0
Kilas Daerah Banyuwangi
KILAS DAERAH

Pemadaman Kebakaran di Pegunungan Ijen Masih Terus Dilakukan

Kompas.com - 29/10/2019, 12:27 WIB
Kebakaran Gunung Ranti terlihat dari Tawonan, Taman Sari, Banyuwangi, Jawa Timur, Minggu (20/10/2019). Angin kencang yang terjadi di sekitar Taman Wisata Alam Gunung Ijen itu menyebabkan banyak pohon tumbang serta kebakaran di Gunung Ranti dan Gunung Widodaren semakin meluas. ANTARA FOTO/BUDI CANDRA SETYAKebakaran Gunung Ranti terlihat dari Tawonan, Taman Sari, Banyuwangi, Jawa Timur, Minggu (20/10/2019). Angin kencang yang terjadi di sekitar Taman Wisata Alam Gunung Ijen itu menyebabkan banyak pohon tumbang serta kebakaran di Gunung Ranti dan Gunung Widodaren semakin meluas.

KOMPAS.com – Pemadaman kebakaran di Pegunungan Ijen masih terus dilakukan. Operasi pemadaman dilakukan melalui darat secara manual dan udara dengan water bombing.

Water bombing sudah dilakukan dalam dua hari terakhir,” kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Derah (BPBD) Banyuwangi, Fajar Suasana, menurut keterangan tertulis.

Ia menyampaikan penyataan itu saat pertemuan dengan ratusan penambang belerang dan pelaku ekonomi sekitar Ijen di Paltuding Ijen, Banyuwangi, Senin (28/10/2019).

Baca juga: Water Bombing Jadi Cara Efektif Padamkan Kebakaran Pegunungan Ijen

Fajar melanjutkan, sasaran utama water bombing ialah Cagar Alam Merapi Ungup-ungup yang ada di kawasan Gunung Ijen.

Pemilihan kawasan itu, imbuh dia, karena kebakaran mengarah ke hutan lindung dan hutan produksi di Kecamatan Kalipuro.

“Agar api tidak merembet ke sana, maka perlu dilakukan penyekatan lewat water bombing. Ini adalah cara paling efektif agar (kebakaran) tidak meluas ke sana,” lanjut Fajar.

Perpanjang Status Tanggap Darurat Ijen

Sementara itu, status tanggap darurat Ijen diperpanjang. Meski demikian, proses pemadaman berjalan lancar dan secara umum kebakaran hutan di Pegunungan Ijen sudah jauh berkurang.

"Meski titik api sementara sudah tidak ada, sumber api di tanah masih ada,” ujar Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas, yang juga menghadiri pertemuan tersebut.

Ia melanjutkan, untuk menanggulangi titik api, proses pemadaman kebakaran hutan lewat udara masih dibutuhkan.

Baca juga: Warga Banyuwangi Antusias Sambut Kedatangan Puluhan Supercar

“Sehingga kami memperpanjang status tanggap darurat hingga satu minggu ke depan atau tanggal 4 November,” lanjut Anas.

Ia juga berterima kasih kepada BNPB, Pemprov Jatim, TNI, Polri, BKSDA, dan relawan yang telah berjuang memadamkan kebakaran di kawasan Ijen.

Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas saat Berdialog dengan Warga Sekitar Ijen.Dok. Pemkab Banyuwangi Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas saat Berdialog dengan Warga Sekitar Ijen.

Wakil Bupati Banyuwangi, Yusuf Widyatmoko, Kapolres Banyuwangi, AKBP Taufik HZ, Kepala Staf Distrik Militer 0825 Banyuwangi, dan Mayor (Inf) Herawadi Kurniawan hadir dalam pertemuan itu.

Selain itu, pejabat yang hadir yakni Kepala Kejaksaan Negeri Banyuwangi Muhammad Mikroj dan Kepala BKSDA Seksi III Jember Setyo Utomo.

Baca juga: Percepatan Pemerataan Pendidikan, Pemkab Banyuwangi Dorong Penggunaan Teknologi

Lewat pertemuan itu, pemerintah berdialog dengan para pelaku usaha yang bergantung pada sektor wisata dan aktivitas pertambangan belerang di Gunung Ijen.

Dialog digelar karena sejak ditutup per 19 Oktober 2019 lalu, aktivitas ekonomi masyarakat terganggu. Banyak pula wisatawan yang batal menikmati pesona blue fire di Kawah Ijen.

"Hari ini kami menemui mereka sekaligus ingin memberikan bantuan. Kami berharap pemadaman bisa sukses dan kawasan Ijen bisa segera kembali dibuka," kata Bupati Anas.

Baca tentang

25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kesal Ditegur Polisi, Agus Banting Batu Besar ke Sepeda Motornya, Sudah Minta Maaf

Kesal Ditegur Polisi, Agus Banting Batu Besar ke Sepeda Motornya, Sudah Minta Maaf

Regional
Polisi Hentikan Kasus Dugaan Korupsi Bansos Covid-19 di Bulukumba

Polisi Hentikan Kasus Dugaan Korupsi Bansos Covid-19 di Bulukumba

Regional
[POPULER NUSANTARA] Kasus Rp 1 Miliar di Rekening Hilang | Sulitnya Yasidah Urus Surat Kematian

[POPULER NUSANTARA] Kasus Rp 1 Miliar di Rekening Hilang | Sulitnya Yasidah Urus Surat Kematian

Regional
Ditegur Polisi Saat Razia, Pria Ini Rusak Motornya dengan Batu Besar

Ditegur Polisi Saat Razia, Pria Ini Rusak Motornya dengan Batu Besar

Regional
Terekam CCTV, Pria Pukuli ATM dengan Palu, Tantang Warga yang Menegurnya

Terekam CCTV, Pria Pukuli ATM dengan Palu, Tantang Warga yang Menegurnya

Regional
Angin Puting Beliung Rusak Puluhan Rumah Warga di Sukabumi

Angin Puting Beliung Rusak Puluhan Rumah Warga di Sukabumi

Regional
Puluhan Wisatawan Reaktif Covid-19 di Puncak Bogor, Diminta Swab Test Lalu Pulang

Puluhan Wisatawan Reaktif Covid-19 di Puncak Bogor, Diminta Swab Test Lalu Pulang

Regional
Dilaporkan Hilang, Kakek Tinggal Ditemukan Tewas di Jurang Sedalam 200 Meter

Dilaporkan Hilang, Kakek Tinggal Ditemukan Tewas di Jurang Sedalam 200 Meter

Regional
Diduga Depresi Ditinggal Istri, Pria di Jember Rusak ATM Pakai Palu dan Obeng

Diduga Depresi Ditinggal Istri, Pria di Jember Rusak ATM Pakai Palu dan Obeng

Regional
Pemprov Jabar Siapkan 26.700 Rapid Test untuk Wisatawan

Pemprov Jabar Siapkan 26.700 Rapid Test untuk Wisatawan

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 29 Oktober 2020

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 29 Oktober 2020

Regional
Sembuh dari Corona, Warga Kota Solok Terima Bantuan Rp 1 Juta

Sembuh dari Corona, Warga Kota Solok Terima Bantuan Rp 1 Juta

Regional
Tak Bermasker, Puluhan Wisatawan di Puncak Terjaring Operasi Yustisi

Tak Bermasker, Puluhan Wisatawan di Puncak Terjaring Operasi Yustisi

Regional
Nekat Begal Sopir Taksi Online di Solo, Remaja Lulusan SMK Babak Belur Dihajar Massa

Nekat Begal Sopir Taksi Online di Solo, Remaja Lulusan SMK Babak Belur Dihajar Massa

Regional
Bawa Palu dari Rumah, Pria Ini Pukul Mesin ATM BRI Berkali-kali hingga Rusak

Bawa Palu dari Rumah, Pria Ini Pukul Mesin ATM BRI Berkali-kali hingga Rusak

Regional
komentar di artikel lainnya