Kunjungi Ambon, Presiden Jokowi Akan Luangkan Banyak Waktu Bersama Warga

Kompas.com - 28/10/2019, 06:30 WIB
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Letjen TNI Doni Monardo saat diwawancarai wartawan di aula Korem 151 Binaya, Ambon, Minggu (27/10/2019) KOMPAS.COM/RAHMAT RAHMAN PATTYKepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Letjen TNI Doni Monardo saat diwawancarai wartawan di aula Korem 151 Binaya, Ambon, Minggu (27/10/2019)

AMBON,KOMPAS.com-Presiden Joko Widodo dijadwalkan akan melakukan kunjungan kerja ke Maluku, Senin (28/10/2019).

Terkait kunjungan tersebut, hingga saat ini belum ada bocoran soal agenda apa saja yang akan dilakukan orang nomor satu di Indonesia itu selama berada di Maluku.

Meski begitu, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Doni Monardo mengatakan, Presiden Jokowi akan meluangkan banyak waktunya untuk berkomunikasi dengan masyarakat.

“Yang jelas Bapak Presiden tentu akan meluangkan waktu lebih banyak untuk bisa berkomunikasi dengan masyarakat,” kata Doni kepada wartawan di aula Korem 151 Binaya, Ambon, Minggu (27/10/2019).

Baca juga: Kunjungi Ambon, Presiden Jokowi Bakal Nginap di Rumah Dinas Gubernur

Doni mengaku, terkait agenda Presiden Jokowi selama berada di Ambon itu menjadi kewenangan pihak protokol, dia hanya bisa memastikan jika Presiden Jokowi akan meluangkan banyak waktunya bersama warga.

“Kunjungan Bapak Presiden itu tim protokol masih survei,  saya belum berani memberikan informasi kalau data resmi harus dari protokol bukan dari kami,” katanya.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol Muhamad Roem Ohoirat yang dikonfirmasi Kompas.com mengatakan Polda Maluku akan mengerahkan sebanyak 900 personel untuk membantu pengamanan Presiden selama berada di Maluku.

“Yang jelas pengaturan pengamanan Presiden itu dari Paspampres dan Kodam Pattimura, tugas kita hanya membantu,” ujarnya.

Baca juga: Presiden Jokowi Janji Bangun Jalan hingga Pasar di Pegunungan Arfak

Dia menjelaskan, 900 personel Polda Maluku yang dikerahkan itu nantinya akan bertugas untuk mengamankan jalur yang dilalui Presiden bersama rombongan hingga pengamanan di lokasi-lokasi kegiatan.

“Nanti personel yang diterjunkan itu akan membantu pengamanan rute, tempat kegiatan dan juga tempat istirahat Presiden jadi semuanya, kita tugasnya hanya membantu, karena pengamanan Presiden itu kewenangan TNI,” ujarnya.

Gubernur Maluku Murad Ismail sehari sebelumnya telah memastikan bahwa Presiden Jokowi akan berkunjung ke Maluku apda 28 Oktober besok. 



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

'Herlis Memang Pulang Kampung, Tapi Sudah Jadi Mayat'

"Herlis Memang Pulang Kampung, Tapi Sudah Jadi Mayat"

Regional
Kebijakan Wali Kota Hendi Antar Semarang Jadi Pilot Project Pendataan Keluarga

Kebijakan Wali Kota Hendi Antar Semarang Jadi Pilot Project Pendataan Keluarga

Regional
Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Regional
Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Regional
Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Regional
Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Regional
Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah 'Siap, Pak'

Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah "Siap, Pak"

Regional
Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Regional
[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

Regional
Nama Ahli Waris Diubah, Anak Laporkan Ibu Kandung ke Polisi, Ini Ceritanya

Nama Ahli Waris Diubah, Anak Laporkan Ibu Kandung ke Polisi, Ini Ceritanya

Regional
Sandera Anak dan Rampok Uang Rp 70 Juta, Pria Ini Ditangkap 2 Jam Setelah Bebas dari Penjara

Sandera Anak dan Rampok Uang Rp 70 Juta, Pria Ini Ditangkap 2 Jam Setelah Bebas dari Penjara

Regional
Nur, Mantan Pegawai BCA, Ceritakan Awal Mula Salah Transfer Uang Rp 51 Juta hingga Ardi Dipenjara

Nur, Mantan Pegawai BCA, Ceritakan Awal Mula Salah Transfer Uang Rp 51 Juta hingga Ardi Dipenjara

Regional
Kampung Mati di Ponorogo, Berawal dari Pembangunan Pesantren Tahun 1850 hingga Warga Pindah karena Sepi

Kampung Mati di Ponorogo, Berawal dari Pembangunan Pesantren Tahun 1850 hingga Warga Pindah karena Sepi

Regional
Wali Kota Semarang Minta Jembatan Besi Sampangan Segera Difungsikan

Wali Kota Semarang Minta Jembatan Besi Sampangan Segera Difungsikan

Regional
Polsek Pekalongan Selatan, Sering Dikira Kafe karena Ada Minibar dan Penuh Lampu Hias

Polsek Pekalongan Selatan, Sering Dikira Kafe karena Ada Minibar dan Penuh Lampu Hias

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X