Cerita Fikri, Santri yang Pernah Sebut Prabowo Menteri Jokowi: Tak Sangka Jadi Kenyataan

Kompas.com - 28/10/2019, 06:00 WIB
Siapa sangka ucapan Muhammad Askal Fikri (20), pemuda asal Kuripan Lor Gang 23, Kelurahan Kuripan Yosorejo, Kecamatan Pekalongan Selatan, jadi kenyataan. Tiga tahun lalu Fikri menyebut Prabowo Subianto merupakan menteri Jokowi. Ucapan tersebut kini jadi kenyataan. Tangkapan Layar Video TribunjatengSiapa sangka ucapan Muhammad Askal Fikri (20), pemuda asal Kuripan Lor Gang 23, Kelurahan Kuripan Yosorejo, Kecamatan Pekalongan Selatan, jadi kenyataan. Tiga tahun lalu Fikri menyebut Prabowo Subianto merupakan menteri Jokowi. Ucapan tersebut kini jadi kenyataan.

KOMPAS.com - Siapa sangka ucapan Muhammad Askal Fikri (20), pemuda asal Kuripan Lor Gang 23, Kelurahan Kuripan Yosorejo, Kecamatan Pekalongan Selatan, jadi kenyataan.

Tiga tahun lalu di hadapan Presiden Jokowi, Fikri menyebut bahwa Prabowo Subianto merupakan salah satu menteri Jokowi.

Padahal, saat itu Prabowo tidak masuk dalam menteri kabinet Jokowi. Selain itu, Prabowo juga merupakan mantan rival Jokowi saat Pilpres 2014.

Pernyataan itu disampaikan Fikri saat diminta Jokowi menyebutkan nama-nama menteri dalam Kabinet Kerja I.


Jokowi saat itu tengah membagi-bagikan sepeda kepada sejumlah santri Pondok Pesantren (Ponpes) Asrama Perguruan Islam (API) di Kecamatan Tegalrejo, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah.

Namun sekarang, apa yang disampaikan Fikri jadi kenyataan. Prabowo dilantik Jokowi menjadi Menteri Pertahanan.

Lalu, apa sebenarnya yang membuat Fikri menyampaikan hal tersebut?

Kepada Tribunjateng, Fikri mengaku spontan menjawab tiga nama menteri yang diminta Jokowi.

Saat naik ke atas panggung, ia gugup. Fikri kemudian menyebut nama yang terlintas di pikirannya.

"Saya jawab Megawati, Ahok, Prabowo, sebelum saya naik tidak ada pikiran (nama menteri). Udah naik jawab spontan saja gitu," ujar Fikri melansir Tribunjateng.com, Jumat (25/10/2019) siang.

Fikri mengaku sama sekali tidak mengetahui nama menteri Jokowi saat itu.

Baca juga: Ganjar: Ramalan Santri tentang Prabowo Jadi Kenyataan

Ini karena Fikri yang saat itu tinggal di pondok pesantren jarang sekali menonton televisi.

"Enggak tahu menteri apa, nonton tivi jarang, seminggu sekali," ucap Fikri.

Saat turun dari atas panggung, Fikri sempat diejek teman-temannya.

Namun, hal itu tak dihiraukannya. Yang penting, kata Fikri, ia berani maju.

Keberaniannya itu mendapat ganjaran dari Jokowi berupa sepeda.

"Turun-turun itu diejek-ejek teman. Jawabnya salah, dapat sepeda malah ketawa. Ya enggak apa-apa. Kalau ditunjuk, berani maju. Salah enggak apa-apa," ujar Fikri.

Diberitakan sebelumnya, video Fikri, santri yang menyebut Prabowo Subianto merupakan salah satu menteri Jokowi, kembali viral.

Baca juga: Kontroversi Relawan Projo: Jadi Wamen, Batal Bubar, dan Cinta Prabowo

Ini karena 'ramalan' santri tersebut menjadi kenyataan. Jokowi pada Kabinet Indonesia Maju menunjuk Prabowo menjadi Menteri Pertahanan.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul: Santri yang Pernah 'Ramal' Prabowo Jadi Menteri Kini Keluar dari Pesantren, Nasibnya Memprihatinkan

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

'Mereka Menuduh Kami Lebih Kafir dari Polisi', Kata Adik Trio Bom Bali I Soal Perangnya Melawan Radikalisasi

'Mereka Menuduh Kami Lebih Kafir dari Polisi', Kata Adik Trio Bom Bali I Soal Perangnya Melawan Radikalisasi

Regional
Temui Ortu Korban Susur Sungai, Sultan HB X Sampaikan Pesan

Temui Ortu Korban Susur Sungai, Sultan HB X Sampaikan Pesan

Regional
Empat Siswa SMPN 1 Turi Sleman yang Ikut Susur Sungai Belum Ditemukan

Empat Siswa SMPN 1 Turi Sleman yang Ikut Susur Sungai Belum Ditemukan

Regional
Kesaksian Salma, Siswa SMPN 1 Turi yang Selamat Susur Sungai, Arus Deras Tiba-tiba Datang

Kesaksian Salma, Siswa SMPN 1 Turi yang Selamat Susur Sungai, Arus Deras Tiba-tiba Datang

Regional
Tak Kunjung Ada Kabar, Ibu Siswi SMPN 1 Turi: Saya Mohon Doanya

Tak Kunjung Ada Kabar, Ibu Siswi SMPN 1 Turi: Saya Mohon Doanya

Regional
Pelaku Penusukan Anak Korban Kecelakaan di Musi Rawas Serahkan Diri

Pelaku Penusukan Anak Korban Kecelakaan di Musi Rawas Serahkan Diri

Regional
Kronologi Pria di Riau Banting Sepeda Motor karena Tak Terima Ditilang Polisi

Kronologi Pria di Riau Banting Sepeda Motor karena Tak Terima Ditilang Polisi

Regional
Dilaporkan Hilang, Dokter Muda di Palembang Ini Ternyata Liburan ke Lampung

Dilaporkan Hilang, Dokter Muda di Palembang Ini Ternyata Liburan ke Lampung

Regional
Berkas Perkara Bupati Aceh Barat Duel dengan Penagih Utang Dilimpahkan ke Polda

Berkas Perkara Bupati Aceh Barat Duel dengan Penagih Utang Dilimpahkan ke Polda

Regional
Wagub Kaltim Dukung Satu Calon dalam Pilkada Samarinda 2020, Bawaslu Sebut Tak Etis

Wagub Kaltim Dukung Satu Calon dalam Pilkada Samarinda 2020, Bawaslu Sebut Tak Etis

Regional
Tinjau Proyek Tol Sigli-Banda Aceh, Jokowi: Proses Pembebasan Lahan Berjalan Baik

Tinjau Proyek Tol Sigli-Banda Aceh, Jokowi: Proses Pembebasan Lahan Berjalan Baik

Regional
Siswa SMPN 1 Turi Tewas Saat Susur Sungai, Korban Pertama Ditemukan Tersangkut Batu

Siswa SMPN 1 Turi Tewas Saat Susur Sungai, Korban Pertama Ditemukan Tersangkut Batu

Regional
Sudah Ada Peringatan Akan Turun Hujan Sebelum Siswi SMPN 1 Turi Sleman Susur Sungai

Sudah Ada Peringatan Akan Turun Hujan Sebelum Siswi SMPN 1 Turi Sleman Susur Sungai

Regional
Serahkan SK Perhutanan Sosial, Jokowi: Kalau Sudah Diberi Segera Manfaatkan

Serahkan SK Perhutanan Sosial, Jokowi: Kalau Sudah Diberi Segera Manfaatkan

Regional
Formasi CPNS untuk Dokter Spesialis Banyak yang Kosong, Ini Penyebabnya

Formasi CPNS untuk Dokter Spesialis Banyak yang Kosong, Ini Penyebabnya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X