Sebelum Tewas, Satu Keluarga yang Ditabrak Truk Saat Swafoto Sempat Diingatkan Warga

Kompas.com - 27/10/2019, 19:18 WIB
Truk bernomor polisi BE 9037 NE bermuatan bahan makanan terbalik setelah menabrak sepeda motor yang terparkir di Tanjakan Tarahan, Minggu (27/10/2019) pagi. Satu keluarga tewas dtabrak truk tersebut saat berswafoto. KOMPAS.com/TRI PURNA JAYATruk bernomor polisi BE 9037 NE bermuatan bahan makanan terbalik setelah menabrak sepeda motor yang terparkir di Tanjakan Tarahan, Minggu (27/10/2019) pagi. Satu keluarga tewas dtabrak truk tersebut saat berswafoto.

KOMPAS.com- Sebelum tewas ditabrak truk saat berswafoto di Tanjakan Tarahan, Jalinsum KM 21–22, Desa Tarahan, Lampung Selatan, Minggu (27/10/2019) pagi, satu keluarga terdiri dari pasangan suami istri Jufebri Mars dan Santiah (35) serta kedua anaknya Dini Pratiwi serta Dino Framdan (8), sudah diingatkan oleh warga karena berbahaya.

Namun, satu keluarga yang tercatat sebagai warga Desa Tanjung Aman, Kecamatan Kota Bumi Selatan, Kabupaten Lampung Utara ini, tak menghiraukan imbaun dari warga hingga akhirnya mereka tewas ditabrak truk.

Saksi mata, Asmawan mengaku, sebelum terjadi kecelakaan, dirinya sempat mengingatkan korban agar tidak berhenti di lokasi itu lantaran berbahaya.

“Saya bilang sama mereka jangan berhenti di pinggir jalan sini karena bahaya. Kemudian saya langsung pulang,” katanya.

Baca juga: Lagi Swafoto, Satu Keluarga Tewas Ditabrak Truk

Selang beberapa menit, sambungnya, ia mendapat kabar ada kecelakaan di lokasi Tanjakan Tarahan.

“Saya datang ke lokasi lagi ternyata satu keluarga itu yang mengalami kecelakaan. Saya lihat mereka sudah tergeletak di jalan dan motornya rusak parah,” katanya.

Sementara itu, dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) yang dilakukan polisi, truk yang menabrak satu keluarga di Tanjakan Tarahan, melaju dengan kecepatan tinggi saat melewati jalanan turunan tajam.

Kasat Lantas Polres Lampung Selatan, AKP M Kasyfi mengatakan, truk bernomor polisi BE 9037 NE yang dikemudikan Fiki Ariyanto (22) melaju dengan kecepatan tinggi.

Dijelaskan Kasyfi, saat itu truk melaju dari Bakauheni menuju Bandar Lampung. Saat melewati turunan tajam, sopir tidak bisa menguasai laju kendaraan.

“Sesampainya depan pos polisi Tarahan pengemudi kendaraan truk tidak dapat mengusai laju kendaraan. Sehingga menabrak pengendara motor N-MAX BE 2475 ABL yang sedang berhenti di pinggir jalan,” katanya saat ditemui di lokasi, Minggu.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X