Mengenal Sungai Lokasi Tewasnya 5 Siswa SMP Jakarta Saat Wisata ke Baduy

Kompas.com - 28/10/2019, 18:11 WIB
Aliran Sungai Ciujung tempat tewasnya siswa SMP Bhudaya 3 Jakarta di Kawasan Wisata Adat Baduy, Kampung Gajeboh, Desa Kanekes, Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak, Senin (28/10/2019). dokumentasi warga BaduyAliran Sungai Ciujung tempat tewasnya siswa SMP Bhudaya 3 Jakarta di Kawasan Wisata Adat Baduy, Kampung Gajeboh, Desa Kanekes, Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak, Senin (28/10/2019).

  LEBAK, KOMPAS.com - Lima siswa SMP Bhudaya III Jakarta tewas tenggelam di Kawasan Wisata Adat Baduy, Kabupaten Lebak, Banten.

Mereka tenggelam saat berenang di sungai Ciujung yang jarang digunakan oleh warga setempat.

Salah satu warga Kampung Gajeboh, Desa Kanekes, Kecamatan Leuwidamar, Sarpin, mengatakan, sungai tersebut jarang digunakan oleh warga, lantaran memiliki cekungan yang dalam.

Warga Baduy, kata dia, menyebutnya sebagai Leuwi Gajeboh.

"Karena memiliki kedalaman tiga sampai lima meter, tidak bisa dipakai mandi. Memang dari dulu tidak pernah digunakan," kata Sarpin kepada Kompas.com, Senin (28/10/2019).

Baca juga: Dituduh Curi Cincin, Gadis di NTT Diikat lalu Dianiaya Kepala Desa dan Warga

Sungai tersebut mengalir melintasi dua kampung di perbatasan antara Baduy Luar dan Baduy Dalam.

Sungainya cukup besar dengan lebar sekitar 30 meter. 

Sarpin mengatakan, jika pada musim kemarau, air sungai cukup jernih, sehingga menggoda wisatawan untuk turun ke sungai.

Biasanya, wisatawan sekadar berfoto atau merasakan sejuknya air sungai.

Namun, warga setempat kerap mengimbau wisatawan untuk tidak sembarangan turun ke sungai di Kampung Gajeboh.

Sebab, ada beberapa bagian sungai yang tidak aman, karena memiliki kedalaman yang ekstrem.

Salah satunya, bagian sungai yang digunakan oleh lima siswa SMP untuk berenang hingga tewas tenggelam. 

Untuk wisatawan yang ingin bermain di sungai, terdapat dua tempat aman yang bisa digunakan, yakni di bagian hulu tempat mandi perempuan.

 

Aliran Sungai Ciujung tempat tewasnya siswa SMP Bhudaya 3 Jakarta di Kawasan Wisata Adat Baduy, Kampung Gajeboh, Desa Kanekes, Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak, Senin (28/10/2019).dokumentasi warga Baduy Aliran Sungai Ciujung tempat tewasnya siswa SMP Bhudaya 3 Jakarta di Kawasan Wisata Adat Baduy, Kampung Gajeboh, Desa Kanekes, Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak, Senin (28/10/2019).
Sementara, bagian aman lainnya terdapat di hilir sebagai tempat mandi laki - laki.

Menurut Sarpin, di kedua bagian itu lebih aman, lantaran terdapat batu - batu sehingga kedalamannya tidak lebih dari satu meter saja. 

"Yang di tengah - tengah tidak boleh, itu Leuwi Gajeboh, ada cekungan, dalam hingga lima meter. Mereka kemarin tenggelam di sana," kata Sarpin yang juga merupakan petugas di Kantor Desa Kanekes, Kecamatan Leuwidamar.

Sarpin mengatakan, kejadian tewasnya wisatawan baru pertama kali terjadi di Baduy.

Menurut dia, hal itu bisa dihindari jika wisatawan berhati - hati dan mengikuti arahan dari pihak penyelenggara atau warga setempat. 

"Intinya harus hati - hati, jangan melanggar aturan, ikuti apa yang dikatakan oleh guide, pasti akan aman - aman saja," kata dia.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tujuh Orang dari Klaster Demo di Semarang Sembuh dari Covid-19

Tujuh Orang dari Klaster Demo di Semarang Sembuh dari Covid-19

Regional
Debat Pilkada Makassar Digelar 3 Kali, Penerapan Protokol Kesehatan Jadi Perhatian Utama

Debat Pilkada Makassar Digelar 3 Kali, Penerapan Protokol Kesehatan Jadi Perhatian Utama

Regional
HKTI Siap Bantu Petani di Tegal untuk Pasarkan Hasil Pertanian

HKTI Siap Bantu Petani di Tegal untuk Pasarkan Hasil Pertanian

Regional
Video Viral Lima Perempuan ABG Rebutan Cowok di Ponorogo

Video Viral Lima Perempuan ABG Rebutan Cowok di Ponorogo

Regional
Kasus Covid-19 Melonjak, Gubernur Sulteng Minta Bupati dan Walkot Ajukan PSBB

Kasus Covid-19 Melonjak, Gubernur Sulteng Minta Bupati dan Walkot Ajukan PSBB

Regional
Staf TU IPDN Lombok Tengah Positif Covid-19

Staf TU IPDN Lombok Tengah Positif Covid-19

Regional
Separuh Wilayah Jatim Masuk Zona Kuning Covid-19, Khofifah: Ini Kerja Keras Semua Elemen...

Separuh Wilayah Jatim Masuk Zona Kuning Covid-19, Khofifah: Ini Kerja Keras Semua Elemen...

Regional
Dua Pejabatnya Meninggal karena Covid-19, Rektor UNS: Kami 'Lockdown' Kampus

Dua Pejabatnya Meninggal karena Covid-19, Rektor UNS: Kami "Lockdown" Kampus

Regional
Kasus Aktif Covid-19 Tersisa 41 Orang, Wali Kota Malang Minta Masyarakat Tak Terlena

Kasus Aktif Covid-19 Tersisa 41 Orang, Wali Kota Malang Minta Masyarakat Tak Terlena

Regional
LBH Ansor Pati Ikut Polisikan Gus Nur yang Dianggap Menghina NU

LBH Ansor Pati Ikut Polisikan Gus Nur yang Dianggap Menghina NU

Regional
Satgas Covid-19 Papua: 3.359 Pasien Positif Covid-19 Masih Dirawat

Satgas Covid-19 Papua: 3.359 Pasien Positif Covid-19 Masih Dirawat

Regional
PDI-P Pecat Kadernya yang Maju Pilkada Demak Lewat Partai Lain

PDI-P Pecat Kadernya yang Maju Pilkada Demak Lewat Partai Lain

Regional
16.000 Petugas KPPS di Kota Makassar Bakal Jalani 'Rapid Test'

16.000 Petugas KPPS di Kota Makassar Bakal Jalani "Rapid Test"

Regional
Siswa Kelas Virtual di Jateng Masih Bisa 'Nyambi' Kerja

Siswa Kelas Virtual di Jateng Masih Bisa "Nyambi" Kerja

Regional
Nakes dan Petugas Lapangan Jadi Prioritas Pemberian Vaksin Covid-19 di Jateng

Nakes dan Petugas Lapangan Jadi Prioritas Pemberian Vaksin Covid-19 di Jateng

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X