Kompas.com - 28/10/2019, 11:39 WIB
Anggota DPR RI Dedi Mulyadi saat meninjau aliran Sungai Cilamaya di Cibatu, Purwakarta, Senin (27/10/2019) KOMPAS.COM/FARIDAAnggota DPR RI Dedi Mulyadi saat meninjau aliran Sungai Cilamaya di Cibatu, Purwakarta, Senin (27/10/2019)

PURWAKARTA, KOMPAS.com - Komisi IV DPR akan memanggil mantan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman.

Pemanggilan itu terkait dengan ucapan Amran soal data lahan baku sawah yang disahkan empat lembaga sebagai data mafia. Pernyataan Amran itu dilansir sejumlah media nasional.

Wakil Ketua Komisi IV DPR Dedi Mulyadi mempertanyakan alasan Amran baru mengungkapkan pernyataan data lahan pertanian sebagai data mafia saat purnatugas sebagai Menteri Pertanian.

"Kita akan undang Pak Amran untuk menyampaikan apa seluruhnya yang menjadi temuannya. Pak Amran harus menyampaikan secara terbuka dan menteri yang baru harus menerima. Kan kita harus memperbaiki negeri ini," kata Dedi di sela-sela acara bebersih Sungai Cilamaya di Cibatu, Purwakarta, Senin (28/10/2019).

Baca juga: Deretan PR Menteri Pertanian 5 Tahun ke Depan Menurut Amran Sulaiman

Hasil dari pertemuan itu, kata Dedi, akan menjadi evalusi dan masukan bagi pemerintah, termasuk pengolahan data di daerah.

Terlepas dari hal tersebut, menurut Dedi, Indonesia tidak bisa membangun swasembada pangan jika didasarkan pada data yang tidak valid.

Padahal, pemerintahan Jokowi diharapkan bisa mewujudkan swasembada pangan di seluruh Indonesia.

"Saya tidak menyebut itu data mafia atau data apa pun, saya menyebut data tidak valid. Karena penyajian data yang tidak valid, melahirkan perencanaan yang tidak valid," katanya.

Masih menurutnya, perencanaan yang tidak valid akan menyebabkan proses produksi yang juga tak valid. Angka-angka produksi dikhawatirkan tidak obyektif lantaran dibuat hanya dengan imajinatif semata.

"Itu akan berbahaya bagi ketersediaan pangan. Implikasinya adalah dalam keadaan tertentu kita harus impor," katanya.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cegah Wabah PMK, Jabar Awasi Lalu Lintas Peredaran Hewan Ternak Jelang Idul Adha

Cegah Wabah PMK, Jabar Awasi Lalu Lintas Peredaran Hewan Ternak Jelang Idul Adha

Regional
Genjot Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Optimistis Capai Target

Genjot Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Optimistis Capai Target

Regional
Bertemu DPP GAMKI, Bobby Nasution Didaulat Sebagai Tokoh Pembaharu

Bertemu DPP GAMKI, Bobby Nasution Didaulat Sebagai Tokoh Pembaharu

Regional
Cegah Stunting di Jabar, Kang Emil Paparkan Program “Omaba”

Cegah Stunting di Jabar, Kang Emil Paparkan Program “Omaba”

Regional
Hadapi Digitalisasi Keuangan, Pemprov Jabar Minta UMKM Tingkatkan Literasi Keuangan

Hadapi Digitalisasi Keuangan, Pemprov Jabar Minta UMKM Tingkatkan Literasi Keuangan

Regional
Resmikan SLB Negeri 1 Demak, Ganjar Berharap Tenaga Pendidikan Bantu Siswa Jadi Mandiri

Resmikan SLB Negeri 1 Demak, Ganjar Berharap Tenaga Pendidikan Bantu Siswa Jadi Mandiri

Regional
Jabar Quick Response Bantu Warga Ubah Gubuk Reyot Jadi Rumah Layak Huni

Jabar Quick Response Bantu Warga Ubah Gubuk Reyot Jadi Rumah Layak Huni

Regional
PPKM Diperpanjang, Ridwan Kamil Minta Warga Jabar Lakukan Ini

PPKM Diperpanjang, Ridwan Kamil Minta Warga Jabar Lakukan Ini

Regional
Baru Diresmikan, Jembatan Gantung Simpay Asih Diharapkan Jadi Penghubung Ekonomi Warga Desa

Baru Diresmikan, Jembatan Gantung Simpay Asih Diharapkan Jadi Penghubung Ekonomi Warga Desa

Regional
Disdik Jabar Kembali Izinkan Siswa Gelar Studi Wisata, asalkan...

Disdik Jabar Kembali Izinkan Siswa Gelar Studi Wisata, asalkan...

Regional
Antisipasi Hepatitis Akut, Pemprov Jabar Siapkan Skenario Jitu dengan Teknologi Molekuler Terbaru

Antisipasi Hepatitis Akut, Pemprov Jabar Siapkan Skenario Jitu dengan Teknologi Molekuler Terbaru

Regional
Melalui BLUD, Ridwan Kamil Optimistis Pendidikan di Jabar Bisa Hasilkan Prestasi

Melalui BLUD, Ridwan Kamil Optimistis Pendidikan di Jabar Bisa Hasilkan Prestasi

Regional
Tidak Libur Lebaran, 21 Anggota Jabar Quick Response Bantu Operasi SAR Evakuasi Korban Banjir Bandang Sumedang

Tidak Libur Lebaran, 21 Anggota Jabar Quick Response Bantu Operasi SAR Evakuasi Korban Banjir Bandang Sumedang

Regional
Ramadhan dan Lebaran Usai, Wagub Uu Ajak ASN Semangat Laksanakan Tugas

Ramadhan dan Lebaran Usai, Wagub Uu Ajak ASN Semangat Laksanakan Tugas

Regional
Jadwal Masuk Sekolah Ditunda, Ridwan Kamil: Kami Apresiasi, asal Tidak Mengganggu KBM

Jadwal Masuk Sekolah Ditunda, Ridwan Kamil: Kami Apresiasi, asal Tidak Mengganggu KBM

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.