Cerita tentang Keunikan Jembatan Batu di Laut yang Kini Jadi Ikon Flores

Kompas.com - 29/10/2019, 12:32 WIB
Foto : Jembatan batu yang menghubungkan akses warga pulau Koja Doi dan pulau Besar, Kecamatan Alok Timur, Kabupaten Sikka, Flores, NTT, Sabtu (26/10/2019). KOMPAS.COM/NANSIANUS TARISFoto : Jembatan batu yang menghubungkan akses warga pulau Koja Doi dan pulau Besar, Kecamatan Alok Timur, Kabupaten Sikka, Flores, NTT, Sabtu (26/10/2019).

MAUEMERE, KOMPAS.com - Salah satu objek wisata khas dan unik di Pulau Koja Doi, Kecamatan Alok, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, adalah jembatan batu. Jembatan ini menjadi sarana penghubung pulau Besar dan pulau Koja Doi. 

Jembatan batu sepanjang 680 meter itu terbuat dari susunan bebatuan. 

Jembatan itu dibangun untuk memudahkan warga pulau Koja Doi menuju pulau Besar. Sebelumnya, warga harus menggunakan perahu untuk mengakses fasilitas seperti sekolah dan poliklinik di pulau Besar.

La Mane Untu (78), salah seorang tokoh masyarakat pulau Kojadoi, menceritakan jembatan batu dibangun puluhan tahun silam. 

Baca juga: Fakta Jembatan Youtefa, Tonggak Sejarah di Papua di Hari Sumpah Pemuda...

Ketika itu, tepat pada tahun 1979, ia menjabat sebagai kepala desa Koja Doi mengirim surat ke bupati Sikka mengatasi serangan hama babi hutan yang merusak tanaman pertanian warga. 

Menanggapi surat itu, bupati Sikka pun meminta bantuan TNI Kodim 1603 Sikka.

“Selama seminggu tidak mendapatkan seekor babi pun. Mereka menemui saya dan mengatakan kalau bisa kami bantu kerja apa. Saya katakan, warga sudah lama ingin bangun jembatan batu,” cerita Mane kepada Kompas.com, Sabtu (26/10/2019). 

Ia melanjutkan, tentara pun sepakat dengan permintaan warga. Bersama warga pulau Besar dan Koja Doi, mereka bekerja selama tiga minggu membangun jembatan batu setinggi 1,5 meter dan lebar 1 meter.

Ia menjelaskan, material jembatan itu diambil dari batu karang. 

Kemudian, pada tahun 1983, masyarakat memperbaiki jembatan dengan bantuan dana padat karya dari pemerintah pusat.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Viral Video Warga Pukuli Tenaga Medis karena Tak Bisa Ikuti Rapid Test, Ini Kronologinya

Viral Video Warga Pukuli Tenaga Medis karena Tak Bisa Ikuti Rapid Test, Ini Kronologinya

Regional
321 WNI Tahanan di Malaysia Dipulangkan Melalui Pelabuhan Nunukan

321 WNI Tahanan di Malaysia Dipulangkan Melalui Pelabuhan Nunukan

Regional
Satu Pemasok Ikan Positif Covid-19, Pedagang Ikan Pasar Kranggan Yogya Jalani 'Rapid Test'

Satu Pemasok Ikan Positif Covid-19, Pedagang Ikan Pasar Kranggan Yogya Jalani "Rapid Test"

Regional
Tersangka Kasus Sabu 402 Kilogram Terancam Hukuman Mati

Tersangka Kasus Sabu 402 Kilogram Terancam Hukuman Mati

Regional
Sebanyak 30.700 Calon Jemaah Haji Jateng Batal Berangkat Ke Tanah Suci

Sebanyak 30.700 Calon Jemaah Haji Jateng Batal Berangkat Ke Tanah Suci

Regional
Viral Video Keluarga Mengamuk, Peti Jenazah PDP Covid-19 Terjungkal

Viral Video Keluarga Mengamuk, Peti Jenazah PDP Covid-19 Terjungkal

Regional
Pantura Jateng Darurat Rob, Ganjar: Bupati/Wali kota Bantu Masyarakat Dulu

Pantura Jateng Darurat Rob, Ganjar: Bupati/Wali kota Bantu Masyarakat Dulu

Regional
Penyebab Listrik Padam di Batam dan Bintan

Penyebab Listrik Padam di Batam dan Bintan

Regional
Jalan Pantura Semarang Diterjang Banjir Rob, Motor Mogok dan Bahayakan Pengendara

Jalan Pantura Semarang Diterjang Banjir Rob, Motor Mogok dan Bahayakan Pengendara

Regional
Sambut “New Normal”, Dompet Dhuafa Pasang Tempat Cuci Tangan di Fasilitas Umum

Sambut “New Normal”, Dompet Dhuafa Pasang Tempat Cuci Tangan di Fasilitas Umum

Regional
New Normal Masih Cukup Berat, PSBB Kabupaten Bogor Diperpanjang

New Normal Masih Cukup Berat, PSBB Kabupaten Bogor Diperpanjang

Regional
Diduga Positif Covid-19, Dokter RSUD Kardinah Kota Tegal Meninggal

Diduga Positif Covid-19, Dokter RSUD Kardinah Kota Tegal Meninggal

Regional
Kapolsek Nyaris Jadi Korban Penipuan Saat Ambil Uang di ATM

Kapolsek Nyaris Jadi Korban Penipuan Saat Ambil Uang di ATM

Regional
Dalam 2 Hari Wanita Ini Kehilangan Ayah, Ibu, dan Kakak, Salah Satu Terjangkit Covid-19

Dalam 2 Hari Wanita Ini Kehilangan Ayah, Ibu, dan Kakak, Salah Satu Terjangkit Covid-19

Regional
Tak Ada Merah Tua dan Hitam, Pemkot Surabaya: Protokol BNPB Hanya Ada 4 Warna

Tak Ada Merah Tua dan Hitam, Pemkot Surabaya: Protokol BNPB Hanya Ada 4 Warna

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X