Presiden Pastikan Model Rumah Tahan Gempa di NTB Dibangun di Maluku

Kompas.com - 29/10/2019, 14:05 WIB
Presiden Jokowi bertemu dengan para kepala daerah di Maluku, Senin (28/10/2019) malam. Biro pers setpresPresiden Jokowi bertemu dengan para kepala daerah di Maluku, Senin (28/10/2019) malam.

AMBON, KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo memastikan konsep pembangunan rumah untuk para korban gempa di Maluku akan mengadopsi konsep rumah tahan gempa yang telah dibangun untuk korban gempa bumi di Lombok, Nusa Tenggara Barat.

Menurut Jokowi, konsep pembangunan rumah tahan gempa untuk para pengungsi korban gempa di Maluku akan ditangani oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

“Konsep rumahnya sama dengan NTB ya, konstruksinya akan diarahkan oleh Kementerian PUPR. Jadi konstruksinya yang tahan gempa,” kata Jokowi saat berdialog dengan para tokoh masyarakat, tokoh agama dan pengungsi korban gempa di Desa Tulehu, Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah, Selasa (29/10/2019).

Baca juga: Dapat Keluhan dari Kepala Daerah di Maluku, Jokowi Langsung Telepon Sri Mulyani

Jokowi menyampaikan, pemerintah telah menyediakan anggaran untuk pembangunan rumah-rumah warga yang rusak akibat gempa di Maluku.

Ada pun untuk rumah yang mengalami rusak berat akan mendapat bantuan sebesar Rp 50 juta, untuk rusak sedang Rp 25 juta dan untuk rusak ringan Rp 10 juta.

Menurut Jokowi, anggaran tersebut akan segera ditransfer ke daerah, namun harus dilakukan sesuai dengan prosedur.

Kata Jokowi, pembangunan rumah tahan gempa akan dikerjakan oleh masyarakat karena sistemnya swakelola.

"Konsep rumahnya sama dengan di NTB, kontruksinya tahan gempa,” katanya.

Selain pembangunan kembali rumah-rumah warga yang rusak, sejumlah fasilitas umum yang mengalami kerusakan juga akan diperbaiki oleh pemerintah. Menurut Jokowi terkait kerusakan jumlah fasilitas umum, dia telah mendapat laporan dari gubernur Maluku.

“Fasilitas yang rusak pun sudah disampaikan tadi malam oleh bapak gubernur nanti akan di lihat semuanya sudah masuk di kita,” katanya.

Terkait anggaran pembangunan untuk rumah-rumah warga yang rusak itu, Jokowi meminta para camat, kepala desa dan lurah untuk dapat mengawasinya, karena anggaran tersebut akan langsung diberikan kepada masyarakat.

“Anggaran pembangunan dari pempus saya minta Pak Camat, Pak Lurah bisa ikut memantau dan mengawasi karena nanti anggaran itu akan langsung diberikan kepada masyarakat yang terkena dampak gempa,” pintanya.

Baca juga: Jokowi: Percayalah, Pemerintah Ingin Menyelesaikan Semuanya dengan Cepat

Dalam dialog tersebut, Jokowi juga menyampaikan rasa optimismenya bahwa bencana yang terjadi di Maluku akan dapat ditangani dengan baik, sehingga masyarakat yang terdampak bencana dapat kembali pulih.

“Kita semua harus optmisistis, kita semua dapat menyelesaikan masalah-masalah yang ada di sini dan kita berdoa bersama agar tidak ada gempa lagi, apalagi tsunami sehingga kita bisa memulai membangun rumah-rumah yang rusak dan fasilitas umum sesegera mungkin,” kata Jokowi.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

3 Perempuan Pencuri Pakaian di Distro yang Terekam CCTV Ditangkap

3 Perempuan Pencuri Pakaian di Distro yang Terekam CCTV Ditangkap

Regional
Polisi Bubarkan Hiburan Pesta Pernikahan yang Dihadiri 500 Orang di Sumenep

Polisi Bubarkan Hiburan Pesta Pernikahan yang Dihadiri 500 Orang di Sumenep

Regional
Gadaikan Motor Tetangga untuk Main Judi, Warga Kulon Progo Ditangkap

Gadaikan Motor Tetangga untuk Main Judi, Warga Kulon Progo Ditangkap

Regional
Inoscope, Teknologi Medis Inovasi RSSA Cegah Penularan Covid-19 Pada Tenaga Medis

Inoscope, Teknologi Medis Inovasi RSSA Cegah Penularan Covid-19 Pada Tenaga Medis

Regional
Seorang Ibu Tewas Setelah Gamis yang Dikenakan Tersangkut di Gir Motor, Begini Kronologinya

Seorang Ibu Tewas Setelah Gamis yang Dikenakan Tersangkut di Gir Motor, Begini Kronologinya

Regional
Prediksi Tsunami 20 Meter Jangan Buat Warga Panik, BPBD: Tingkatkan Kewaspadaan

Prediksi Tsunami 20 Meter Jangan Buat Warga Panik, BPBD: Tingkatkan Kewaspadaan

Regional
Positif Covid-19 di Kabupaten Boyolali Tembus 812 Kasus

Positif Covid-19 di Kabupaten Boyolali Tembus 812 Kasus

Regional
Mesin Rusak, Pesawat Lion Air Tujuan Surabaya Balik Mendarat di Bandara Lombok

Mesin Rusak, Pesawat Lion Air Tujuan Surabaya Balik Mendarat di Bandara Lombok

Regional
Total 1.000 Pasien Covid-19 di Kota Mataram Dinyatakan Sembuh

Total 1.000 Pasien Covid-19 di Kota Mataram Dinyatakan Sembuh

Regional
Pose 2 Jari Saat Foto Bersama Machfud-Mujiaman, Emil Dardak Dilaporkan Ke Bawaslu

Pose 2 Jari Saat Foto Bersama Machfud-Mujiaman, Emil Dardak Dilaporkan Ke Bawaslu

Regional
Sepasang Kekasih Jadi Kurir Narkoba, Sabu Diikat di Pinggang dan Ekstasi di Kemaluan

Sepasang Kekasih Jadi Kurir Narkoba, Sabu Diikat di Pinggang dan Ekstasi di Kemaluan

Regional
D'Season Bantah Jadi Tempat Isolasi Karyawan BRI Jepara Positif Covid-19

D'Season Bantah Jadi Tempat Isolasi Karyawan BRI Jepara Positif Covid-19

Regional
Seorang Gadis Ditikam Pamannya Sendiri, Motifnya Sakit Hati dengan Orangtua Korban

Seorang Gadis Ditikam Pamannya Sendiri, Motifnya Sakit Hati dengan Orangtua Korban

Regional
Kasus Tanah di Labuan Bajo, Bupati Manggarai Barat Diperiksa Kejati NTT

Kasus Tanah di Labuan Bajo, Bupati Manggarai Barat Diperiksa Kejati NTT

Regional
Suami Istri Meninggal karena Covid-19, Satu Warga Terpapar Saat Ikut Mandikan Jenazah

Suami Istri Meninggal karena Covid-19, Satu Warga Terpapar Saat Ikut Mandikan Jenazah

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X