

"Banyak anak di bawah umur yang belum punya SIM, tapi mengendarai motor, kami ingin menekan angka itu," kata Bambang.

Selama sepekan Operasi Zebra Semeru 2019, pelanggaran lalu lintas paling banyak dilakukan oleh pelajar.

Bambang mengimbau kepada orangtua yang anaknya masih di bawah umur untuk diantar jemput saat berangkat ke sekolah.

Pilihan lain, siswa dapat memanfaatkan Angkutan Cerdas Sekolah (ACS) milik Pemkab Ponorogo untuk berangkat ke sekolah.

"Bisa diantar jemput dengan motor atau mobil atau memanfaatkan ACS, itu kan gratis. Bisa dimanfaatkan," ucap Bambang.

Baca juga: Pilkada Solo: Manuver Gibran ke PDI-P dan Cucu Bung Karno Didekati Gerindra

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

RSU dr Slamet Garut Minta Tempat Tinggal Sementara untuk Tenaga Medis

RSU dr Slamet Garut Minta Tempat Tinggal Sementara untuk Tenaga Medis

Regional
Hadapi Corona, Ganjar Minta Desa Hidupkan Lagi Tradisi Jimpitan untuk Lumbung Pangan

Hadapi Corona, Ganjar Minta Desa Hidupkan Lagi Tradisi Jimpitan untuk Lumbung Pangan

Regional
9 Kasus Positif Covid-19 di Jayapura, Pemda Pertimbangkan Karantina Wilayah

9 Kasus Positif Covid-19 di Jayapura, Pemda Pertimbangkan Karantina Wilayah

Regional
Meski Ditolak Warga, Pasien Positif Covid-19 Tetap Dimakamkan di Lahan Pemprov Sulsel di Gowa

Meski Ditolak Warga, Pasien Positif Covid-19 Tetap Dimakamkan di Lahan Pemprov Sulsel di Gowa

Regional
Gedung Bekas Rumah Sakit di Kota Kediri Kembali Difungsikan Rawat ODP

Gedung Bekas Rumah Sakit di Kota Kediri Kembali Difungsikan Rawat ODP

Regional
Ketua DPRD Kabupaten Bogor Sebut Anggaran untuk Corona Sekitar Rp 200 Miliar

Ketua DPRD Kabupaten Bogor Sebut Anggaran untuk Corona Sekitar Rp 200 Miliar

Regional
Masker Langka dan Mahal, Alumni BLK di Pekalongan Jahit 1000 Lembar

Masker Langka dan Mahal, Alumni BLK di Pekalongan Jahit 1000 Lembar

Regional
Mayoritas Pasien Corona di RSHS Berusia 50 Tahun dan Punya Riwayat Penyakit

Mayoritas Pasien Corona di RSHS Berusia 50 Tahun dan Punya Riwayat Penyakit

Regional
Pemkot Pontianak Kucurkan Dana Rp 37 Miliar untuk Tangani Virus Corona

Pemkot Pontianak Kucurkan Dana Rp 37 Miliar untuk Tangani Virus Corona

Regional
5 Hal Penting Soal Dua Pocong yang Viral hingga Korea Selatan, Foto Tahun 2019 dan Hanya Iseng

5 Hal Penting Soal Dua Pocong yang Viral hingga Korea Selatan, Foto Tahun 2019 dan Hanya Iseng

Regional
Cegah Corona di Lapas Tegal, 57 Narapidana Dibebaskan

Cegah Corona di Lapas Tegal, 57 Narapidana Dibebaskan

Regional
KNPI Jabar Siapkan Pilot untuk Drone Penyemprot Disinfektan

KNPI Jabar Siapkan Pilot untuk Drone Penyemprot Disinfektan

Regional
ODP Covid-19 yang Meninggal Saat Hendak Melahirkan Diduga Keracunan, Bukan Positif Corona

ODP Covid-19 yang Meninggal Saat Hendak Melahirkan Diduga Keracunan, Bukan Positif Corona

Regional
Sempat Ingin Lari, Pasien Sembuh Covid-19: Saya Harus Menyelamatkan Diri, Keluarga, Masyarakat

Sempat Ingin Lari, Pasien Sembuh Covid-19: Saya Harus Menyelamatkan Diri, Keluarga, Masyarakat

Regional
Pemda DIY Siapkan Dua lokasi untuk Karantina Pasien Covid-19

Pemda DIY Siapkan Dua lokasi untuk Karantina Pasien Covid-19

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X