KILAS DAERAH

Salurkan Listrik ke Pelosok, Pemdaprov Jabar Gagas Program Kampung Caang

Kompas.com - 27/10/2019, 20:07 WIB
Pj Sekda Prov Jabar, Daud Achmad membuka Acara Bincang Santai Hari Listrik Nasional 2019 Tingkat Jawa Barat serta menerima bantuan 10 buah sepeda listrik dari PT PLN untuk wisata keliling Gedung Sate di Taman Parkir Timur Gedung Sate Bandung, Minggu (27/10/2019). Dok. Pemdaprov JabarPj Sekda Prov Jabar, Daud Achmad membuka Acara Bincang Santai Hari Listrik Nasional 2019 Tingkat Jawa Barat serta menerima bantuan 10 buah sepeda listrik dari PT PLN untuk wisata keliling Gedung Sate di Taman Parkir Timur Gedung Sate Bandung, Minggu (27/10/2019).

KOMPAS.com - Pemerintah Daerah Provinsi (Pemdaprov) Jawa Barat (Jabar) melalui Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) menggagas Kampung Caang pada 2020 mendatang.

Tujuan program tersebut adalah menyalurkan listrik ke kampung-kampung yang belum terjangkau PLN dengan energi baru terbarukan.

"Kenapa ada program Kampung Caang, supaya semua warga masyarakat bisa merasakan listrik,” ujar Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Jabar, Daud Achmad menurut keterangan tertulis diterima kompas.com, Minggu (27/10/2019).

Baca juga: Jawa Barat Punya Strategi Jitu Atasi Stunting


Menurut dia, hal itu karena tenaga listrik saat ini merupakan sesuatu yang sangat penting dan mutlak dibutuhkan masyarakat. Listrik pun menjadi salah satu atensi Pemdaprov Jabar saat ini.

“(Fokus Pemdaprov Jabar) Yaitu peningkatan konsumsi listrik per kapita yang tercantum di dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Jawa Barat Tahun 2018-2023,” kata Daud.

Ia melanjutkan, inovasi dan kolaborasi menjadi kunci wujudkan peningkatan konsumsi listrik per kapita, mulai dari penyediaan listrik, listrik berkualitas, aman, andal, hingga ramah lingkungan.

Langkah nyata Pemdaprov Jabar

Dalam hal keselamatan dan keamanan, Daud menjelaskan jika Pemdaprov Jabar sudah menandatangani Letter of Intent dengan International Copper Association South East Asia (ICASEA).

Penandatanganan surat yang terkait dengan safe, green, dan, smart electricity itu dilakukan Rabu (24/4/2019) lalu.

“Ada pula pengembangan konsep safe, green, and smart electricity, serta kampanye dan pengembangan penerapan peralatan masyarakat berbasis listrik,” tambah dia.

Baca juga: Pantai Barat dan Timur Pangandaran Direvitalisasi, Akan Jadi Seperti Apa?

Selain itu, lanjut Daud, telah ada sertifikasi gratis bagi tenaga instalatur termasuk pengembangan keahlian kompetensi keselamatan ketenagalistrikan.

“Tindakan lainnya adalah pemeriksaan instalasi listrik gratis bagi rumah tangga dengan daya maksimum 900 VA, rumah ibadah, dan tempat usaha kecil,” kata Pj Sekda Jabar itu.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X