Fikri, Santri yang Sebut Prabowo Menteri Jokowi: Ga Ada Pikiran, Spontan Saja

Kompas.com - 29/10/2019, 05:45 WIB
Siapa sangka ucapan Muhammad Askal Fikri (20), pemuda asal Kuripan Lor Gang 23, Kelurahan Kuripan Yosorejo, Kecamatan Pekalongan Selatan, jadi kenyataan. Tiga tahun lalu Fikri menyebut Prabowo Subianto merupakan menteri Jokowi. Ucapan tersebut kini jadi kenyataan. Tangkapan Layar Video TribunjatengSiapa sangka ucapan Muhammad Askal Fikri (20), pemuda asal Kuripan Lor Gang 23, Kelurahan Kuripan Yosorejo, Kecamatan Pekalongan Selatan, jadi kenyataan. Tiga tahun lalu Fikri menyebut Prabowo Subianto merupakan menteri Jokowi. Ucapan tersebut kini jadi kenyataan.

KOMPAS.com - Nama Muhammad Askal Fikri (20), pemuda asal Kuripan Lor Gang 23, Kelurahan Kuripan Yosorejo, Kecamatan Pekalongan Selatan, akhir-akhir ini menjadi sorotan.

Pasalnya, ucapan Fikri tiga tahun lalu di hadapan Presiden Jokowi, ternyata menjadi kenyataan. Saat itu dirinya menyebut bahwa Prabowo Subianto merupakan salah satu menteri Jokowi.

Padahal, saat itu Prabowo tidak masuk dalam menteri kabinet Jokowi. Selain itu, Prabowo juga merupakan mantan rival Jokowi saat Pilpres 2014.

Dilansir dari Tribunnews, Fikri saat itu mengaku spontan menjawab tiga nama menteri yang diminta Jokowi itu.

Bahkan, dirinya mengaku gugup dan kemudian menyebut nama yang terlintas di pikirannya.

"Saya jawab Megawati, Ahok, Prabowo, sebelum saya naik tidak ada pikiran (nama menteri). Udah naik jawab spontan saja gitu," ujar Fikri melansir, Jumat (25/10/2019) siang.

Baca juga: Cerita Fikri, Santri yang Pernah Sebut Prabowo Menteri Jokowi: Tak Sangka Jadi Kenyataan

Fikri lalu menjelaskan, saat dipanggil naik ke panggung itu, dirinya sama sekali tidak mengetahui nama menteri Jokowi saat itu.

Hal ini karena Fikri, yang saat itu tinggal di pondok pesantren, jarang sekali menonton televisi.

"Enggak tahu menteri apa, nonton tivi jarang, seminggu sekali," ucap Fikri.

Bahkan keberaniannya saat itu justri menjadi bahan ejekan teman-temannya.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kontak dengan Ketua KPU, Pj Wali Kota Makassar: Saya Cukup Rapid Test

Kontak dengan Ketua KPU, Pj Wali Kota Makassar: Saya Cukup Rapid Test

Regional
Mahasiswa UGM Tenggelam Saat Penelitian di Sungai Oya Bantul

Mahasiswa UGM Tenggelam Saat Penelitian di Sungai Oya Bantul

Regional
Umbi Lengkir, Sejenis Porang, Komoditas Ekspor yang Belum Tergarap di Bangka Belitung

Umbi Lengkir, Sejenis Porang, Komoditas Ekspor yang Belum Tergarap di Bangka Belitung

Regional
Wali Kota Probolinggo: Kasus Covid-19 Tiap Hari Bertambah, Ada dari Klaster Pabrik

Wali Kota Probolinggo: Kasus Covid-19 Tiap Hari Bertambah, Ada dari Klaster Pabrik

Regional
Oknum Polisi yang Kedapatan Simpan Sabu Ternyata DPO Kasus Narkoba

Oknum Polisi yang Kedapatan Simpan Sabu Ternyata DPO Kasus Narkoba

Regional
Sebelum Tabrak Bripka Christin, Wabup Yalimo Minum 4 Botol Vodka di Depan Kantor Gubernur

Sebelum Tabrak Bripka Christin, Wabup Yalimo Minum 4 Botol Vodka di Depan Kantor Gubernur

Regional
Polisi Masih Buru 5 Otak Penyerangan Acara Midodareni di Solo

Polisi Masih Buru 5 Otak Penyerangan Acara Midodareni di Solo

Regional
KPU Pastikan Tahapan Empat Pilkada di Banten Tetap Berjalan

KPU Pastikan Tahapan Empat Pilkada di Banten Tetap Berjalan

Regional
Saat Ganjar Semringah Temukan Kerajinan Berbentuk Logo MU dari Limbah Kayu

Saat Ganjar Semringah Temukan Kerajinan Berbentuk Logo MU dari Limbah Kayu

Regional
Pendeta HL di Surabaya Divonis 10 Tahun Penjara, Kuasa Hukum Ajukan Banding

Pendeta HL di Surabaya Divonis 10 Tahun Penjara, Kuasa Hukum Ajukan Banding

Regional
Mayat Bertato Putri Bali Gegerkan Warga di Pantai Pelisan

Mayat Bertato Putri Bali Gegerkan Warga di Pantai Pelisan

Regional
12 Polisi yang Diduga Terlibat Penembakan Warga di Makassar Terancam Sanksi Berat

12 Polisi yang Diduga Terlibat Penembakan Warga di Makassar Terancam Sanksi Berat

Regional
Kabar Terbaru Kasus Kecelakaan Bus Sriwijaya yang Tewaskan 35 Orang

Kabar Terbaru Kasus Kecelakaan Bus Sriwijaya yang Tewaskan 35 Orang

Regional
Video Viral Kawasan Pelabuhan Benoa Penuh Sampah

Video Viral Kawasan Pelabuhan Benoa Penuh Sampah

Regional
Mesin Motor Tiba-tiba Mati di Perlintasan Kereta, Siswa Ini Hampir Ditabrak KA Argowilis

Mesin Motor Tiba-tiba Mati di Perlintasan Kereta, Siswa Ini Hampir Ditabrak KA Argowilis

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X