Dijarah Ratusan Monyet, Petani di Kaki Gunung Lawu Gagal Panen

Kompas.com - 29/10/2019, 10:47 WIB
Populasinya berkembang pesat, monyet di Desa Gonggang sering menjarah tanaman petani, sehingga membuat para petani sering mengalami gagal panen. KOMPAS.com/SUKOCOPopulasinya berkembang pesat, monyet di Desa Gonggang sering menjarah tanaman petani, sehingga membuat para petani sering mengalami gagal panen.

MAGETAN, KOMPAS.com - Petani di Desa Gonggang, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, gagal panen karena tanaman mereka dijarah oleh ratusan monyet yang hidup di hutan pinggir desa.

Kepala Desa Gongang Kusnaini mengatakan, kawanan monyet dulu jumlahnya hanya puluhan ekor, tetapi saat ini sudah mencapai ratusan ekor.

Kawanan monyet tersebut enggan kembali ke hutan karena mudah mendapatkan makanan dari tanaman petani.

“Sekitar 4 tahun lalu itu berkembang dan tidak mau pindah lagi ke hutan. Populasinya cepat banget itu. Tahun 2017 itu sudah hampir 200, sekarang ini berkisar 300-400,” ujar Kusnaini saat dihubungi, Senin (28/10/2019).


Baca juga: Bapak Jokowi, Saya Orang Miskin, Mengapa Tidak Dapat Bantuan?

Sejak ratusan monyet sering menjarah tanaman, para petani sering mengalami gagal panen. Apalagi, tahun ini kemarau panjang juga melanda lahan pertanian warga di Desa Gonggang.

“Beberapa tahun ini memang betul gagal tani, gagal tanaman, gagal dengan monyet itu. Tidak bisa tanam jangung, tidak bisa tanam ketela, tidak bisa tanam apa pun, habis,” kata Kusnaini.

Kusnaini mengaku telah melaporkan permasalahan warga ke pemerintah daerah.

Namun, sampai saat ini belum ada solusi yang diberikan.

Sejumlah upaya pengusiran telah dilakukan warga dari menggunakan peledak, jaring, bahkan mengecat sejumlah monyet dengan cat belang-belang.

Namun, upaya itu juga gagal mengusir monyet.

“Yang paling parah di Dukuh Candid dan Temple. Semua usaha sudah kami lakukan, mereka lari ke hutan, tapi balik lagi,” ucap Kusnaini.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Fakta Lengkap Mahasiswi Bengkulu Ditemukan Tewas Terkubur di Belakang Kos, Pelaku Sakit Hati hingga Polisi Bentuk Tim Khusus

Fakta Lengkap Mahasiswi Bengkulu Ditemukan Tewas Terkubur di Belakang Kos, Pelaku Sakit Hati hingga Polisi Bentuk Tim Khusus

Regional
Gibran Resmi Maju Pilkada 2020, Pesan dari Jokowi hingga Dikritik Terlalu Ngebet

Gibran Resmi Maju Pilkada 2020, Pesan dari Jokowi hingga Dikritik Terlalu Ngebet

Regional
Sebelum Dicabuli, Siswi SMK Dicekoki Miras oleh Gurunya

Sebelum Dicabuli, Siswi SMK Dicekoki Miras oleh Gurunya

Regional
Sampai Akhir Penutupan, 97 Balon Pilkada 2020 Tercatat di DPD PDI-P Jateng

Sampai Akhir Penutupan, 97 Balon Pilkada 2020 Tercatat di DPD PDI-P Jateng

Regional
5 Fakta Seputar UN Dihapus, Dukungan Kepala Daerah hingga Dikritik Jusuf Kalla

5 Fakta Seputar UN Dihapus, Dukungan Kepala Daerah hingga Dikritik Jusuf Kalla

Regional
Evakuasi Kereta Api Anjlok Rampung, Perbaikan Rel Selesai Hari Ini

Evakuasi Kereta Api Anjlok Rampung, Perbaikan Rel Selesai Hari Ini

Regional
4 Fakta Oknum Guru Pendamping Olimpiade Sains Cabuli Siswinya, Dilakukan di Hotel hingga Berhasil Ditangkap

4 Fakta Oknum Guru Pendamping Olimpiade Sains Cabuli Siswinya, Dilakukan di Hotel hingga Berhasil Ditangkap

Regional
4 Sungai di Surabaya Dikembangkan Jadi Transportasi Air, Apa Saja?

4 Sungai di Surabaya Dikembangkan Jadi Transportasi Air, Apa Saja?

Regional
Korban Banjir di Kampar Mulai Terserang Penyakit

Korban Banjir di Kampar Mulai Terserang Penyakit

Regional
Eks Rumah Dinas PT KAI di Cihampelas Bakal Dibangun Masjid

Eks Rumah Dinas PT KAI di Cihampelas Bakal Dibangun Masjid

Regional
Jasad Balita Tanpa Kepala Diduga Yusuf, Orangtua Jalani Tes DNA

Jasad Balita Tanpa Kepala Diduga Yusuf, Orangtua Jalani Tes DNA

Regional
Kata FX Hadi Rudyatmo soal Gibran Mencalonkan Diri Melalui DPD PDI-P Jateng

Kata FX Hadi Rudyatmo soal Gibran Mencalonkan Diri Melalui DPD PDI-P Jateng

Regional
Mari Bantu Kesembuhan Nadia dan Vika, Kakak Beradik Asal Sumsel yang Terkena Penyakit Kulit Langka

Mari Bantu Kesembuhan Nadia dan Vika, Kakak Beradik Asal Sumsel yang Terkena Penyakit Kulit Langka

Regional
Tengah Tertidur, Ayah dan Anak di Sigi Tewas Saat Banjir Bandang Datang

Tengah Tertidur, Ayah dan Anak di Sigi Tewas Saat Banjir Bandang Datang

Regional
2020, Pemkot Surabaya Bangun Sekolah di Eks Lokalisasi Dolly

2020, Pemkot Surabaya Bangun Sekolah di Eks Lokalisasi Dolly

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X