Penggali Kubur yang Cor Jenazah PNS Kementerian PU Ternyata Mantan Napi Kasus Pembunuhan

Kompas.com - 28/10/2019, 18:13 WIB
Prosesi pemakaman Aprianita (50) PNS Kementerian PU yang tewas dibunuh lalu dicor di TPU Kamboja Palembang, pada Sabtu (26/10/2019). KOMPAS.COM/AJI YK PUTRAProsesi pemakaman Aprianita (50) PNS Kementerian PU yang tewas dibunuh lalu dicor di TPU Kamboja Palembang, pada Sabtu (26/10/2019).

PALEMBANG, KOMPAS.com - Fakta baru terungkap dari tersangka Nopi yang terlibat dalam aksi pembunuhan sadis terhadap Aprianita (50), PNS Kementerian PU Balai Besar Jalan dan Jembatan wilayah V Satker Metropolis Palembang.

Nopi yang merupakan tukang gali kubur di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kandang Kawat, sebelumnya mengecor jenazah korban bersama Amir usai nyawa Aprianita dihabisi oleh pelaku Ilyas.

Belakangan diketahui Nopi adalah mantan napi yang sempat menjalani masa tahanan di Lapas Nusakambangan.

Kabid Humas Polda Sumatera Selatan Kombes Pol Supriadi mengatakan, Nopi menjalani masa tahanan di Lapas Nusakambangan karena pernah terlibat kasus pembunuhan.


"Informasinya memang benar dia terlibat kasus pembunuhan dan ditahan di Lapas Nusakambangan," kata Supriadi, saat dikonfirmasi, Senin (28/10/2019).

Baca juga: 2 Pembunuh PNS Kementerian PU yang Jenazahnya Dicor Masih Buron, Polisi: Jika Tidak Menyerah Ditembak Mati

Supriadi menerangkan, Yudi sebelumnya sempat berkilah telah membunuh korban.

Setelah beberapa alat bukti ditemukan, seperti rekening koran serta ponsel tersangka, ia akhirnya mengakui perbuatannya.

"Tersangka tidak dapat berkilah lagi, setelah penyidik mendapatkan bukti ada transaksi antara korban dan pelaku. Dia akhirnya mengakui. Motifnya sampai sekarang adalah utang. Dimana pelaku menipu korban untuk membeli mobil sebesar Rp 145 juta," ujar Supriadi.

Sebelumnya diberitakan, Nopi menjadi buronan Polda Sumsel setelah terlibat dalam pembunuhan Aprianita.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X