BPBD Banyuwangi: Kebakaran di Kawah Ijen dan Ranti Capai 1.000 H

Kompas.com - 27/10/2019, 22:49 WIB
Wisatawan mendirikan tenda di Pos Pendakian Gunung Ijen saat Gunung Widodaren terbakar terlihat dari Paltuding, Banyuwangi, Jawa Timur, Minggu (20/10/2019). Angin kencang yang terjadi di sekitaran Taman Wisata Alam Gunung Ijen itu, menyebabkan banyak pohon tumbang serta kebakaran di Gunung Ranti dan Gunung Widodaren semakin meluas. ANTARA FOTO/BUDI CANDRA SETYAWisatawan mendirikan tenda di Pos Pendakian Gunung Ijen saat Gunung Widodaren terbakar terlihat dari Paltuding, Banyuwangi, Jawa Timur, Minggu (20/10/2019). Angin kencang yang terjadi di sekitaran Taman Wisata Alam Gunung Ijen itu, menyebabkan banyak pohon tumbang serta kebakaran di Gunung Ranti dan Gunung Widodaren semakin meluas.

Sementara itu, helikopter pembom air milik Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) telah didatangkan ke di Banyuwangi pada Sabtu (26/10), untuk melaksanakan pemadaman karhutla di kawasan TWA Gunung Ijen dan sekitarnya.

"Kebakaran di Gunung Ijen dan Gunung Merapi Ungup-ungup serta Gunung Ranti, hingga sekarang belum sepenuhnya padam. Oleh karena itu, kami membutuhkan helikopter pemboman air," kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Banyuwangi, Eka Muharram saat dihubungi di Banyuwangi, Sabtu malam.

Menurut dia, kepulan asap yang menandakan masih ada bara api maupun api terlihat di kawasan Kawah Ijen dan Gunung Merapi Ungup-ungup serta Gunung Ranti.

Bara api itu, katanya, membahayakan jika tidak segera ditanggulangi.

Eka menjelaskan, helikopter itu melakukan pemboman air ke titik kebakaran atau api terlebih dahulu dan selanjutnya memadamkan bara api.

Ia menjelaskan helikopter itu tiba di Bandara Banyuwangi Sabtu sore sekitar pukul 17.00 WIB, dan mulai beroperasi memadamkan kebakaran hutan dan lahan di kawasan Kawah Ijen.

Helikopter pemboman air itu diperkirakan akan beroperasi memadamkan api dua kali penerbangan dalam satu hari, dengan durasi satu kali terbang sekitar empat jam.

Namun demikian, penerbangan untuk pemadaman kebakaran dari udara juga tergantung cuaca.

Helikopter pemboman air milik BNPB diperkirakan akan siaga dan berada di Banyuwangi hingga 29 Oktober 2019. Akan tetapi, semua tergantung situasi dan kondisi.

Sesuai SK Tanggap Darurat Gubernur Jawa Timur, batas maksimal tanggap darurat kebakaran hutan dan lahan hingga 5 November 2019.

Halaman:


Sumber Antara
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kesedihan Penggali Makam Jenazah Covid-19: Kadang Kami Menangis Mengubur Bayi

Kesedihan Penggali Makam Jenazah Covid-19: Kadang Kami Menangis Mengubur Bayi

Regional
[POPULER NUSANTARA] Tabrakan Maut di Tol Cipali | Jumlah Kasus Covid-19 di Jateng Tertinggi

[POPULER NUSANTARA] Tabrakan Maut di Tol Cipali | Jumlah Kasus Covid-19 di Jateng Tertinggi

Regional
Pengungsi Merapi Kebanyakan Lansia dan Anak, Bilik 'Ayah Bunda' di Pengungsian Dipertanyakan

Pengungsi Merapi Kebanyakan Lansia dan Anak, Bilik "Ayah Bunda" di Pengungsian Dipertanyakan

Regional
4 Fakta Istri Bupati Demak Meninggal karena Covid-19, Disebut Jarang ke Luar Kota, Diduga Tertular dari Saudara

4 Fakta Istri Bupati Demak Meninggal karena Covid-19, Disebut Jarang ke Luar Kota, Diduga Tertular dari Saudara

Regional
Sedang Video Call Istri Sambil Makan Bakso, Seorang Pria Tiba-tiba Ditikam hingga Tewas, Ini Ceritanya

Sedang Video Call Istri Sambil Makan Bakso, Seorang Pria Tiba-tiba Ditikam hingga Tewas, Ini Ceritanya

Regional
Kurang Alat Bukti, Bawaslu Bantul Hentikan Kasus Dugaan Politik Uang

Kurang Alat Bukti, Bawaslu Bantul Hentikan Kasus Dugaan Politik Uang

Regional
Film Jamal, Kisah Tentang 'Janda Malaysia' di Lombok

Film Jamal, Kisah Tentang "Janda Malaysia" di Lombok

Regional
5 Daerah Rawan Jelang HUT OPM 1 Desember

5 Daerah Rawan Jelang HUT OPM 1 Desember

Regional
Istri Bupati Demak Meninggal akibat Covid-19, Diduga Tertular dari Saudaranya

Istri Bupati Demak Meninggal akibat Covid-19, Diduga Tertular dari Saudaranya

Regional
2 Rumah Warga di Grobogan Ambruk Sebagian karena Diterjang Longsor

2 Rumah Warga di Grobogan Ambruk Sebagian karena Diterjang Longsor

Regional
Anggota Jaringan Pengedar Sabu lewat Figura hingga Sandal Ditangkap

Anggota Jaringan Pengedar Sabu lewat Figura hingga Sandal Ditangkap

Regional
Intensitas Kegempaan Gunung Merapi November 2-5 Kali Lebih Tinggi Dibanding Oktober

Intensitas Kegempaan Gunung Merapi November 2-5 Kali Lebih Tinggi Dibanding Oktober

Regional
Mayat Remaja Berusia 14 Tahun Ditemukan di Ladang Singkong

Mayat Remaja Berusia 14 Tahun Ditemukan di Ladang Singkong

Regional
Debat Pilkada Tanah Bumbu, Paslon Zairullah-Rusli Soroti Kemiskinan hingga Narkoba

Debat Pilkada Tanah Bumbu, Paslon Zairullah-Rusli Soroti Kemiskinan hingga Narkoba

Regional
3 Mahasiswa Aceh Aksi Mogok Makan Tuntut Isi MoU Helsinki Dituntaskan

3 Mahasiswa Aceh Aksi Mogok Makan Tuntut Isi MoU Helsinki Dituntaskan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X